Gregoritsch Cetak Rekor, Augsburg vs Leverkusen Berakhir 2-2

Cakrawala News – 13 September 2026 | Laga augsburg vs leverkusen pada pekan ketiga Bundesliga 2026/27 berakhir imbang 2-2 di WWK Arena, Sabtu (12/9/2026). Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi striker Augsburg, Michael Gregoritsch, yang mencetak dua gol sekaligus menorehkan rekor sebagai top skorer sepanjang sejarah klub di Bundesliga.

Bayer Leverkusen sebenarnya tampil dominan sejak awal. Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui Christian Kofane, yang memanfaatkan umpan panjang Edmond Tapsoba. Kofane mengecoh bek Augsburg, Chrislain Matsima, dengan gerakan Cruyff turn sebelum melepaskan tembakan melewati kiper Finn Dahmen.

Leverkusen nyaris menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Namun, upaya Ibrahim Maza digagalkan oleh penyelamatan di garis gawang dari Noahkai Banks. Skor 1-0 untuk keunggulan Leverkusen bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Augsburg tampil lebih agresif. Gregoritsch menyamakan kedudukan pada menit ke-50 setelah menerima umpan terobosan dari Hennes Behrens. Lima menit berselang, tepatnya menit ke-55, ia kembali membobol gawang Leverkusen lewat sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok. Gol itu membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk tuan rumah.

Keunggulan Augsburg bertahan hingga menit-menit akhir. Namun, Leverkusen yang terus menekan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-89 melalui pemain pengganti, Patrik Schick, yang memanfaatkan assist Malik Tillman. Gol tersebut memaksa laga augsburg vs leverkusen berakhir dengan skor 2-2.

Rekor Gregoritsch dan Reaksi Pelatih

Dua gol ke gawang Leverkusen membuat Gregoritsch mengoleksi 38 gol di Bundesliga bersama Augsburg. Ia melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Alfred Finnbogason. “Ini adalah hari untuk keabadian bagi saya,” ujar Gregoritsch usai pertandingan, seperti dikutip dari kantor berita dpa.

Striker berusia 32 tahun itu mengaku sangat emosional setelah mencetak dua gol tersebut. “Saya sudah sangat bahagia saat menyamai rekor, lalu saat melampauinya sedikit lebih bahagia lagi. Ini sesuatu yang abadi bagi saya,” tambahnya. Ia juga menyebut gol pertamanya sebagai “sebuah acar” karena bola melewati sela-sela kaki kiper Leverkusen, Mark Flekken.

Pelatih Augsburg, Manuel Baum, menilai Gregoritsch memiliki peran penting tidak hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti. Menurutnya, pengalaman Gregoritsch di level klub dan tim nasional Austria membantu rekan-rekannya. “Kami membebankan dua peran penting kepadanya: di lapangan dan di luar lapangan,” kata Baum.

Gregoritsch juga berencana merayakan pencapaiannya bersama seluruh tim dan staf. Ia berencana mendatangkan makanan khas Austria, Käsekrainer, sejenis sosis berisi keju yang populer di negaranya. “Salah satu teman terdekat saya adalah koki tim nasional Austria, dan kalian tahu betapa saya menyukai masakan Austria. Sepertinya sudah waktunya membawa Käsekrainer yang enak ke Augsburg,” tuturnya.

Dampak pada Klasemen

Hasil imbang ini membuat Augsburg gagal mempertahankan posisi puncak klasemen Bundesliga. Sebelumnya, mereka memuncaki tabel untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah memenangi dua laga pembuka. Dengan tambahan satu poin, Augsburg mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, menyamai rekor klub pada musim 2020/21, tetapi posisi teratas kini diambil alih SC Freiburg yang menang 5-0 atas Borussia Mönchengladbach.

Meski kehilangan puncak klasemen, Augsburg tetap tak terkalahkan. Leverkusen sendiri tampil sangat agresif sepanjang laga dengan total 29 tembakan dan 14 sepak pojok. Kiper Augsburg, Finn Dahmen, yang mencatat penampilan ke-100 di Bundesliga, berperan besar menahan gempuran tim tamu pada babak kedua.

Leverkusen yang dilatih Carles Martínez melakukan dua perubahan dari kemenangan 4-0 atas Union Berlin. Moussa Diaby tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak kembali pada hari batas transfer, sementara Kofane menjalani start pertamanya musim ini. Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi Leverkusen dalam persaingan di papan atas.

Bagi Augsburg, laga augsburg vs leverkusen memperlihatkan ketangguhan mereka di hadapan pendukung sendiri. Gregoritsch kini memimpin daftar top skorer sementara Bundesliga dengan tiga gol, bersama lima pemain lainnya. Rekor yang ia torehkan menjadi tonggak baru dalam sejarah klub yang belum pernah memiliki penyerang seproduktif dirinya di kompetisi tertinggi Jerman.

Ke depan, Augsburg perlu menjaga konsistensi agar tetap bersaing di papan atas. Sementara Leverkusen akan berusaha memanfaatkan kedalaman skuadnya untuk kembali ke jalur kemenangan. Perjalanan kedua tim pada pekan-pekan berikutnya akan menjadi indikator apakah hasil imbang ini menjadi titik balik atau sekadar catatan dalam persaingan panjang musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *