Cakrawala News – 16 September 2026 | Gelandang Portugal Ruben Neves menjadi penentu kemenangan Al Hilal atas Al Gharafa pada laga pertama fase liga Liga Champions Asia Elite. Bermain di Kingdom Arena, Riyadh, Selasa, Ruben Neves membuka keunggulan lewat eksekusi penalti pada menit 45+3, sebelum menyumbang assist untuk gol kedua Al Hilal.
Kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. Laga diwarnai dua kartu merah, satu untuk masing-masing tim, akibat insiden kekerasan antara Crysencio Summerville dari Al Hilal dan Ismael Bennacer dari Al Gharafa. Insiden itu terjadi sebelum Ruben Neves mencetak gol pembuka dari titik putih.
Meski bermain dengan sepuluh orang, Al Hilal tetap mampu mengendalikan pertandingan. Pada menit 72, Sergej Milinkovic-Savic memanfaatkan umpan Ruben Neves untuk menggandakan keunggulan tuan rumah. Al Gharafa hanya mampu memperkecil kedudukan pada menit 90+2 melalui Hassan Aladin.
Posisi di Klasemen dan Hasil Laga Lain
Dengan tambahan tiga poin, Al Hilal untuk sementara menempati peringkat ketiga klasemen grup. Posisi mereka berada di bawah Al Ain dari Uni Emirat Arab dan Esteghlal dari Iran, yang unggul selisih gol. Sementara itu, Al Gharafa harus puas berada di posisi ke-11.
Pada pertandingan lain di ronde pertama fase liga, Al Ain mencetak kemenangan besar atas Al Nassr, klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Joao Felix, dan Samu Costa. Bermain di Stadion Tahnoun Bin Mohamed, Uni Emirat Arab, Al Ain mendominasi pertandingan dengan kontribusi besar dari dua pemain Maroko, El Houssine Rahimi dan Soufiane Rahimi.
El Houssine, 24 tahun, mencetak dua gol pada menit 25 dan 63. Adiknya, Soufiane, 30 tahun, menambah gol ketiga pada menit 72 sebelum memberikan assist kepada Georgios Giakoumakis pada menit 85. Pemain sayap Portugal, Rafael Rodrigues, mantan pemain Benfica, tampil sebagai starter bagi Al Ain dan digantikan pada menit 69. Di kubu Al Nassr, Ronaldo dan Felix bermain penuh, sedangkan Samu Costa ditarik keluar pada menit 74.
Insiden Provokasi Suporter dan Hukuman Komite Disiplin
Nama Ruben Neves juga menjadi sorotan dalam pertandingan Saudi Pro League melawan Al Taawoun, Sabtu (12/9). Sebagian suporter tuan rumah meneriakkan nama mendiang Diogo Jota, rekan setim Neves di timnas Portugal, saat pemain itu bersiap mengambil tendangan bebas. Jota meninggal dunia bersama adiknya, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada Juli 2025.
Menanggapi provokasi tersebut, Ruben Neves merespons dengan tepuk tangan sarkastis dan mengacungkan jempol ke arah tribun, lalu menunjuk ke langit, matanya sendiri, dan kembali ke arah suporter. Usai laga, Neves menyampaikan tanggapannya saat melewati area mixed zone. “Saya hanya berharap mereka nanti tidak pergi berdoa setelah apa yang mereka lakukan,” kata Neves, dikutip dari ESPN.
Cristiano Ronaldo ikut mengecam tindakan suporter tersebut. Kapten Al Nassr itu meminta Saudi Pro League memberikan hukuman tegas, bahkan menyerukan agar pelaku dilarang masuk stadion seumur hidup.
Komite Disiplin dan Etika Federasi Sepak Bola Arab Saudi kemudian menjatuhkan sanksi kepada Al Taawoun. Klub didenda 100.000 riyal yang harus dibayarkan kepada federasi, serta diwajibkan memainkan dua laga kandang berturut-turut tanpa penonton. Hukuman itu diambil sebagai respons atas nyanyian ofensif sebagian suporter yang mengeksploitasi tragedi pribadi Ruben Neves.
Dukungan Suporter Al Hilal
Sebagai bentuk dukungan, suporter Al Hilal membentangkan spanduk besar bergambar nomor punggung 8 milik Ruben Neves saat laga melawan Al Gharafa dimulai. Aksi itu menjadi respons atas insiden di pertandingan kontra Al Taawoun, yang berakhir dengan kemenangan 6-0 untuk Al Hilal.
Ruben Neves membalas dukungan tersebut dengan cara terbaik. Setelah mencetak gol pembuka di laga kontinental itu, ia berlari ke arah tribun dan memberikan penghormatan khusus kepada para pendukung Al Hilal.
Kabar Keluarga
Di luar lapangan, Ruben Neves dan istrinya, Debora Lourenco, baru saja mengumumkan nama anak keempat mereka, Mattia. Pasangan itu membagikan momen tersebut melalui unggahan bersama di Instagram, menampilkan jersey mini Al Hilal dengan nama Mattia tergantung di lemari kamar bayi, disertai pesan singkat, “A tua espera” atau menantimu.
Nama Mattia melanjutkan tradisi keluarga dengan inisial huruf M, sama seperti tiga anak sebelumnya: Margarida (8), Martim (7), dan Mateo (5). Ruben Neves, 29 tahun, kini menjalani karier bersama Al Hilal di Arab Saudi dengan dukungan penuh dari keluarganya.
Kombinasi performa di lapangan dan sikapnya menghadapi provokasi menempatkan Ruben Neves sebagai salah satu figur penting di sepak bola Arab Saudi saat ini. Laga-laga berikutnya di Liga Champions Asia Elite dan Saudi Pro League akan menjadi ujian berikutnya bagi gelandang timnas Portugal tersebut.












