Anastasios Douvikas Bawa Como Pesta Gol, Manchester United Makin Terpuruk

Anastasios Douvikas Bawa Como Pesta Gol, Manchester United Makin Terpuruk
Anastasios Douvikas Bawa Como Pesta Gol, Manchester United Makin Terpuruk

Cakrawala News – 27 Oktober 2026 | Penyerang Yunani anastasios douvikas menjadi bintang dalam kemenangan 2-0 Como 1907 atas Sassuolo di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Sabtu (24/10/2026). Dua gol Douvikas pada menit ke-49 dan ke-60 memastikan Como melanjutkan tren positif, hanya beberapa hari setelah membantai Manchester United 4-1 di ajang Liga Champions.

Kemenangan tersebut membawa Como mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan Liga Italia 2026/2027. Posisi mereka di papan atas pun kian kokoh, meski sejumlah sumber mencatat perbedaan peringkat: laporan ANTARA dan Balipost menyebut Como naik ke posisi keempat, sementara laporan lain menempatkan mereka di posisi kelima klasemen sementara.

Sassuolo, yang tidak diperkuat bek Timnas Indonesia Jay Idzes karena cedera, tertahan di peringkat ke-14 dengan delapan poin. Tim asuhan Cesc Fabregas itu tampil dominan sejak awal dan tidak memberi banyak ruang bagi tim tamu untuk berkembang.

Jalannya Pertandingan

Como langsung menekan sejak menit awal. Martin Baturina beberapa kali mengancam gawang Sassuolo, tetapi kiper Stefano Turati mampu menggagalkannya. Sassuolo mencoba membalas melalui serangan balik, namun tembakan Benja Dominguez pada menit ke-19 melebar dari gawang.

Pada babak kedua, Sassuolo sempat mengancam lewat tembakan Kieron Bowie yang melambung di atas mistar. Namun, Como akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-49. Anastasios Douvikas menyelesaikan umpan Maxence Caqueret dengan tembakan dari jarak dekat untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Penyerang Yunani itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Douvikas melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti untuk menggandakan keunggulan Como menjadi 2-0.

Sassuolo berusaha memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Duje Caleta-Car yang melenceng dari sasaran. Como juga mendapatkan peluang tambahan melalui Jacobo Ramon menjelang akhir pertandingan, tetapi tembakannya meleset dari gawang. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.

Susunan pemain Como 1907 (4-2-3-1): Butez; Yan Couto, Kempf, Kambwala, Kaiki; Perrone, Da Cunha; Caqueret, Ricci, Baturina; Douvikas. Sassuolo (4-3-3): Turati; Van der Brempt, Caleta-Car, Cande, Obrador; Adzic, Matic, Bakola; Berardi, Bowie, Dominguez.

Bekal Penting Sebelum Menghadapi MU

Kemenangan atas Sassuolo menegaskan konsistensi Como di awal musim. Sebelumnya, mereka mengawali debut Liga Champions dengan kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig pada 11 September 2026, lalu menekuk Napoli 2-1 di Stadion Diego Maradona pada 31 Agustus 2026.

Puncaknya, pada 21 Oktober 2026, Como membantai Manchester United 1-4 di Stadion Giuseppe Sinigaglia dalam matchday ketiga fase liga Liga Champions. Dalam laga itu, gol Como tercipta melalui Nico Paz pada menit 2, Anastasios Douvikas pada menit 49, Nico Paz lagi pada menit 57, dan Jacobo Ramon pada menit 76. Sementara gol hiburan MU dicetak Joshua Zirkzee pada menit 90+1.

Kontribusi Douvikas dalam laga melawan MU menunjukkan peran pentingnya di lini depan Como. Penyerang asal Yunani itu kini menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan di Serie A maupun Liga Champions.

Manchester United di Ambang Krisis

Di sisi lain, kekalahan dari Como menjadi bagian dari tren negatif Manchester United. Sejak kompetisi kembali bergulir usai jeda internasional September-Oktober 2026, MU belum meraih satu pun kemenangan dalam lima pertandingan, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

MU gagal mempertahankan keunggulan saat diimbangi Tottenham Hotspur 1-1 pada 10 Oktober 2026, meski Tottenham kehilangan Rodrigo Bentancur akibat kartu merah. Dominic Solanke menyamakan kedudukan pada menit 90+2. Tiga hari berselang, MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Metropolitano, Madrid, dalam matchday kedua Liga Champions.

Pada 18 Oktober 2026, MU kembali ditahan imbang Leeds United 1-1 di Elland Road. Bryan Mbeumo sempat membawa MU unggul pada menit 35, tetapi Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan pada menit 51. Setelah dibantai Como, MU menutup rangkaian laga dengan kekalahan 0-3 dari AFC Bournemouth di Old Trafford pada Minggu (25/10/2026).

Kekalahan dari Bournemouth diwarnai blunder pemain MU dalam semua proses gol lawan. Rayan lolos dari pengawalan sehingga bisa menuntaskan umpan tendangan bebas Justin Kluivert pada menit 38. Leny Yoro terpeleset di kotak penaltinya sendiri pada menit 43 sehingga bola dikuasai Adrien Truffert dan berbuah asis untuk Marcus Tavernier. Evanilson kemudian menaruh bola ke gawang kosong pada menit 71 usai melewati Senne Lammens di luar kotak penalti.

Ujian Berat Menanti

Tim asuhan Michael Carrick memiliki tiga pertandingan sebelum kompetisi kembali dihentikan karena jeda internasional November 2026. Lawan yang dihadapi tergolong berat: Chelsea pada 31 Oktober 2026, AS Roma pada 3 November 2026, dan Aston Villa pada 8 November 2026.

Sementara itu, di Serie A, persaingan di papan atas semakin ketat. Inter Milan menang dramatis 2-1 atas Fiorentina di San Siro berkat penalti Piotr Zielinski pada menit 90+8, dan Lazio memuncaki klasemen dengan 22 poin usai mengalahkan Parma 2-1. AS Roma juga menunjukkan semangat pantang menyerah dengan dua kali bangkit untuk memaksakan hasil imbang 3-3 melawan Napoli.

Bagi Como, kemenangan atas Sassuolo menjadi modal berharga untuk menjaga momentum. Performa apik Anastasios Douvikas di lini depan membuat tim asuhan Cesc Fabregas semakin diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru di kompetisi domestik maupun Eropa.

Sebaliknya, Manchester United menghadapi pertanyaan besar jelang rangkaian laga berat. Apakah tren negatif ini akan berubah menjadi krisis, atau MU mampu bangkit sebelum jeda internasional November, masih menjadi hal yang perlu dicermati dalam beberapa pekan ke depan.

Exit mobile version