Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | Mbappe mulai tak nyaman di Real Madrid, Liverpool siap menampung sang penyerang andalan Timnas Prancis itu pada musim panas 2027. Kabar ini mencuat setelah jurnalis Spanyol, Francois Gallardo, mengklaim bahwa Liverpool telah melakukan pendekatan kepada pihak Kylian Mbappe dan menjadi klub yang paling diinginkan pemain berusia 27 tahun tersebut jika benar-benar hengkang dari Santiago Bernabeu.
Mbappe sebenarnya masih terikat kontrak bersama Real Madrid hingga 2029. Namun, rumor mengenai masa depannya kembali menjadi perbincangan hangat setelah Gallardo menyampaikan informasi tersebut kepada media Spanyol, Defensa Central. Menurutnya, sejumlah klub Premier League memang tertarik mendatangkan Mbappe, tetapi Liverpool berada di posisi terdepan dalam pilihan sang pemain.
“Prioritas pemain adalah Liverpool,” ujar Gallardo, seperti dikutip dari Defensa Central. Gallardo juga mengklaim bahwa Liverpool telah menghubungi Fayza Lamari, ibu sekaligus perwakilan Mbappe, dalam beberapa pekan terakhir.
Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, Liverpool harus menyiapkan dana yang sangat besar. Gallardo memperkirakan nilai transfer Mbappe bisa berada di kisaran 200 hingga 250 juta euro. Angka tersebut menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola dunia apabila terealisasi.
Real Madrid Disebut Siap Melepas
Laporan lain menyebutkan bahwa Real Madrid telah mengambil keputusan untuk menjual Mbappe pada 2027. Media Spanyol melaporkan bahwa Liverpool yakin memiliki peluang untuk mendapatkan penyerang Timnas Prancis itu sebelum masa kontraknya berakhir. Sang pemain juga diklaim terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Anfield pada 2027.
Dalam laporan yang sama, Gallardo menyebut bahwa beberapa klub Premier League tertarik kepada Mbappe, tetapi prioritas pemain tetap Liverpool. Ia juga mengklaim bahwa Liverpool sudah menghubungi Fayza Lamari dalam beberapa pekan terakhir.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari Liverpool, Real Madrid, maupun kubu Mbappe mengenai negosiasi tersebut. Karena itu, kabar ini masih sebatas laporan jurnalis dan belum menjadi keputusan transfer yang pasti.
Isu Ketidaknyamanan di Ruang Ganti
Gallardo juga mengklaim bahwa Mbappe tengah merasa kecewa dengan situasinya di Real Madrid. Ia menyebut sang penyerang tidak merasa mendapatkan dukungan dan perhatian yang cukup di ruang ganti. Klaim tersebut kemudian diperkuat Gallardo melalui unggahannya di media sosial pada 6 Oktober 2026. Ia menyatakan bahwa Mbappe sudah memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2027 dan tujuan berikutnya adalah Premier League.
Namun, sejauh ini belum ada pernyataan langsung dari Mbappe yang mengonfirmasi keputusan tersebut. Situasi ini membuat masa depan Mbappe di Santiago Bernabeu masih menjadi tanda tanya besar, terutama karena kontraknya baru akan berakhir pada 2029.
Di sisi lain, kondisi Mbappe di lapangan justru sedang menanjak. Mantan penyerang Paris Saint-Germain itu tampil impresif pada awal musim 2026/2027 dengan torehan delapan gol di seluruh kompetisi. Performa tersebut menjadikannya tetap menjadi andalan utama pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.
Kembali Berlatih Usai Cedera
Mbappe juga baru saja kembali bergabung dalam sesi latihan Real Madrid setelah sempat menjalani perawatan akibat cedera lutut yang dialaminya saat membela Timnas Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu sebelumnya mengalami hiperekstensi pada lutut kiri ketika menjalani tugas internasional bersama Les Bleus.
Real Madrid dan federasi Prancis kemudian sepakat agar Mbappe kembali ke Madrid untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kembalinya Mbappe ke pusat latihan Real Madrid sempat menjadi perhatian. Ia tidak langsung terlihat dalam aktivitas tim di Valdebebas sehingga muncul kekhawatiran mengenai kondisi terkininya. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Mbappe terlihat berpesta di Paris selama masa pemulihan.
Namun, Real Madrid membantah kekhawatiran tersebut dan menjelaskan bahwa sang pemain memang mendapat waktu istirahat yang telah disepakati untuk memulihkan kondisi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.
Kini, Mbappe sudah kembali berlatih dan kondisinya disebut telah pulih. Ia diproyeksikan tersedia untuk pertandingan LaLiga melawan Villarreal pada 10 Oktober 2026. Kehadiran Mbappe menjadi kabar penting bagi Real Madrid yang akan menghadapi jadwal padat dengan lima pertandingan sebelum akhir Oktober.
Konteks di Liverpool
Rumor kedatangan Mbappe ke Liverpool turut memunculkan pertanyaan soal masa depan kapten The Reds, Virgil van Dijk. Bek asal Belanda itu memasuki tahun terakhir dalam kontrak berdurasi dua tahun yang ia tanda tangani pada April 2025. Hingga kini, belum ada kesepakatan baru yang mengikatnya lebih lama bersama Liverpool.
Van Dijk sendiri mengungkapkan bahwa Liverpool belum membuka pembicaraan mengenai kontrak baru. Pernyataan itu disampaikan setelah kemenangan 1-0 atas Bournemouth pada 20 September lalu. Mantan penyerang Liverpool, Emile Heskey, menilai Real Madrid merupakan salah satu klub yang sulit ditolak oleh pemain mana pun, termasuk Van Dijk.
“Van Dijk sudah mendekati akhir kontraknya di Liverpool. Namun, kita harus ingat bahwa ketika klub-klub tertentu datang, mereka bisa membuat Anda berubah pikiran, baik saat masih terikat kontrak maupun tidak. Real Madrid adalah salah satunya,” ujar Heskey.
Dinamika ini menunjukkan bahwa bursa transfer 2027 berpotensi menjadi momen penting bagi Liverpool, baik sebagai pihak yang menerima maupun kehilangan pemain bintang. Jika Mbappe benar-benar bergabung, Liverpool harus menyiapkan dana besar dan menyusun ulang komposisi lini serang mereka.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai negosiasi tersebut. Publik pun masih menantikan perkembangan lebih lanjut, terutama menjelang musim panas 2027 yang disebut sebagai waktu keputusan. Yang jelas, isu Mbappe mulai tak nyaman di Real Madrid, Liverpool siap menampung sang pemain, akan terus menjadi sorotan selama belum ada kepastian resmi.
