Cakrawala News – 03 November 2026 | Laga ittihad fc vs al ain pada pekan keempat Liga Elite Liga Champions Asia berakhir dengan kemenangan telak tim tamu. Al Ain dari Uni Emirat Arab mengalahkan tuan rumah Al-Ittihad 4-1 di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Senin malam waktu setempat. Hasil ini menjaga rekor sempurna Al Ain dengan empat kemenangan beruntun dan mengumpulkan 12 poin di puncak klasemen zona barat.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Al-Ittihad yang masih tertahan di posisi kesembilan dengan empat poin. Sejumlah laporan menyebut posisi Al-Ittihad berada di urutan kesembilan hingga kesepuluh, bergantung pada klasemen terkini, setelah menelan kekalahan kedua di fase liga.
Al Ain Menguasai Babak Pertama
Al Ain mengambil kendali pertandingan sejak awal. Gelandang asal Brasil, Kaku, membuka keunggulan pada menit ke-17. Keunggulan itu berlipat pada menit ke-42 lewat gol Rafael Rodriguez, sehingga tim tamu menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Statistik babak pertama menunjukkan dominasi Al Ain dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang. Al-Ittihad yang tampil di hadapan pendukung sendiri kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu yang dikawal bek asal Mesir, Rami Rabia, yang masuk dalam starting lineup.
Dua gol di paruh pertama itu menjadi modal penting bagi pasukan asuhan Vladimir Ivic untuk mengendalikan tempo permainan di sisa laga.
Al-Ittihad Sempat Bangkit, Lalu Tumbang
Memasuki babak kedua, Al-Ittihad mencoba bangkit. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-53 melalui Marwan Al-Sahafi yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol itu sempat membangkitkan harapan publik tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Namun, harapan tersebut sirna hanya lima menit berselang. Bek Al-Ittihad, Jan-Carlo Simic, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-58 setelah bola hasil tembakan Houssine Rahimi mengenai dirinya dan masuk ke gawang sendiri. Sejumlah media menyebut pemain tersebut sebagai Jean-Carlos Simic atau Karlo Simic, dengan merujuk pada insiden yang sama.
Gol bunuh diri itu kembali menjauhkan jarak dan membuat Al-Ittihad semakin sulit mengejar. Al Ain pun makin leluasa mengatur permainan di sisa waktu.
Penalti Palacios Menutup Pesta Gol
Pada menit ke-90, Matias Palacios memastikan kemenangan Al Ain lewat eksekusi penalti. Gol keempat itu melengkapi kemenangan 4-1 dan menegaskan superioritas juara edisi 2024 tersebut atas tuan rumah.
Dengan hasil ini, Al Ain berdiri sendirian di puncak klasemen zona barat dengan 12 poin dari empat pertandingan. Kemenangan tersebut juga memperpanjang catatan sempurna mereka di fase liga kompetisi elite Asia musim 2026/2027.
Sementara itu, Al-Ittihad harus segera berbenah. Kekalahan dari ittihad fc vs al ain menjadi sinyal bahwa tim asal Jeddah itu masih menghadapi tantangan besar untuk bersaing di papan atas.
Hasil Laga Lain di Zona Barat
Pada pertandingan lain, Al-Nassr berpesta gol dengan mengalahkan Pakhtakor 6-2 di Tashkent. Penyerang Joao Felix mencetak dua gol dalam kemenangan yang disebut sebagai kerja keras tim. Menurut Felix, pertandingan tidak berjalan mudah, tetapi mentalitas tim dinilai sempurna sehingga mereka puas dengan hasil tersebut.
Kemenangan itu membawa juara Liga Pro Saudi tersebut mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan. Jadwal pertemuan mereka dengan Al-Wasl dari Uni Emirat Arab belum dijadwalkan ulang.
Di sisi lain, juara bertahan Al-Ahli ditahan imbang 0-0 oleh Al-Sadd di Qatar. Sementara itu, Tractor FC dari Iran yang bermain dengan sepuluh pemain dua kali menyamakan kedudukan dan berakhir 2-2 melawan Neftchi dari Uzbekistan, dengan Masoud Kazemayni mencetak gol penyama pada menit ke-99.
Al-Qadsiah asuhan Brendan Rodgers meraih kemenangan besar 5-0 atas Al-Gharafa di Doha. Julian Quinones mencetak dua gol dalam laga itu, membawa klub Saudi tersebut mengumpulkan delapan poin dari empat pertandingan, sementara Al-Gharafa masih tanpa poin.
Al-Wasl juga meraih kemenangan pertamanya di kompetisi ini setelah mengalahkan Air Force SC 4-3 dalam laga dramatis di Stadion Zabeel, Dubai, dengan Nicolas Gimenez tampil sebagai bintang lewat dua golnya.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Bagi Al Ain, posisi di puncak klasemen menjadi modal berharga menjelang laga-laga berikutnya. Konsistensi menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif di fase liga yang masih menyisakan beberapa putaran.
Sebaliknya, Al-Ittihad dituntut segera memperbaiki performa. Pelatih dan para pemain perlu mengevaluasi kekalahan dari ittihad fc vs al ain agar tidak kehilangan lebih banyak poin di sisa kompetisi. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa persaingan di zona barat Liga Elite Asia semakin ketat dan tidak memberi ruang bagi tim yang tampil inkonsisten.
