Cakrawala News – 07 November 2026 | Sutradara Bene Dion Rajagukguk menyatakan siap menepati nazarnya untuk berjoget di Danau Toba apabila film terbarunya, Pulang Kampung, mampu menembus 3 juta penonton. Komitmen Bene Dion siap joget di Danau Toba jika Pulang Kampung tembus 3 juta penonton itu muncul dari tantangan seorang teman saat ia melakukan survei lokasi syuting di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Nazar tersebut bermula ketika Bene bersama seorang rekannya tengah mencari lokasi di sekitar Danau Toba. Dalam suasana santai, Bene keceplosan mengungkapkan keinginannya menampilkan gerakan joget bertema Danau Toba yang selama ini ia populerkan di media sosial.
“Tololnya aku, ketika mencari lokasi ke Danau Toba, aku pernah keceplosan gitu dengan seorang teman yang menemani nyari lokasi sana,” kenang Bene kepada kumparan di Pondok Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Sang teman lantas menantang Bene untuk membuktikan ucapannya secara langsung di lokasi aslinya. Tantangan itu disampaikan dengan syarat yang cukup berat, yakni capaian jumlah penonton.
“Kan aku terkenal dengan gerakan yang sangat absurd itu, kan, ke Danau Toba itu. Entah kenapa dia memancingku dan berjanji dia bilang, ‘Berani enggak kalau penontonnya nyampe 3 juta, kau ke Danau Toba dan joget itu di Danau Toba?’” cerita Bene.
Bingung antara Senang dan Ragu
Meski sempat ragu, janji itu ternyata melekat kuat di benak Bene hingga kini. Sutradara film Ngeri-Ngeri Sedap ini mengaku bingung menyikapi kemungkinan target 3 juta penonton benar-benar terlampaui.
“Jadi mungkin itu kali yang udah sempat terngiang di kepala. Jadi bingung, ini kalau nanti lewat 3 juta, senang atau gimana ya gitu? Karena melakukannya harus ke Danau Toba. Joget Danau Toba di Danau Toba,” ucap Bene.
Pernyataan Bene Dion siap joget di Danau Toba jika Pulang Kampung tembus 3 juta penonton ini menjadi salah satu sorotan menjelang penayangan film tersebut. Sebab, nazar serupa pernah ia lakukan pada karya-karya sebelumnya, sehingga publik menantikan apakah tantangan kali ini benar-benar terpenuhi.
Film Musikal Batak Pertama
Pulang Kampung merupakan film musikal Batak pertama yang diproduksi Imajinari. Film ini disutradarai Bene Dion Rajagukguk bersama ko-sutradara Kristo Immanuel, dengan Bene juga bertindak sebagai penulis skenario.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 26 November 2026. Ceritanya mengangkat kekayaan budaya Sumatera Utara melalui perpaduan komedi romantis dan musik tradisional Batak.
Pulang Kampung dibintangi Vanessa Simorangkir dan Axelo Nababan. Keduanya sebelumnya sama-sama mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol.
Dalam film tersebut, Vanessa memerankan Uli, seorang perempuan Batak yang memiliki hubungan pariban atau sepupu dengan tokoh Daniel yang diperankan Axelo. Karakter Uli digambarkan sebagai sosok ceria yang memperkenalkan berbagai aspek budaya Batak kepada Daniel.
Alur cerita berpusat pada Daniel, seorang pemuda Batak yang lahir dan tumbuh di Jakarta. Ia diminta pulang ke kampung halaman untuk mempelajari budaya Batak sebagai bagian dari keinginan sang ayah agar dirinya maju sebagai calon legislatif.
Harapan Para Pemain dan Kreator
Para pemain dan kreator berharap film ini dapat dinikmati masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus memperkenalkan budaya Batak kepada penonton yang lebih luas.
“Ekspektasinya film ini bisa disambut baik oleh orang-orang Batak dan juga non-Batak dan bisa dinikmati semua kalangan,” kata Vanessa Simorangkir di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Melalui peran Uli, Vanessa ingin mengembangkan pengalaman bermusiknya ke dunia seni peran sekaligus mengangkat kebudayaan daerah asalnya di Sumatera Utara. Film ini juga menjadi kesempatan baginya untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu wajah baru di layar lebar Indonesia.
Bene Dion menyampaikan harapan serupa. Ia merancang film ini agar dapat dinikmati berbagai kalangan dan lintas generasi, baik masyarakat Batak maupun non-Batak.
“Ketika membuat film ini aku mencoba berusaha membuatnya dengan kacamata berbagai kelompok gitu. Batak, non-Batak, bahkan usia. Bahkan aku berusaha membuat film ini bisa dinikmati semua usia dan akhirnya film ini akan ditonton semua umur,” papar Bene.
Ia juga berharap Pulang Kampung mampu menghadirkan warna baru bagi lanskap perfilman tanah air. “Ekspektasiku semoga film ini membawa warna baru di perfilman Indonesia,” ujar Bene.
Promosi Pariwisata Sumatera Utara
Selain mengangkat budaya, Bene memanfaatkan film ini untuk mempromosikan potensi pariwisata dan keindahan alam Sumatera Utara. Salah satunya melalui adegan menyanyikan lagu medlei yang melibatkan warga lokal dan musik tradisi etnis Batak.
“Kita mau tunjukkan pariwisata dan keindahan Sumatera Utara melalui adegan medley ini,” kata Bene Dion Rajagukguk dalam konferensi pers peluncuran cuplikan film Pulang Kampung di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.
Produser Ernest Prakasa membeberkan total durasi pengambilan gambar film ini berlangsung selama 26 hari. Sebanyak 21 hari dijalani di Sumatera Utara dan lima hari di Jakarta. Khusus untuk adegan medlei, pengambilan gambar menghabiskan waktu selama empat hari.
Produser Dipa Andika menjelaskan tim produksi menolak menggunakan pemeran figuran yang sama di tempat berbeda demi menjaga otentisitas lokasi. Perekrutan disesuaikan dengan kebiasaan dan profil usia warga di masing-masing titik, mulai dari kelompok bapak-bapak di area lapo hingga ibu-ibu berusia 30 sampai 60 tahun serta anak muda di kawasan Danau Toba dan area wisata air mancur.
Komposer Viky Sianipar merancang aransemen lagu medlei untuk merangkum musik tradisi rumpun etnis Sumatera Utara, meliputi Batak Toba, Karo, Simalungun, hingga Pakpak. Menurut Viky, porsi Batak Toba mendominasi komposisi musik sebesar 80 persen, sedangkan unsur etnis lainnya diselipkan melalui struktur medlei.
Viky memperkirakan pengerjaan musikal dengan standar internasional seperti film La La Land bisa membuat Pulang Kampung mengalokasikan dana hingga tiga kali lipat dari film yang biasa mereka buat.
Dengan jadwal tayang 26 November 2026, perhatian kini tertuju pada respons penonton. Jika target 3 juta penonton tercapai, janji Bene Dion siap joget di Danau Toba jika Pulang Kampung tembus 3 juta penonton akan menjadi momen yang dinantikan publik, sekaligus penutup rangkaian promosi film yang mengangkat budaya Batak tersebut.
