Abdul El-Sayed Menang di Michigan, Jadi Senator Muslim Pertama dalam Sejarah AS

Abdul El-Sayed Menang di Michigan, Jadi Senator Muslim Pertama dalam Sejarah AS
Abdul El-Sayed Menang di Michigan, Jadi Senator Muslim Pertama dalam Sejarah AS

Cakrawala News – 04 November 2026 | Abdul El Sayed menang jadi Muslim pertama menjabat senator AS setelah memenangkan pemilihan Senat di Michigan, mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers. Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru dalam perpolitikan Amerika Serikat karena El-Sayed akan menjadi Muslim pertama yang duduk di Senat AS saat Kongres baru mulai bersidang pada Januari mendatang.

Berdasarkan hasil yang diproyeksikan sejumlah jaringan televisi Amerika Serikat, politisi progresif dari Partai Demokrat itu meraih 52 persen suara, sementara Rogers, mantan anggota DPR AS berusia 63 tahun, memperoleh 46 persen suara. El-Sayed akan menggantikan Senator Gary Peters dari Partai Demokrat yang memutuskan pensiun.

Kemenangan El-Sayed sekaligus memperpanjang rekor kekeringan Partai Republik di Michigan. Partai Republik belum pernah memenangkan kursi Senat di negara bagian tersebut sejak tahun 1994, dan hasil ini memastikan kursi tetap dipegang Partai Demokrat.

Perjalanan Menuju Senat

El-Sayed, seorang dokter medis dan mantan pejabat kesehatan masyarakat berusia 42 tahun, lolos dari pemilihan pendahuluan Partai Demokrat yang kompetitif. Ia kemudian menghadapi pertarungan sengit di tingkat nasional yang menjadikan Michigan salah satu medan politik paling disorot.

Sepanjang kampanye, latar belakang agama Islam yang dianutnya menjadi isu sentral. Presiden Donald Trump dan sejumlah tokoh Partai Republik berulang kali menyerangnya terkait hal tersebut. Setelah El-Sayed memenangkan pemilihan internal Demokrat pada Agustus lalu, serangan bernuansa sentimen agama dilaporkan kian intensif.

Trump antara lain secara tidak berdasar menuding adanya keterlibatan kelompok jihadis dalam perpolitikan AS, hingga memicu sorakan retorika deportasi dalam sebuah kampanye di Youngstown, Ohio. Trump juga berulang kali menyoroti nama tengah El-Sayed, yaitu Mohamed.

Eskalasi berlanjut ketika Trump dalam kampanyenya di Port Huron, Michigan, menuduh El-Sayed memiliki hubungan dengan organisasi Ikhwanul Muslimin. Mike Rogers dan politisi Republik lainnya, termasuk Wakil Presiden JD Vance, turut mempertanyakan kesetiaan El-Sayed. El-Sayed dengan tegas membantah dan mengecam tuduhan keterlibatan dengan kelompok tersebut.

Respons dan Dukungan Politik

El-Sayed merespons santai namun menohok serangan terhadap nama tengahnya saat tampil bersama Senator Bernie Sanders pada 25 Oktober lalu. Ia juga membangun aliansi dengan tokoh-tokoh progresif seperti Sanders dan anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez.

Sikap kritisnya terhadap pemerintah Israel, yang ia tuduh melakukan genosida, menjadi titik krusial dalam dinamika pemilihan. Kelompok yang berafiliasi dengan organisasi pro-Israel AIPAC bahkan disebut menggelontorkan dana lebih dari 30 juta dolar AS dalam upaya menggagalkan langkah El-Sayed sejak masa pemilihan pendahuluan.

Kemenangan itu tetap diraih meski El-Sayed sempat menghadapi kendala di akhir masa kampanye. Anggota Kongres dari Partai Demokrat Haley Stevens, yang sebelumnya ia kalahkan dalam pemilihan pendahuluan, justru memberikan dukungan kepada Rogers tepat sebelum hari pemilihan.

El-Sayed merayakan kemenangan yang diproyeksikan di Michigan pada Rabu dini hari di Detroit, tempat ratusan pendukung berkumpul. Dalam pidato emosionalnya, ia menyapa para pendukung dengan seruan bahwa Michigan berhasil dan menyatakan kebanggaannya dapat berdiri sebagai senator terpilih dari Negara Bagian Michigan.

“Michigan, saya tidak sabar untuk melayani Anda dengan hati yang lapang, pikiran yang terbuka, ketangguhan, dan kesungguhan yang telah Anda tunjukkan kepada saya,” ujar El-Sayed kepada para pendukungnya.

Ia mengajak pendukungnya merayakan hasil itu sebagai kemenangan bersama dan menegaskan hasil tersebut merupakan penolakan terhadap lawan-lawan politiknya. Dalam pidatonya, El-Sayed secara langsung menyasar Trump dan Wakil Presiden JD Vance, serta menyebut lawannya, Mike Rogers, dengan pesan agar menikmati masa pensiunnya.

Konteks dan Hal yang Perlu Dicermati

Kemenangan El-Sayed terjadi di negara bagian yang dimenangkan secara tipis oleh Trump dalam pemilihan presiden tahun 2024. Hal ini menjadikan hasil pemilihan Senat di Michigan sebagai salah satu indikator penting dinamika politik nasional AS menjelang sidang Kongres baru.

Sebagai senator terpilih, El-Sayed berjanji membawa semangat tekad, keterbukaan, dan welas asih ke dalam Senat AS. Posisinya sebagai Muslim pertama di Senat menjadikan kemenangan ini bukan hanya kemenangan elektoral, tetapi juga penanda perubahan komposisi representasi politik di Amerika Serikat.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana El-Sayed menjalankan perannya di Senat, terutama terkait isu-isu yang menjadi fokus kampanyenya, serta bagaimana dinamika politik Michigan dan nasional berkembang setelah hasil ini.

Exit mobile version