Cakrawala News – 07 Oktober 2026 | Kejadian malam sebelum tumbang di ring tinju terbongkar, Dede Sunandar terima uang berujung blackout menjadi sorotan publik setelah insiden yang menimpanya dalam laga tinju selebriti bertajuk Kapolda Fighter Match 2026 di GOR Kota Jambi, Sabtu (3/10/2026) malam. Komedian berusia 36 tahun itu tumbang usai menerima sejumlah benturan fisik dari Vicky Prasetyo dalam duel dengan skema dua lawan satu bersama Bedu.
Insiden tersebut sempat memunculkan anggapan bahwa kejadian itu hanyalah bagian dari gimik pertandingan. Namun, baik Dede maupun Bedu membantah tegas anggapan tersebut. Menurut keterangan keduanya, pertandingan memang dikemas sebagai hiburan, tetapi risiko fisik yang dihadapi para peserta nyata adanya.
Dede menegaskan dirinya benar-benar mengalami blackout setelah terkena pukulan Vicky Prasetyo. “Kemarin tuh bener-bener sudah blackout dan gak bisa (melanjutkan),” ujar Dede, dikutip Minggu (4/10/2026).
Kronologi dan Kondisi Dede Sunandar
Pertandingan yang mempertemukan Dede dan Bedu melawan Vicky Prasetyo itu berlangsung sengit. Keduanya tampil bergantian menghadapi Vicky. Dede mengaku sejak awal memang ingin memberikan hiburan terbaik kepada penonton yang memadati arena. Namun, suasana pertandingan ternyata jauh berbeda dibandingkan saat latihan.
Menurut Dede, Vicky sebelumnya telah mengingatkan bahwa atmosfer pertandingan di GOR akan berbeda dengan latihan. Peringatan itu ternyata benar-benar dirasakan ketika ia berada di atas ring. Suasana meriah membuat dirinya dan peserta lain terbawa untuk tampil maksimal.
“Dan Pak Vicky juga pernah bilang, atmosfer pertandingan di GOR beda sama latihan, ternyata memang bener-bener kerasa,” tuturnya. Dede menyebut dirinya terpacu memberikan penampilan terbaik untuk dirinya, Bedu, dan Vicky, hingga akhirnya insiden yang tidak diinginkan terjadi.
Vicky Prasetyo menjelaskan bahwa kondisi Dede menurun drastis akibat kombinasi kelelahan parah serta benturan fisik bertubi-tubi. Pukulan beruntun yang mengenai bagian rusuk dan rahang disinyalir menjadi pemicu utama hilangnya kesadaran Dede.
“Aku gak tahu pasti seberapa keras pukulan itu, tapi yang jelas dia langsung terkapar. Aku gak bisa mengukur daya tahan orang lain terhadap pukulan,” ungkap Vicky Prasetyo melalui pesan suara.
Melihat kondisi wajah Dede yang mulai pucat dan membiru, Vicky memutuskan menghentikan pertandingan. Ia kemudian mendampingi dan membawa rekannya tersebut ke rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan medis darurat.
Sempat Dirawat di ICU dan Kini Membaik
Bedu memastikan bahwa insiden tumbangnya Dede bukan sesuatu yang dibuat-buat demi hiburan. Ia menekankan, meski pertandingan dikemas sebagai tontonan, keselamatan para peserta menjadi taruhannya.
“Ya itu, kalau kita gimik masa iya siapa sih yang mau gimik dibonyokin gitu kan?” ujar Bedu di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Minggu (4/10/2026). “Kita hanya ingin memberikan hiburan. Walaupun kita, keselamatan kita menjadi taruhannya,” sambungnya.
Bedu juga mengungkapkan bahwa setelah pertandingan berakhir, Dede tidak langsung kembali beraktivitas seperti biasa. Ia dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. “Kalau Dede langsung dibawa ke ICU,” ungkap Bedu.
Setelah mendapatkan penanganan intensif, kondisi Dede Sunandar berangsur membaik. Ia kini tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi masih berada dalam penanganan dokter dan diminta beristirahat di salah satu hotel. Dalam video pernyataannya, tangan Dede masih terlihat terpasang infus.
Dede bersyukur kondisinya mulai pulih dan secara khusus menyampaikan terima kasih kepada tim medis, pihak kepolisian, serta Vicky Prasetyo. “Terima kasih banyak pokoknya, khususnya dari Kapolda dan Kapolresnya juga, terima kasih banyak, dan terutama buat Om Vicky, terima kasih banyak sudah memikirkan kemanusiaan dibandingkan pertandingan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pertandingan sejak awal dirancang berlangsung santai. Bahkan, para peserta sempat diminta menggunakan pelindung kepala. Namun, kondisi di lokasi membuat suasana berubah dan pertandingan berjalan lebih keras dari perkiraan.
Evaluasi untuk Laga Tinju Selebriti
Kejadian malam sebelum tumbang di ring tinju terbongkar, Dede Sunandar terima uang berujung blackout ini menjadi bahan evaluasi besar bagi penyelenggara acara olahraga hiburan di masa depan. Kabar tersebut memicu perhatian luas soal standar keselamatan peserta, terutama ketika pertandingan dikemas untuk tontonan publik.
Vicky Prasetyo menyampaikan rasa bersalah mendalam atas insiden tak terduga tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik dan memohon doa demi kesembuhan sahabatnya. Harapannya, Dede dapat segera pulih total dan kembali menghibur para penggemarnya di layar kaca.
Hingga kini, Dede masih dalam masa pemulihan di bawah pengawasan dokter. Perkembangan kondisi kesehatannya menjadi hal yang perlu terus diperhatikan, sementara diskusi soal aspek keselamatan laga tinju selebriti diprediksi akan terus bergulir.












