Israel Tetap Masuki Daraa usai Suriah Peringatkan Israel Jadi Ancaman Terbesar Stabilitas Timur Tengah di PBB

Israel Tetap Masuki Daraa usai Suriah Peringatkan Israel Jadi Ancaman Terbesar Stabilitas Timur Tengah di PBB
Israel Tetap Masuki Daraa usai Suriah Peringatkan Israel Jadi Ancaman Terbesar Stabilitas Timur Tengah di PBB

Cakrawala News – 20 September 2026 | Suriah Peringatkan Israel Jadi Ancaman Terbesar Stabilitas Timur Tengah menjadi sorotan tajam dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, setelah militer Israel kembali melancarkan penyusupan ke wilayah kedaulatan Suriah dengan mengerahkan sembilan kendaraan militer ke kawasan pedesaan Provinsi Daraa pada Jumat (18/9/2026). Iring-iringan kendaraan tersebut dilaporkan menerobos masuk ke area Wadi al-Raqad yang berada di kawasan Lembah Yarmouk, memperpanjang rangkaian pelanggaran perbatasan yang terus berulang di Suriah bagian selatan.

Laporan stasiun televisi Suriah Al-Ikhbariya menyebutkan sembilan kendaraan militer Israel terpantau memasuki area Wadi al-Raqad tanpa rincian lebih lanjut mengenai pergerakan taktis mereka. Wilayah yang terletak di Lembah Yarmouk pedesaan Daraa itu kerap menjadi lokasi penyusupan dan pergerakan pasukan militer Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Aktivitas militer tersebut berlangsung menyusul peringatan keras perwakilan Damaskus di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa sehari sebelumnya bahwa aksi Israel menjadi ancaman paling besar bagi stabilitas Timur Tengah.

Suriah Angkat Isu Agresi Israel ke DK PBB

Dalam pertemuan bulanan Dewan Keamanan PBB terkait masa transisi Suriah pascarezim Bashar al-Assad pada Kamis (17/9/2026), Duta Besar Suriah untuk PBB Ibrahim Olabi menyatakan dirinya terpaksa mengangkat tindakan militer Israel ke hadapan anggota dewan, meski awalnya ingin berfokus pada kemajuan pemulihan di negerinya.

Olabi memaparkan penderitaan warga akibat gempuran yang terus dilancarkan negara tetangganya tersebut. Menurutnya, Israel menembus desa-desa, mengusir rakyat, dan membom fasilitas di Suriah, sementara Damaskus memilih untuk menghindarkan kawasan dari penderitaan yang lebih besar.

Ia juga menuduh Israel membalas berbagai upaya mediasi dan jalur dialog dengan serangan udara, penyusupan, serta pelanggaran wilayah. Olabi menegaskan bahwa upaya mencapai penyelesaian diplomatik tidak berarti Damaskus akan menerima pendudukan atau melepaskan hak-hak warga negaranya.

Menurut Olabi, agresi yang terus terjadi merupakan ancaman terbesar bagi stabilitas seluruh kawasan Timur Tengah, bukan hanya bagi stabilitas Suriah. Ia turut merujuk pada deklarasi darurat 44 negara di luar ruang dewan yang mengutuk kunjungan petinggi Israel ke Jabal al-Sheikh atau Gunung Hermon di wilayah Suriah pada 9 September sebagai tindakan melawan hukum serta pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Israel Alihkan Tudingan ke Turki

Menanggapi tuduhan tersebut, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon berupaya mengecilkan arti kehadiran personel militernya di Suriah dan justru mengalihkan tudingan kepada Turki. Danon memperingatkan anggota dewan bahwa Ankara berencana memperluas kemampuan militer di Suriah untuk mengambil alih kendali negara itu.

Danon berargumen bahwa pengerahan pasukan Ankara jauh lebih masif dibandingkan zona pertahanan negaranya di perbatasan. Ia mengklaim Turki memiliki 20 ribu tentara dan lebih dari 100 pangkalan di Suriah, mengendalikan 5 persen wilayahnya, atau 50 kali lebih besar dari zona penyangga keamanan Israel. Diplomat Israel itu juga menuduh Ankara mengikuti strategi proksi Iran.

Duta Besar Turki untuk PBB, Ahmet Yildiz, membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan pasukan negaranya di Suriah hadir atas undangan resmi Damaskus. Pihaknya secara tegas menolak upaya Israel untuk mencoreng kerja sama sah antara Turki dan Suriah serta menggambarkannya sebagai ancaman, demi membenarkan pelanggaran hukum internasional yang dilakukannya.

Yildiz menuding Tel Aviv merusak upaya tersebut melalui serangan sembrono dan penerobosan ke wilayah Suriah. Ia mendesak Israel untuk meredakan ketegangan dan menarik pasukannya.

Desakan Dunia dan Konteks Pendudukan

Para anggota DK PBB dan blok-blok regional menuntut penghentian segera operasi Israel di wilayah Suriah, serta kepatuhan penuh terhadap Perjanjian Pemisahan Pasukan tahun 1974. Rusia mengecam tindakan agresif Tel Aviv terhadap Damaskus yang dinilai tidak dapat diterima, dan mendesak penarikan pasukan kembali ke garis batas yang telah ditetapkan.

Berbicara mewakili negara-negara Arab, Oman mengecam serangan Israel yang menyasar infrastruktur sipil, termasuk bandara Abu al-Duhur. Pihaknya merujuk pada Resolusi DK PBB Nomor 497, yang menyatakan aneksasi Israel atas Dataran Tinggi Golan sebagai tindakan yang batal demi hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum.

Israel telah menduduki Dataran Tinggi Golan sejak 1967 dan menganeksasi wilayah tersebut pada 1981. Menyusul runtuhnya rezim Bashar al-Assad pada 8 Desember 2024, pasukan Israel bergerak maju memasuki zona penyangga demiliterisasi dan wilayah Gunung Hermon, dengan dalih bahwa Perjanjian Pemisahan Pasukan tahun 1974 sudah tidak berlaku lagi. Kala itu, Israel secara sepihak mengumumkan berakhirnya perjanjian tersebut, lalu menduduki zona penyangga Suriah dan kawasan lainnya.

Pemerintah Damaskus telah berulang kali menuntut Israel menghentikan pendudukan dan mundur ke posisi sebelum 8 Desember 2024, seraya menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian tahun 1974.

Peringatan Suriah bahwa Israel menjadi ancaman terbesar bagi stabilitas Timur Tengah kini menjadi salah satu isu utama yang menentukan arah hubungan kawasan. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada apakah desakan DK PBB dan blok regional mampu mendorong Israel menghentikan operasi militernya dan menghormati perjanjian pemisahan pasukan yang telah lama menjadi dasar stabilitas di perbatasan Suriah-Israel.

Selama penyusupan dan pelanggaran wilayah terus berulang tanpa sanksi tegas, risiko eskalasi lebih luas di Timur Tengah tetap terbuka. Dunia internasional masih menantikan langkah konkret untuk mengembalikan situasi ke jalur diplomasi dan menghormati kedaulatan Suriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *