Cakrawala News – 19 September 2026 | Espanyol harus mengakui keunggulan Elche dengan skor 1-3 dalam laga pekan ketujuh LaLiga di RCDE Stadium, Barcelona. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Manolo González yang sebelumnya berambisi menembus papan tengah klasemen, sementara Elche meraih tiga poin penting meski harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit keenam.
Laga yang digelar Jumat, 18 September, berjalan dramatis sejak awal. Elche kehilangan bek F. Redondo yang mendapat kartu merah pada menit keenam, namun justru tim tamu yang tampil lebih efektif. Fer Niño menjadi bintang kemenangan Elche dengan dua golnya pada menit ke-26 dan ke-29, keduanya berkat assist R. Revivo.
Elche menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Meski bermain dengan sepuluh pemain, pasukan Martín Anselmi mampu menjaga keunggulan dan bahkan menambah gol melalui Germán Valera pada menit ke-78, memanfaatkan assist Tete Morente.
Gol Bunuh Diri Warnai Penderitaan Espanyol
Satu-satunya gol Espanyol lahir dari gol bunuh diri Víctor Chust pada menit ke-72. Bek Elche itu salah mengantisipasi bola sehingga memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Namun, harapan tuan rumah untuk bangkit pupus setelah Valera mencetak gol ketiga Elche enam menit berselang.
Espanyol sebenarnya mendominasi penguasaan bola di babak kedua. Pelatih Manolo González melakukan sejumlah pergantian, termasuk memasukkan Pere Milla dan Tyrhys Dolan untuk menambah daya serang. Pere Milla sempat mendapat peluang melalui sundulan pada menit ke-74, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Di kubu Elche, kartu merah Redondo memaksa Anselmi mengubah strategi. Buba Sangaré ditarik keluar pada menit ke-37 dan digantikan Rubén Sánchez. Elche juga memasukkan Pedro Bigas pada menit ke-60 untuk memperkuat lini belakang, lalu menurunkan Tete Morente dan A. Osorio pada menit ke-61 serta ke-77 guna menjaga keseimbangan tim.
Kedisiplinan dan Efektivitas Jadi Kunci Elche
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Elche yang sebelumnya berada di posisi ke-17 dengan lima poin dari tujuh pertandingan. Meski sempat berada di dasar klasemen dalam beberapa pekan, hasil di RCDE Stadium menunjukkan karakter tim asuhan Anselmi yang mampu bertahan dan memanfaatkan peluang dengan baik.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Espanyol tertahan di posisi kesembilan dengan tujuh poin dari tujuh laga. Tim asuhan González mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Lini belakang Espanyol yang digalang Dmitrovic, Cabrera, Núñez, dan José Ángel harus kebobolan tiga gol, meski bermain melawan tim yang kehilangan satu pemain sejak awal.
Kartu kuning juga mewarnai jalannya pertandingan. Edu Expósito mendapat kartu kuning pada menit ke-45+4, sementara C. Riedel dari Espanyol dan L. Cepeda dari Elche juga menerima kartu kuning masing-masing pada menit ke-82 dan ke-90+1.
Posisi Klasemen dan Agenda Berikutnya
Dalam klasemen sementara LaLiga, Espanyol berada di peringkat kesembilan dengan tujuh poin, terpaut jauh dari Barcelona yang memuncaki klasemen dengan 18 poin dan Real Madrid di posisi kedua dengan 15 poin. Elche masih berkutat di papan bawah dengan lima poin, tetapi kemenangan ini setidaknya memberi angin segar bagi perjuangan mereka keluar dari zona degradasi.
Bagi Espanyol, hasil ini menjadi evaluasi penting. Konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama González, terutama menghadapi tim-tim yang bermain bertahan. Sementara Elche membuktikan bahwa disiplin taktik dan efektivitas serangan bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola lawan.
LaLiga akan kembali bergulir dengan jadwal padat. Espanyol dituntut segera bangkit untuk menjaga peluang bersaing di papan tengah, sedangkan Elche berusaha memanfaatkan momentum kemenangan ini demi menjauh dari ancaman degradasi.
