Cakrawala News – 14 September 2026 | Kabar besar datang dari paddock MotoGP. Franco Morbidelli resmi tinggalkan VR46 dan posisi akan digantikan oleh Nicolo Bulega untuk musim 2027. Kepastian ini diumumkan Pertamina Enduro VR46 Racing Team pada Rabu, 9 September 2026, sekaligus mengakhiri spekulasi yang beredar soal masa depan kedua pembalap Italia tersebut.
Bulega akan menjadi rekan setim Fermin Aldeguer di tim milik Valentino Rossi itu. Ia dikontrak selama satu musim dan diproyeksikan mendapatkan motor spek pabrikan Ducati, dukungan yang tahun ini juga dinikmati pembalap seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Aldeguer.
Kepindahan ini menandai kembalinya Bulega ke kelas premier setelah terakhir kali sempat tampil pada 2021. Sebelumnya, ia sudah punya pengalaman dengan motor MotoGP sebagai pebalap penguji Ducati dan sempat turun dalam dua balapan musim lalu sebagai pembalap pengganti di tim resmi Ducati.
Kembali ke Rumah Lama
Bagi Bulega, bergabung dengan VR46 terasa seperti pulang ke rumah. Pembalap berusia 26 tahun itu pernah menjadi bagian VR46 Riders Academy dan membela tim tersebut selama lima musim di Moto3 dan Moto2 pada 2015-2019. Ia debut di Moto3 pada 2015 sebagai wildcard setelah menjadi juara FIM CEV Moto3 Junior Championship, lalu menjalani tiga musim berikutnya di Moto3 dan musim pertamanya di Moto2 pada 2019.
“Bisa tampil di MotoGP adalah sebuah impian. Saya memilih tim ini karena saya selalu memiliki ikatan dengan mereka. Saya pernah menjadi bagian dari VR46 Riders Academy saat masih kecil, jadi saya mengenal semua orang dengan sangat baik,” kata Bulega dalam pernyataannya.
Ia menambahkan bahwa menjalani langkah ini bersama orang-orang yang sudah dikenalnya akan memudahkan proses adaptasi dari sisi manusiawi. “Selain itu, mereka semua sangat profesional,” ujarnya.
Perjalanan Panjang yang Berliku
Jalan Bulega menuju MotoGP tidak mulus. Kariernya sempat meredup di Moto3 dan tak kunjung bangkit selama tiga musim di Moto2. Pada musim terakhirnya bersama Gresini pada 2021, ia bahkan hanya menempati posisi ke-26 klasemen. Ia juga sempat kehilangan dukungan dari VR46 Riders Academy.
Peruntungannya berubah setelah pindah ke WorldSSP pada 2022 bersama Ducati. Setahun kemudian, ia merebut gelar juara dunia dengan torehan 16 kemenangan dari 24 balapan serta 10 pole position. Prestasi itu mengantarkannya promosi ke WorldSBK bersama tim pabrikan Ducati mulai 2024.
Pada musim debutnya di WorldSBK, Bulega langsung finis sebagai runner-up klasemen akhir. Hasil serupa ia ulangi pada 2025. Musim ini, ia tampil jauh lebih dominan dengan memenangkan 26 dari 27 balapan yang telah digelar, sehingga tinggal menunggu waktu untuk mengunci gelar WorldSBK pertamanya.
“Saya bahagia bisa mencapai tujuan ini, meskipun prosesnya memakan waktu lebih lama dan saya menempuh perjalanan yang berbeda dari jalur yang lazim dilalui,” tutur Bulega.
Morbidelli Bertukar Posisi
Di sisi lain, kepergian Morbidelli membuka jalan bagi Bulega. Pembalap kelahiran Roma itu dikabarkan akan bertukar posisi dengan Bulega, yakni bergabung bersama tim pabrikan Aruba.it Ducati untuk musim mendatang. Sejumlah laporan menyebut Morbidelli bakal melanjutkan kariernya di ajang World Superbike bersama Ducati.
Morbidelli naik ke MotoGP pada 2018 setelah meraih gelar juara dunia Moto2 pada 2017. Ia pernah memperkuat Marc VDS Honda, Petronas Yamaha, Monster Yamaha, Pramac Ducati, hingga VR46 Ducati sejak awal 2025. Prestasi terbaiknya terjadi pada 2020 ketika ia meraih tiga kemenangan dan finis sebagai runner-up klasemen MotoGP bersama Petronas Yamaha.
Ia juga tercatat sebagai anggota pertama VR46 Riders Academy yang kemudian menjadi juara dunia dan pemenang balapan MotoGP dari akademi tersebut. Setelah bergabung dengan VR46 pada 2025, Morbidelli sempat meraih tiga podium pada awal musim, tetapi performanya menurun dan saat ini berada di posisi ke-16 klasemen kejuaraan dunia.
Respons Tim dan Ducati
Direktur Tim VR46, Alessio ‘Uccio’ Salucci, menyambut kedatangan Bulega dengan antusias. Menurutnya, tim sudah mengenal Bulega selama bertahun-tahun karena ia memulai karier bersama mereka dan meraih hasil luar biasa bersama.
“Selama bertahun-tahun, dia dan tim terus berkembang, dan sekarang kami berada di sini untuk melakukan hal-hal hebat bersama,” ujar Uccio.
Direktur Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, juga memberikan penilaian positif. Ia menyatakan senang bisa memperbarui kesepakatan dengan Bulega dan menyambutnya dalam proyek Ducati MotoGP mulai musim depan.
“Selama bertahun-tahun, dia membuktikan dirinya sebagai pebalap sangat berbakat, mampu berkembang secara konsisten dan mencapai tingkat kompetitif yang sangat tinggi,” kata Gigi.
Dengan kontrak satu musim, kehadiran Bulega membuat VR46 untuk pertama kalinya memiliki dua motor pabrikan. Ducati disebut akan menanggung sebagian besar biaya terkait penyediaan motor tersebut.
Kombinasi Bulega dan Aldeguer menjadi wajah baru lini pembalap VR46 musim depan. Bagi Bulega, ini adalah puncak dari perjalanan panjang yang penuh liku, sekaligus kesempatan membuktikan bahwa jalur alternatif melalui WorldSSP dan WorldSBK bisa mengantar seorang pembalap kembali ke panggung tertinggi balap motor dunia. Publik pun menantikan bagaimana ia beradaptasi dengan motor spek pabrikan dan tekanan sebagai satu-satunya pembalap Italia di jajaran Ducati MotoGP 2027.


