Cakrawala News – 06 November 2026 | FC Machida Zelvia menjadi satu dari hanya dua klub yang menyapu bersih empat laga awal fase grup AFC Champions League 2 2026-2027 dengan kemenangan. Klub raksasa Jepang yang menghuni pot 1 itu menemani Persib Bandung sebagai tim dengan koleksi sempurna 12 poin, sekaligus menegaskan status keduanya sebagai kekuatan paling konsisten di Wilayah Timur kompetisi ini.
Dari 32 klub yang tampil di fase grup, hanya Persib dan FC Machida Zelvia yang meraih kemenangan di seluruh empat pertandingan awal. Catatan itu tak mampu disamai oleh 16 tim yang berada di Wilayah Barat, sehingga performa kedua klub menjadi sorotan tersendiri dalam peta persaingan ACL Two musim ini.
Rekor Sempurna FC Machida Zelvia di Grup G
FC Machida Zelvia membangun rekor impresif lewat rangkaian hasil di Grup G. Tim asal Jepang tersebut menang 2-0 atas Svay Rieng, menumbangkan Tampines Rovers 1-0, serta menghajar Shanghai Shenhua dengan skor 1-0 dan 2-1.
Menurut laporan sejumlah media, FC Machida Zelvia memang berada di level berbeda ketimbang peserta lain. Musim lalu, klub ini berstatus runner-up AFC Champions League Elite setelah kalah dramatis 0-1 dari wakil tuan rumah, Al Ahli, di partai puncak.
Status tersebut membuat kehadiran FC Machida Zelvia di ACL Two musim ini terasa menonjol. Berasal dari negara dengan poin kompetisi liga paling tinggi di Wilayah Timur dan kedua tertinggi setelah Arab Saudi, klub ini dianggap lebih diunggulkan dibandingkan sebagian besar kontestan lainnya.
Persib Bandung dan Grafis Poin Kompetisi yang Kontras
Di sisi lain, Persib Bandung menorehkan pencapaian yang tak kalah menarik. Maung Bandung menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar ACL Two musim ini setelah mengoleksi 12 angka dari empat laga di Grup E.
Persib mengalahkan FC Seoul 1-0, The Cong Viettel FC 1-0, serta dua kali menundukkan Melbourne Victory, termasuk kemenangan 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Menariknya, Persib bahkan belum kebobolan sepanjang putaran pertama fase grup.
Pencapaian itu terasa lebih istimewa bila melihat konteks poin kompetisi. Persib berasal dari negara dengan poin kompetisi paling rendah di antara 32 tim fase grup, yakni 18.653 poin. Namun klub asal Indonesia itu mampu mengalahkan Seoul FC dari Korea Selatan yang berpoin 90.982, The Cong Viettel dari Vietnam dengan 35.038 poin, serta Melbourne Victory yang memiliki 40.240 poin.
Kontras serupa juga terlihat pada FC Machida Zelvia, yang datang dari negara dengan poin kompetisi jauh lebih tinggi. Kedua tim sama-sama berada di Wilayah Timur dan menjadi pembeda di antara para kontestan lain.
Prediksi dan Peluang ke Babak Berikutnya
Berdasarkan data Footy Ranking, Persib Bandung tercatat memiliki peluang 78 persen finis sebagai juara Grup E, 16 persen di peringkat kedua, dan hanya enam persen mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga. Persib dipastikan tak akan mengakhiri fase grup di dasar klasemen.
Persib hanya membutuhkan satu angka tambahan dari dua laga sisa untuk memastikan diri finis sebagai juara grup. Sesuai jadwal, Maung Bandung akan menjamu FC Seoul pada matchday kelima Grup E, Rabu, 25 November 2026 pukul 19.15 WIB, lalu tandang ke markas The Cong Viettel FC pada Rabu, 2 Desember 2026 malam WIB.
Kondisi serupa dialami FC Machida Zelvia di Grup G. Wakil Jepang itu juga menyapu bersih seluruh lawan di putaran pertama dengan kemenangan, sehingga posisinya di puncak klasemen semakin kokoh.
Selain Persib dan FC Machida Zelvia, sejumlah klub lain juga mencatat rekor belum terkalahkan di ACL Two, seperti Al Wahda FC dari Qatar yang memuncaki Grup A dengan sembilan poin dan Phnom Penh Crown dari Kamboja yang memimpin Grup H. Namun hanya Persib dan FC Machida Zelvia yang benar-benar menyapu bersih empat laga awal dengan kemenangan.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Bagi Persib, dua laga sisa melawan FC Seoul dan The Cong Viettel FC menjadi kesempatan untuk mengunci posisi juara grup sekaligus menjaga momentum menuju babak 16 besar. Sementara itu, FC Machida Zelvia akan berupaya mempertahankan rekor sempurnanya di Grup G.
Perjalanan kedua tim di fase gugur nanti akan menjadi ujian sesungguhnya, terutama bagi FC Machida Zelvia yang berstatus runner-up AFC Champions League Elite musim lalu dan tentu ingin membuktikan kualitasnya di kompetisi berbeda. Bagi Persib, konsistensi dan grafik permainan yang terus meningkat menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh dari sekadar lolos ke 16 besar.












