Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG/EMP) mengumumkan telah menandatangani perjanjian dengan HighPeak Energy Inc, perusahaan migas yang tercatat di Nasdaq Amerika Serikat. Melalui transaksi ini, EMP investasi Rp 3,6 triliun di perusahaan migas AS HighPeak Energy, tepatnya sebesar US$ 200 juta, melalui pembelian saham preferen konversi yang baru diterbitkan HighPeak.
Pengumuman tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 7 Oktober 2026. Langkah ini menandai ekspansi EMP ke pasar internasional, khususnya ke salah satu cekungan migas paling produktif di Amerika Serikat.
Berdasarkan ketentuan yang telah disepakati, saham preferen tersebut dapat dikonversi menjadi saham biasa HighPeak sesuai dengan mekanisme dan ketentuan konversi yang berlaku.
Alasan di Balik Investasi
Direktur Utama dan CEO EMP, Syailendra S. Bakrie, menuturkan bahwa pertumbuhan perseroan akan tetap fokus pada kombinasi ekspansi organik dan anorganik. Menurutnya, perseroan akan terus berupaya meningkatkan produksi dan mengoptimalkan nilai dari aset-aset yang dioperasikan saat ini, sekaligus secara disiplin mencari peluang pertumbuhan anorganik baik di Indonesia maupun di pasar internasional.
“Kami meyakini bahwa investasi di HighPeak merupakan salah satu langkah penting dalam strategi tersebut dan berpotensi memberikan nilai jangka panjang yang signifikan bagi para pemegang saham Perseroan, didukung oleh pengalaman manajemen dan kapabilitas operasional HighPeak,” kata Syailendra, dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Ia menambahkan, langkah ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan EMP yang lebih luas dan diharapkan memberi nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Harapan Sinergi dan Transfer Pengetahuan
Wakil Direktur Utama dan CFO EMP, Edoardus Ardianto, menyatakan investasi ini juga diharapkan membuka peluang sinergi antara portofolio EMP dan aset yang dimiliki HighPeak. Sinergi tersebut mencakup transfer pengetahuan teknis serta pemanfaatan pengalaman terkait praktik operasional, teknologi, dan kapabilitas industri hulu migas Amerika Utara.
“Kami berharap dapat memperoleh sinergi dalam bentuk transfer pengetahuan teknis maupun nilai tambah antara portofolio Perseroan yang ada dengan aset-aset HighPeak, terutama melalui eksposur terhadap praktik operasional, teknologi, dan kapabilitas di industri hulu Amerika Utara,” ujar Edoardus.
Perseroan menegaskan bahwa investasi ini akan didanai secara independen, sehingga EMP tetap dapat mengoptimalkan peluang reinvestasi ke depan sekaligus menjaga disiplin dalam alokasi modal.
Profil HighPeak Energy
HighPeak adalah perusahaan minyak dan gas yang berkantor pusat di Fort Worth, Texas. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan dan eksplorasi hidrokarbon di Midland Basin, West Texas, Amerika Serikat. HighPeak bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, dan eksploitasi minyak dan gas bumi di Permian Basin.
Untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, HighPeak mencatat rata-rata volume penjualan harian sekitar 45.456 barel setara minyak per hari (BOEPD).
Mengutip data U.S. Energy Information Administration (EIA), Permian Basin menyumbang 48 persen dari total produksi minyak Amerika Serikat sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya cekungan tersebut bagi industri migas global.
Investasi Bersama Danantara
Berdasarkan informasi yang beredar di pasar, HighPeak Energy juga menandatangani perjanjian dengan konsorsium yang melibatkan PT Danantara Investment Management (DIM) dan ENRG. Dalam perjanjian itu, DIM dan ENRG berkomitmen berinvestasi dengan nilai total mencapai US$ 450 juta atau sekitar Rp 8,05 triliun pada saham preferen HighPeak Energy.
Saham preferen tersebut memiliki sejumlah ketentuan, antara lain memberikan dividen tunai kumulatif sebesar 6 persen per tahun yang dibayarkan secara kuartalan. DIM dan ENRG juga dapat mengonversi saham preferen menjadi saham biasa kapan saja dengan harga konversi US$ 9,5 per saham. Setelah tahun ketiga, HighPeak Energy berhak menebus saham preferen dengan tingkat imbal hasil internal atau internal rate of return (IRR) sebesar 10 persen.
Namun, porsi penyertaan yang disampaikan manajemen ENRG dalam keterbukaan informasi BEI adalah sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun. Sementara sisanya berasal dari mitra investasi lainnya.
Penasihat Transaksi
Dalam transaksi ini, Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd. bertindak sebagai penasihat keuangan, sedangkan Milbank LLP bertindak sebagai penasihat hukum Perseroan.
Langkah EMP investasi Rp 3,6 triliun di perusahaan migas AS HighPeak Energy ini menjadi salah satu aksi korporasi terbesar perseroan dalam beberapa tahun terakhir. Ekspansi ke Amerika Serikat dinilai sejalan dengan strategi diversifikasi aset migas yang tengah dijalankan manajemen.
Ke depan, pasar akan mencermati bagaimana realisasi konversi saham preferen tersebut serta dampaknya terhadap kinerja keuangan EMP. Selain itu, keberhasilan transfer teknologi dan praktik operasional dari Permian Basin ke portofolio aset EMP di Indonesia juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Dengan pendanaan yang dilakukan secara independen, EMP disebut tetap memiliki ruang untuk mengevaluasi peluang reinvestasi lain tanpa mengorbankan disiplin alokasi modal. Investasi ini pun menjadi penanda bahwa perusahaan migas nasional semakin berani bersaing di panggung global.
