Cakrawala News – 06 November 2026 | Persib tiba dari Australia, lewati dua kota transit sebelum sampai di Semarang [titlebase], sebagai bagian dari rangkaian perjalanan panjang Maung Bandung menuju Melbourne. Rombongan skuad asuhan Igor Tolic mendarat di Melbourne pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 11.30 waktu setempat, setelah menempuh perjalanan sekitar 5.358 kilometer dari Bandung. Kedatangan tim disambut hujan ringan dengan suhu sekitar 17 derajat Celsius, kondisi yang menuntut adaptasi cepat sebelum menghadapi Melbourne Victory pada matchday keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027, Rabu (4/11/2026).
Perjalanan Persib menuju Australia dimulai tak lama setelah tim meraih kemenangan besar di kompetisi domestik. Pada Minggu (1/11/2026), Persib mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Gol kemenangan dicetak Mariano Peralta, dua gol Luka Menalo, serta Marc Klok. Namun, kemenangan itu tidak memberi para pemain waktu istirahat lebih lama karena rombongan langsung bertolak meninggalkan Bandung.
Setelah pertandingan, para pemain dan ofisial melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta sejauh sekitar 152 kilometer sebelum terbang ke Melbourne dengan jarak tempuh kurang lebih 5.206 kilometer. Jika digabungkan, total perjalanan yang dilalui Persib mencapai sekitar 5.358 kilometer. Jarak tersebut menjadi gambaran besarnya tantangan fisik yang harus dilalui skuad Maung Bandung sebelum bertanding di laga penting kontinental.
Adaptasi Jadi Fokus Utama
Selain jarak tempuh yang jauh, Persib juga harus menghadapi perbedaan waktu empat jam antara Indonesia dan Australia. Perubahan cuaca turut menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain yang baru saja menjalani pertandingan domestik. Situasi ini membuat proses pemulihan fisik menjadi perhatian utama sebelum pertandingan, apalagi waktu persiapan yang tersedia tidak panjang.
Meski demikian, kondisi rombongan dilaporkan tetap kondusif setibanya di Australia. Para pemain masih menunjukkan keakraban dan suasana positif di tengah perjalanan yang menguras tenaga. Gelandang Persib, Adam Alis, mengaku menikmati perjalanan tersebut meski harus menempuh jarak yang cukup jauh.
“Kami menikmati perjalanan ini. Apalagi bagi saya ini pertama kalinya ke Australia dan sejauh ini kami menikmati walau sehabis perjalanan panjang,” kata Adam Alis.
Pernyataan tersebut setidaknya menggambarkan bahwa secara mental para pemain tetap berada dalam kondisi yang baik. Hal ini penting mengingat Persib menghadapi laga yang menentukan peluang mereka melangkah ke babak 16 besar ACL Two.
Dukungan Bobotoh di Melbourne
Kedatangan Persib di Melbourne juga disambut puluhan Bobotoh yang telah menunggu di bandara. Mereka menyanyikan lagu-lagu dukungan dan membentangkan sejumlah spanduk untuk menyambut tim kebanggaannya. Kehadiran para pendukung di Melbourne menjadi tambahan motivasi bagi pemain menjelang pertandingan penting tersebut.
Dukungan suporter di laga tandang kerap menjadi energi tersendiri bagi tim yang tengah berjuang menjaga peluang di kompetisi antarklub Asia. Bagi Persib, kehadiran Bobotoh di Australia sekaligus menegaskan besarnya perhatian terhadap perjalanan Maung Bandung di ACL Two musim ini.
Kini, Persib harus segera memulihkan kondisi sebelum menjalani persiapan terakhir menghadapi tuan rumah. Dengan waktu yang terbatas, manajemen pemulihan dan strategi rotasi pemain akan menjadi kunci bagi Igor Tolic dalam menyusun skuad terbaik. Laga melawan Melbourne Victory menjadi penentu seberapa besar peluang Persib mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sebagai catatan, perjalanan panjang yang harus dilalui Persib tiba dari Australia, lewati dua kota transit sebelum sampai di Semarang [titlebase] menjadi bagian dari dinamika kompetisi yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Jarak yang membentang ribuan kilometer, perbedaan waktu, serta perubahan cuaca menjadi ujian tersendiri bagi tim sebelum menghadapi pertandingan di lapangan.
Bagi Persib, hasil di Melbourne akan sangat menentukan arah perjalanan mereka di ACL Two 2026/2027. Setelah menempuh perjalanan jauh dan melewati berbagai tantangan, fokus utama kini tertuju pada bagaimana Maung Bandung menjaga kebugaran sekaligus memaksimalkan peluang meraih hasil positif di kandang lawan.










