Carissa Perusset Ungkap Tantangan Syuting GJLS: Berapi-Api, Akui Sulit Menahan Tawa

Carissa Perusset Ungkap Tantangan Syuting GJLS: Berapi-Api, Akui Sulit Menahan Tawa
Carissa Perusset Ungkap Tantangan Syuting GJLS: Berapi-Api, Akui Sulit Menahan Tawa

Cakrawala News – 27 Oktober 2026 | Carissa Perusset ungkap tantangan syuting GJLS: Berapi-Api, akui sulit menahan tawa saat beradegan bersama para komika dalam film komedi aksi produksi Amadeus Sinemagna tersebut. Pemeran Komandan Bonita ini menyebut pengalaman berakting di film komedi ketiganya itu memberi warna tersendiri, terutama karena banyak adegan yang mengandalkan improvisasi para pemain. Pengakuan itu disampaikan di sela rangkaian special screening film di Royal XXI Surabaya, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Film GJLS: Berapi-Api sendiri dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 5 November 2026. Sebelum rilis, tim produksi menggelar penayangan spesial bertajuk “Pemadaman Duluan” di 23 kota. Surabaya menjadi salah satu kota persinggahan sebelum tim melanjutkan perjalanan ke Malang untuk menggelar gala premiere.

Komik GJLS dan Tantangan di Balik Layar

Bagi Carissa, bekerja bersama Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir menghadirkan dinamika tersendiri. Ia mengaku kesulitan menahan tawa ketika para komika itu mulai berimprovisasi di luar naskah. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena adegan harus tetap berjalan sesuai kebutuhan cerita.

Tantangan lain datang dari sisi teknis. Menurut keterangan yang beredar dalam rangkaian promosi film, para pemain harus menghadapi kostum berat, latihan menghadapi api dan selang pemadam, hingga adegan menangkap ular kobra di ruang sempit. Kombinasi antara tuntutan aksi dan humor spontan inilah yang membuat proses syuting terasa menantang sekaligus menghibur.

Co-Producer GJLS: Berapi-Api, Fiqi Wandiya Septa Pratama, menjelaskan bahwa film ini merupakan kelanjutan dari GJLS: Ibuku Ibu-Ibu. Namun, kali ini tim produksi ingin menghadirkan komedi yang dapat dinikmati masyarakat di luar komunitas penggemar GJLS.

“Untuk GJLS: Ibuku Ibu-Ibu itu sebetulnya segmented penontonnya. Jadi, yang bisa menikmati rata-rata GJLSer. Nah, di GJLS: Berapi-Api ini, kami ingin penonton di luar GJLSer juga paham betul tentang komedi-komedi dari Rigen, Rispo, dan kawan-kawan,” kata Fiqi saat ditemui di Surabaya.

Fiqi mengaku bersyukur karena special screening di Surabaya mendapat sambutan positif dari penonton. Meski demikian, ia menegaskan pihaknya menyerahkan pencapaian dan target penonton kepada masyarakat.

“Kami sebagai filmmaker ingin sekali diapresiasi dengan hasil karya kami. Akhirnya, untuk ekspektasi dan target, kami serahkan saja ke penonton. Apa pun hasilnya, kami bersyukur,” ujarnya.

Kisah Tiga Sahabat dan Realitas Petugas Damkar

Di bawah arahan sutradara Monty Tiwa, GJLS: Berapi-Api bertutur tentang tiga sahabat masa kecil yang membayangkan diri gagah menenteng selang di tengah kobaran api gedung bertingkat. Namun, hasil tes fisik akademi menyatakan mereka tak berbakat. Saat karantina pun mereka dicap gagal dan disingkirkan dari operasi bergengsi.

Alih-alih berjibaku memadamkan api, ketiganya justru ditempatkan di peringkat paling bawah dengan tugas-tugas yang kerap dipinggirkan institusi. Mulai dari melepas kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar tetangga, menembus birokrasi wali kelas demi mengambil rapor anak SD, sampai mendadak menjadi pawang warga kesurupan. Mereka tetap berseragam resmi pemadam kebakaran, tetapi musuh terbesarnya adalah rasa malu dan kepasrahan.

Meski dibalut komedi, film ini juga menyuguhkan potret persahabatan tulus yang bertahan di titik terendah. Sejumlah penonton sesi penayangan khusus bahkan mengaku pulang dengan mata sembap. Salah seorang penonton menyebut awalnya datang untuk menertawakan kebodohan trio utama, tetapi di tengah jalan justru teringat pada nasibnya sendiri dan kawan-kawan saat gagal bersama.

Pemilihan profesi pemadam kebakaran dinilai bukan tanpa alasan. Menurut produser, petugas damkar memiliki ruang tugas yang luas, bahkan sering melampaui urusan memadamkan kebakaran, mulai dari mengevakuasi ular hingga melakukan animal rescue. Berbagai kejadian yang ditangani petugas damkar dinilai memiliki sisi unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Jajaran Pemain dan Rangkaian Promosi

Selain Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, film ini diperkuat deretan nama lintas genre, seperti Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, dan Grace Emmanuela. Jajaran pemain lain yang meramaikan ialah Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.

Rangkaian roadshow GJLS: Berapi-Api telah menyambangi sejumlah kota, mulai dari Sukabumi, Bandung, Sumedang, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, hingga Kediri sebelum tiba di Surabaya. Penayangan spesial “Pemadaman Duluan” menyambangi 23 kota terpilih. Untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya ada Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Sukabumi; di Jawa Barat dan Tengah mencakup Bandung, Sumedang, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Solo, dan Yogyakarta; di Jawa Timur meliputi Madiun, Kediri, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, dan Malang; sementara di Sumatera hadir di Lampung, Palembang, Jambi, dan Pekanbaru.

Di Yogyakarta, promosi film juga diramaikan Bus Wahana Damkar GJLS yang menjadi bagian dari tur. Penonton tidak hanya menonton lebih awal, tetapi juga merasakan pengalaman interaktif yang menghubungkan cerita film dengan profesi pemadam kebakaran.

Dengan formula komedi yang lebih membumi, GJLS: Berapi-Api berupaya memperluas basis penonton tanpa meninggalkan ciri khas humor para personelnya. Fiqi bahkan berharap film ini bisa membuka jalan bagi kelanjutan cerita GJLS. “Mudah-mudahan kami bisa siap-siap lagi untuk GJLS 3,” tuturnya.

Pengakuan Carissa Perusset ungkap tantangan syuting GJLS: Berapi-Api, akui sulit menahan tawa menjadi salah satu sorotan dalam promosi film ini. Bagaimana publik menilai perpaduan aksi, komedi, dan drama persahabatan tersebut baru akan terlihat setelah film tayang serentak di bioskop pada 5 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *