Cakrawala News – 19 September 2026 | Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengganti agensi pemainnya setelah gagal berlabuh ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya mencari jalan keluar, di tengah situasi yang membuat Atletico Madrid pasang syarat aneh demi turunkan harga Julian Alvarez, Barcelona hanya bisa berdoa. Kabar ini pertama kali mencuat lewat laporan Radio Onda Cero yang menyoroti pergerakan Alvarez di balik layar.
Alvarez menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan pada jendela transfer musim panas. Ia dikabarkan terang-terangan ingin pindah, namun keinginan tersebut berakhir antiklimaks karena Atletico Madrid enggan melepasnya ke klub rival. Alih-alih pindah, Alvarez akhirnya bertahan dan kembali diintegrasikan ke dalam skuad. Sejauh musim ini berjalan, ia sudah tampil tiga kali dan mencatatkan satu assist.
Kontak dengan Agensi Javier Pastore
Menurut laporan Radio Onda Cero, Alvarez telah menjalin kontak dengan agensi milik Javier Pastore, eks gelandang Paris Saint-Germain dan Timnas Argentina. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemain maupun klub, dan pembicaraan tersebut masih sebatas pertimbangan. Agensi Pastore dikenal memiliki sejumlah klien elite, salah satunya Enzo Fernandez.
Pastore disebut sukses membantu Enzo Fernandez pindah dari Chelsea ke Manchester City pada musim panas lalu, sebuah transfer yang awalnya terasa mustahil. Keberhasilan itu barangkali menjadi daya tarik tersendiri bagi Alvarez, yang saat ini ditangani agen Fernando Hidalgo. Pergantian agen kerap menjadi sinyal bahwa seorang pemain sedang mencari opsi baru, meski tidak selalu berujung pada kepindahan.
Alvarez sendiri masih terikat kontrak bersama Atletico Madrid hingga 2030. Meski begitu, laporan menyebut ia masih menyimpan keinginan pergi sebelum kontraknya habis. Situasi ini membuat masa depannya di Metropolitano terus menjadi bahan spekulasi, terutama karena Barcelona disebut-sebut sebagai salah satu peminat utama.
Posisi Atletico dan Skenario Transfer
Atletico Madrid pasang syarat aneh demi turunkan harga Julian Alvarez, Barcelona hanya bisa berdoa, karena klub pemilik pemain disebut tidak ingin memperkuat rival langsung di La Liga. Ketegangan ini membuat posisi Alvarez berada di antara ambisi pribadi dan kepentingan klub. Atletico, sebagai pemegang kontrak, berada di posisi yang kuat untuk menentukan arah negosiasi.
Alvarez bergabung dengan Atletico Madrid sejak 2024. Sebelumnya, ia bermain untuk Manchester City, namun berada di bawah bayang-bayang Erling Haaland. Kebutuhan akan menit bermain reguler menjadi salah satu alasan di balik keinginannya mencari klub baru, meski pada akhirnya ia tetap bertahan di ibu kota Spanyol.
Bagi Barcelona, situasi ini menuntut kesabaran. Klub Catalan disebut hanya bisa berharap ada perkembangan yang membuka jalan negosiasi. Namun, tanpa sinyal jelas dari Atletico maupun pemain, spekulasi mengenai transfer Alvarez masih akan berjalan dinamis seiring bergulirnya musim.
Yang perlu dicermati berikutnya adalah apakah Alvarez benar-benar mengganti agennya. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin strategi transfernya berubah, termasuk peluang merapat ke Barcelona pada jendela transfer mendatang. Sampai saat itu, Atletico Madrid pasang syarat aneh demi turunkan harga Julian Alvarez, Barcelona hanya bisa berdoa, dan semua pihak masih menunggu langkah selanjutnya.












