Cakrawala News – 14 Oktober 2026 | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur membenarkan keberadaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Singapura saat gelaran Formula 1 (F1) Singapore Grand Prix. Diskominfo benarkan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Singapura saat gelaran F1, namun menegaskan kehadiran orang nomor satu di Kaltim itu bukan untuk menyaksikan ajang balap mobil, melainkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya foto Rudy Mas’ud di salah satu hotel kawasan Singapura pada platform Threads, Senin (12/10/2026). Unggahan tersebut menarik perhatian warganet karena momen keberadaannya bertepatan dengan gelaran F1 Singapore Grand Prix di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay pada 9-11 Oktober 2026.
Pemprov Tegaskan Kunjungan Mengantongi Izin
Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa perjalanan dinas luar negeri yang dilakukan Gubernur telah sesuai prosedur dan mengantongi izin resmi dari pemerintah pusat.
“Izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah ada. Gubernur melakukan perjalanan khusus untuk pengobatan atau cek kesehatan,” ujar Ririn saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (12/10).
Ririn menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan pada Sabtu (10/10/2026). Menurutnya, pengobatan dilaksanakan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Ia juga membenarkan foto yang beredar di media sosial diambil ketika Rudy sedang sarapan pada Minggu pagi (11/10/2026) di hotel tempatnya menginap.
“Iya, pas sarapan Minggu pagi, nginap di hotel,” katanya.
Soal perizinan, Ririn menyebut perjalanan tersebut telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Sementara itu, proses permohonan izin tertulis dilakukan secara paralel karena perjalanan berlangsung pada akhir pekan. Meski demikian, Ririn tidak menjelaskan lebih jauh mengenai proses administrasi perizinan tersebut, dan tidak membeberkan hasil pemeriksaan kesehatan Rudy selain menyebutnya sebagai pemeriksaan rutin.
Setelah menyelesaikan pemeriksaan, Rudy disebut kembali melalui Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalimantan Timur. “Terus langsung balik Jakarta. Sekarang di Balikpapan,” jelas Ririn. Gubernur Kaltim dilaporkan telah tiba di Balikpapan pada Senin sore untuk kembali menjalankan agenda pemerintahan, meski belum dirinci agenda apa yang dijalani Rudy setelah kembali ke Kaltim.
Sorotan Publik di Tengah Karhutla
Keberadaan Rudy di Singapura menuai kritik tajam warganet karena bertepatan dengan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Timur. Publik menilai langkah pejabat publik yang bertolak ke luar negeri di tengah krisis lingkungan mencerminkan lemahnya empati bencana.
Potret yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sang gubernur sedang menikmati hidangan di kawasan Marina Bay. Momen santai tersebut dinilai berbanding terbalik dengan kondisi warga Kalimantan Timur yang harus menghirup asap akibat karhutla. Foto unggahan akun @zumaahmd itu disebut telah menyedot ribuan respons dan dibagikan ulang ratusan kali, dengan mayoritas pengguna internet menyesalkan ketidakhadiran sosok kepala daerah saat bencana memuncak.
Laporan lain menyebut kabut asap karhutla dilaporkan berdampak hingga Malaysia dan Singapura. Situasi ini memperkuat pertanyaan publik mengenai urgensi perjalanan Rudy, karena gubernur memiliki tanggung jawab memastikan penanganan bencana dan pelayanan pemerintahan tetap berjalan.
Pemprov Kaltim menjelaskan bahwa perjalanan itu bertujuan untuk pemeriksaan kesehatan rutin karena kondisi fisik Rudy belakangan kurang prima di tengah padatnya agenda pemerintahan.
Deretan Kontroversi yang Menyertai
Sorotan terhadap perjalanan Rudy ke Singapura menambah daftar kontroversi yang sebelumnya pernah mencuat. Pada Februari 2026, Rudy menuai kritik setelah rencana pengadaan mobil dinas gubernur dengan anggaran Rp8,5 miliar menjadi perhatian publik. Rudy beralasan kendaraan tersebut dibutuhkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah dalam menerima tamu dari berbagai wilayah, termasuk delegasi internasional, mengingat posisi Kaltim sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar itu akhirnya dibatalkan setelah menuai sorotan luas.
Selain itu, berbagai kontroversi anggaran mencakup renovasi rumah dinas senilai Rp25 miliar dan belanja makan minum Pemprov yang disebut mencapai sekitar Rp10 miliar pada 2026. Isu-isu tersebut membuat setiap kebijakan dan langkah Rudy, termasuk perjalanan ke luar negeri, menjadi perhatian publik yang lebih besar.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Hingga berita ini ditulis, Pemprov Kaltim belum merinci agenda pemerintahan yang akan dijalani Rudy setelah tiba di Balikpapan. Publik juga masih menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai proses perizinan tertulis perjalanan tersebut serta hasil pemeriksaan kesehatan yang dijalani gubernur.
Yang jelas, Diskominfo benarkan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Singapura saat gelaran F1, sekaligus menegaskan bahwa kunjungan itu berkaitan dengan keperluan medis, bukan menonton balapan. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada bagaimana Pemprov Kaltim menjelaskan detail perjalanan tersebut dan bagaimana pemerintah daerah menangani karhutla yang masih berlangsung di wilayahnya.








