Cakrawala News – 05 Oktober 2026 | Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada tujuh perwira aktif dan purnawirawan TNI dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Daftar penerima Bintang Mahaputera Adipurna dan Adiprana di Mabes TNI ini terdiri dari tiga tokoh penerima Bintang Mahaputera Adipurna dan empat pejabat penerima Bintang Mahaputera Adipradana. Penganugerahan berlangsung di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026), dengan Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara.
Pemberian penghargaan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 87/TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan. Pembacaan keputusan dilakukan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana. Presiden menyerahkan langsung tanda kehormatan kepada para penerima di sela upacara parade peringatan hari jadi TNI.
Tiga Penerima Bintang Mahaputera Adipurna
Bintang Mahaputera Adipurna, kelas tertinggi dalam daftar penerima Bintang Mahaputera Adipurna dan Adiprana di Mabes TNI kali ini, diberikan kepada tiga tokoh. Mereka adalah Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Djamari Chaniago merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2025-2026. Sementara Sjafrie Sjamsoeddin saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Adapun Agus Subiyanto adalah Panglima TNI yang masih aktif menjabat.
Ketiganya menerima penyematan langsung dari Presiden Prabowo. Penganugerahan kepada Djamari dan Sjafrie menjadi perhatian karena keduanya merupakan jenderal purnawirawan yang kini mengemban jabatan di pemerintahan.
Empat Penerima Bintang Mahaputera Adipradana
Selain Adipurna, Presiden juga menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipradana kepada empat pejabat tinggi TNI yang masih aktif. Berikut daftarnya:
- Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita
- Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
- Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali
- Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono
Keempatnya merupakan pemimpin tertinggi di lingkungan masing-masing matra. Tandyo Budi Revita menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, sementara Maruli Simanjuntak, Muhammad Ali, dan M. Tonny Harjono memimpin TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Penganugerahan tanda kehormatan ini disebut sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa luar biasa dalam mendukung kemajuan, pengembangan, dan pembangunan TNI. Dharma bakti para penerima juga dinilai diakui luas di tingkat nasional maupun internasional.
Rangkaian HUT ke-81 TNI
Upacara HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Kegiatan tersebut melibatkan 3.378 personel dari tiga matra TNI, Komponen Cadangan (Komcad), serta KKRI dan Pramuka.
Dalam upacara itu, Letjen Lucky Avianto yang sehari-hari menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah III bertindak sebagai komandan upacara. Posisi cadangan komandan upacara diisi Pangkorps Pasukan Gatam Marsdya Deny Muis. Sementara pengucap Sapta Marga berasal dari tiga matra, yakni Mayjen Ahmad Fikri Musmar dari Pangdiv 1 Kostrad, Laksda Sumarji Bimoaji dari Dankodaeral XIII, dan Marsda Erwin Sugiandi dari Pangkodau I.
Mabes TNI sebelumnya menggeser rencana pelaksanaan HUT ke-81 TNI di Monas, Jakarta Pusat, ke Plaza Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Pelaksanaan upacara digelar secara sederhana tanpa defile pasukan dan pameran alutsista baru sebagaimana rencana semula.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas menyatakan upacara dilaksanakan secara sederhana karena banyak prajurit sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana. Meski demikian, menurutnya pelaksanaan tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan tersebut.
Satuan Baru yang Diresmikan
Selain penganugerahan tanda kehormatan, salah satu agenda HUT ke-81 TNI adalah pelantikan dan pengukuhan satuan baru. Dari TNI AD terdiri atas enam Kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP), 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), serta tiga batalyon bantuan tempur yang meliputi Kavaleri, Armed, dan Arhanud.
Untuk TNI AL, satuan baru yang diresmikan terdiri atas satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Marinir. Adapun TNI AU meresmikan satu Divisi II Korpasgat, satu Brigade Korpasgat, tiga Batalyon Korpasgat, satu Skadron Pendidikan, dua Skadron Udara, dan dua Satuan Radar.
Daftar penerima Bintang Mahaputera Adipurna dan Adiprana di Mabes TNI ini menegaskan posisi para pemimpin TNI dalam struktur pertahanan negara. Penghargaan tersebut menyoroti peran strategis para perwira tinggi, baik yang masih aktif maupun yang telah purnawira, dalam pembangunan kekuatan TNI.
Ke depan, publik akan mencermati bagaimana kepemimpinan para penerima tanda kehormatan ini berdampak pada pengembangan organisasi TNI. Peresmian sejumlah satuan baru juga menjadi indikasi arah pembangunan kekuatan pertahanan pada periode berikutnya.
