Cakrawala News – 21 September 2026 | Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masih memikir-mikir untuk maju sebagai calon presiden. Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat memberi sambutan pada acara puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam, dan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Zulhas Bilang Cak Imin Masih Memikir-mikir Maju Jadi Capres, sementara dirinya bersama Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia disebut kemungkinan tidak mencalonkan diri.
Momen tersebut bermula ketika Zulhas menyapa Bahlil dalam pidatonya. Ia menyebut posisi ketua umum partai bukan perkara mudah, apalagi jika harus menjadi presiden.
“Pak Bahlil, jadi Ketua Umum ini berat juga ya. Ketua Umum Partai berat. Apalagi jadi Presiden, Pak. Ketua Umum saja berat, apalagi jadi Presiden,” kata Zulhas, seperti dikutip dari pemberitaan seusai acara.
Zulhas kemudian melanjutkan candaan bahwa dirinya dan Bahlil sepakat agar posisi presiden tetap dipegang Prabowo Subianto.
“Jadi saya kira Pak Bahlil sama saya sepakat, presiden biar Pak Prabowo saja, Pak. Ya, cocok?” ujarnya, yang disambut tepuk tangan dan sorakan hadirin.
Bahlil yang berada di lokasi pun disebut terlihat tersenyum dan mengiyakan celetukan Zulhas tersebut.
Goda Cak Imin soal Pilpres
Setelah menyapa Bahlil, Zulhas beralih menyapa Muhaimin Iskandar. Ia menyebut Cak Imin sebagai sahabatnya selama puluhan tahun.
Zulhas mengatakan dirinya, Bahlil, dan Cak Imin memiliki kesamaan sebagai pendukung cita-cita Prabowo. Namun, ia lantas menyampaikan “catatan” yang mengundang tawa hadirin.
“Pak Presiden, sebetulnya Gus Muhaimin, Pak Bahlil, kami sama, Pak. Pendukung cita-cita Bapak Prabowo. Cuma bedanya sedikit, Pak Bahlil sama saya mungkin enggak nyapres. Kalau Pak Muhaimin masih mikir-mikir, Pak,” kata Zulhas.
Pernyataan itu disambut tawa dan gestur angkat tangan dari Cak Imin. Dalam sejumlah pemberitaan, momen tersebut digambarkan sebagai kelakar hangat di tengah acara partai yang dihadiri sejumlah pimpinan partai politik.
Zulhas juga menyapa sejumlah pimpinan dan perwakilan partai politik yang hadir. Di antaranya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf, perwakilan PDI Perjuangan Ahmad Basarah, perwakilan Partai Demokrat, serta perwakilan Partai NasDem.
Kepada Muzzammil, Zulhas berkelakar bahwa Muzzammil sudah menjadi presiden, sebab penyebutan ketua umum di PKS adalah presiden.
“Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Bapak Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si. Kalau Pak Muzzammil sudah jadi Presiden, Pak. Jadi enggak cita-cita lagi sudah,” ujarnya.
PAN Tegaskan Dukungan ke Prabowo
Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa Zulhas dan PAN selalu berkomitmen mendukung Prabowo. Menurut dia, seluruh kader PAN diminta menyukseskan program-program pemerintah, terutama yang berkenaan dengan hajat hidup orang banyak.
“Bang Zulhas dan PAN selalu komit mendukung Prabowo. Sampai hari ini, seluruh kader PAN diminta menyukseskan program-program pemerintah. Terutama program yang berkenaan dengan hajat hidup orang banyak,” kata Saleh kepada wartawan, Minggu (19/9/2026).
Saleh mengatakan banyak kader PAN berada di eksekutif dan legislatif. Ia menyebut seluruh kader diminta fokus bekerja untuk menyukseskan program pemerintah.
Menurut Saleh, pernyataan Zulhas pada malam itu cukup mudah dipahami. Ia menilai Zulhas menilai apa yang dicapai dan diraih pemerintah saat ini adalah prestasi yang perlu dilanjutkan untuk menuntaskan apa yang sudah dirancang dan direncanakan.
Saleh juga menyebut Zulhas terbiasa menyampaikan pandangan politiknya secara terbuka. Kadang disampaikan dengan candaan, namun pesannya serius, termasuk dukungan terhadap pemerintahan Prabowo.
“Dinamika politik di PAN itu jelas. Loyal dan setia. Tidak mudah berpindah ke lain hati. Kalau sudah nyaman, biasanya akan bertahan,” ucapnya.
Ia berharap tagline “Gerak Cepat, Bantu Rakyat” membumi di seluruh negeri. Menurut dia, hal itu memerlukan kerja keras dan melibatkan banyak pihak, terutama pemerintah dan swasta yang terlibat langsung.
Konteks Politik dan Program Partai
Acara puncak HUT ke-28 PAN tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pimpinan partai politik. Dalam perayaan itu, PAN disebut meluncurkan program Gerakan Nasional PANsar Murah serentak di seluruh provinsi untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulhas sebelumnya menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun partai ini berfokus pada upaya nyata untuk terus membantu masyarakat melalui serangkaian program kerja partai.
Pernyataan Zulhas soal Cak Imin yang masih memikir-mikir maju sebagai capres menjadi salah satu sorotan dalam acara tersebut. Kelakar itu muncul di tengah dinamika politik nasional menjelang agenda pemilihan presiden mendatang, meski belum ada keputusan resmi dari partai-partai terkait pencalonan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Cak Imin atau PKB mengenai respons mereka atas candaan Zulhas tersebut. Publik masih menantikan perkembangan lebih lanjut, terutama terkait sikap partai-partai dalam menyusun peta jalan menuju Pilpres mendatang.
Yang jelas, pernyataan Zulhas Bilang Cak Imin Masih Memikir-mikir Maju Jadi Capres menegaskan posisi PAN yang menyatakan loyal mendukung pemerintahan Prabowo, sekaligus menunjukkan bahwa dinamika komunikasi antarpimpinan partai tetap cair dalam forum-forum resmi maupun santai.












