Cakrawala News – 26 Oktober 2026 | Duel bhayangkara fc vs psm makassar pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 berakhir tanpa pemenang. Bermain di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (26/10/2026) malam, tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC ditahan imbang PSM Makassar dengan skor 1-1, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka musim ini.
Hasil ini membuat Bhayangkara tetap mengoleksi 10 poin dari tujuh laga tanpa pernah menelan kekalahan. Sementara PSM Makassar, yang datang dengan modal dua kemenangan beruntun, harus puas membawa pulang satu poin dari markas lawan.
Jalannya Pertandingan
Bhayangkara tertinggal lebih dulu lewat tendangan penalti gelandang PSM, Lucas Dias Serafim, pada menit ke-41. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain PSM itu dijatuhkan di kotak terlarang. Hingga turun minum, Juku Eja masih memimpin 1-0 atas tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara yang tampil sebagai tuan rumah di kandang baru tidak ingin mengecewakan pendukungnya. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah pada menit ke-59. Wasit kembali memberikan penalti, kali ini untuk Bhayangkara, setelah gelandang bertahan Moises Wolschick dilanggar di kotak penalti.
Penyerang Bhayangkara yang sempat memperkuat tim nasional Indonesia, Ilija Spasojevic, menjalankan tugasnya sebagai algojo dengan baik. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga laga usai.
Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Ketatnya pertandingan membuat beberapa pelanggaran terjadi. Wasit bahkan harus mengeluarkan kartu merah untuk Moises Wolschick pada menit ke-90+2 setelah menerima dua kartu kuning. Meski demikian, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Modal Konsistensi Bhayangkara
Bhayangkara datang ke laga ini dengan catatan impresif. Dari enam pertandingan awal, tim asuhan Oscar Bruzon itu mengoleksi dua kemenangan dan empat hasil imbang. Dua kemenangan diraih saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC dengan skor 2-0 dan PSIM Yogyakarta 1-0.
Sementara empat hasil imbang didapat ketika melawan Persebaya Surabaya (1-1), Dewa United Banten FC (2-2), Arema FC (2-2), dan Madura United FC (3-3). Rekor tanpa kekalahan inilah yang berusaha dihentikan PSM Makassar pada pertemuan kali ini.
Persiapan Singkat PSM dan Ambisi Juku Eja
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui timnya memiliki waktu persiapan yang singkat menjelang laga melawan Bhayangkara. Karena itu, tim pelatih memprioritaskan pemulihan kondisi fisik pemain.
“Kami tidak punya waktu antara laga terakhir dengan pertandingan selanjutnya. Melawan Bhayangkara FC, jadi kami mengatur pemulihan. Kami percaya cukup baik untuk memulai pertandingan untuk memastikan sebaik mungkin, melawan tim yang belum terkalahkan pada enam laga awal di kompetisi,” kata Kalezic dalam konferensi pers jelang laga, Minggu (25/10/2026).
Pelatih berdarah Bosnia-Herzegovina itu menegaskan timnya tidak gentar tampil di hadapan suporter tuan rumah. Ia memastikan Victor Luiz dan kolega siap menunjukkan kemampuan terbaik dan memberikan kejutan untuk Bhayangkara FC.
“Kami mempersiapkan dengan kualitas dan kekuatan untuk lawan Bhayangkara FC dan besok kami akan tunjukkan itu,” tegas Kalezic.
PSM sendiri datang dengan tren positif setelah pada pekan sebelumnya mengamankan kemenangan 1-0 atas Persebaya Surabaya. Sebelumnya, Juku Eja juga meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta. Kemenangan atas Bhayangkara berpotensi mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara, di mana PSM masih tertahan di papan tengah dengan koleksi delapan poin.
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Duel bhayangkara fc vs psm makassar memang selalu menarik disimak karena catatan pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan ketat. Berdasarkan data resmi I.League, kedua klub telah bertemu enam kali, dengan PSM meraih dua kemenangan dan empat pertandingan berakhir imbang.
Bhayangkara belum mencatat kemenangan dalam enam pertemuan tersebut. Statistik ini memperlihatkan PSM memiliki catatan lebih baik, meskipun hasil pertemuan sebelumnya tidak menjamin hasil yang sama pada laga berikutnya.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Hasil imbang ini menjadi ujian konsistensi bagi kedua kesebelasan. Bhayangkara sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan, tetapi gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih kemenangan beruntun di kandang.
Bagi PSM, satu poin dari markas lawan tetap menjadi modal berharga untuk melanjutkan tren positif. Namun, misi mencuri poin penuh yang dicanangkan Kalezic belum sepenuhnya terwujud.
Ke depan, Bhayangkara perlu menjaga konsistensi sekaligus mewaspadai kartu merah yang diterima Moises Wolschick di menit akhir, yang berpotensi memengaruhi komposisi tim pada laga berikutnya. Sementara PSM akan berupaya memaksimalkan waktu pemulihan untuk kembali meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
