Cakrawala News – 16 Oktober 2026 | Petenis putri Indonesia Janice Tjen memastikan langkahnya ke babak 16 besar Wuhan Open 2026 setelah mengalahkan wakil Ukraina, Daria Snigur, dalam pertandingan babak kedua di Optics Valley International Tennis Center, Wuhan, China, Rabu (14/10/2026). Janice menang dua set langsung dengan skor 7-5, 6-3 dan menjadi satu-satunya petenis Indonesia yang tersisa di turnamen berlevel WTA 1000 tersebut.
Kemenangan atas Daria Snigur menjadi hasil positif kedua Janice di Wuhan. Pada babak pertama, petenis berusia 24 tahun itu juga menundukkan pemain kualifikasi asal Jepang, Aoi Ito, dengan skor 6-3, 6-1. Hasil ini memperpanjang perjalanan Janice di turnamen yang diikuti para petenis peringkat atas dunia itu.
Pertandingan melawan Daria Snigur berlangsung ketat pada set pertama. Janice sempat unggul 2-0, tetapi Snigur yang menempati peringkat 42 dunia membalikkan keadaan dan memimpin 3-2. Kedua pemain saling mengejar angka hingga kedudukan berubah menjadi 4-4, sebelum Snigur kembali memimpin 5-4 dan berpeluang menutup set pertama.
Dalam situasi tertekan, Janice mampu menjaga ketenangan. Ia mematahkan servis lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5, lalu memenangi dua gim berikutnya untuk menutup set pertama dengan skor 7-5. Keberhasilan membalikkan keadaan menjadi titik penting dalam pertandingan tersebut.
Memasuki set kedua, Janice kembali tampil agresif. Petenis peringkat 47 dunia itu langsung unggul 2-0. Snigur sempat memperkecil ketertinggalan dengan merebut gim ketiga, tetapi Janice segera mengendalikan permainan dan memperlebar keunggulan menjadi 4-1, kemudian 5-2, sebelum menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 6-3.
Menanti Lawan di Babak 16 Besar
Sejumlah laporan sempat mencatat nama Daria Snigur dengan ejaan berbeda, yakni Daria Singur. Namun, hasil pertandingan tetap menempatkan Janice Tjen sebagai pemenang dan mengantarkannya ke babak 16 besar Wuhan Open 2026.
Di babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung Kamis (15/10/2026) malam, Janice akan berhadapan dengan wakil Amerika Serikat peringkat 31 WTA, Ann Li. Pertemuan ini menjadi bentrokan perdana bagi kedua petenis di panggung sirkuit profesional.
Ann Li mengamankan posisi di 16 besar setelah membuat kejutan besar pada babak 32 besar, Rabu (14/10/2026). Ia menyingkirkan unggulan pertama sekaligus petenis peringkat kedua dunia, Aryna Sabalenka, melalui pertarungan tiga set yang ketat dengan skor akhir 3-6, 6-4, 7-6 (5).
Li membutuhkan waktu dua jam 27 menit untuk menaklukkan Sabalenka. Ia baru memastikan kemenangan pada kesempatan match point ke-10 setelah Sabalenka berulang kali menggagalkan peluangnya menutup pertandingan. Kemenangan atas Sabalenka tercatat sebagai kemenangan ketiga Li atas petenis 10 besar dunia sepanjang kariernya, sekaligus mengantarkannya ke babak 16 besar Wuhan Open untuk pertama kali.
Menjelang pertandingan, Ann Li memberikan pandangannya terkait gaya bertanding Janice. Menurutnya, keduanya pernah beberapa kali berlatih bersama sehingga pertandingan berpotensi berlangsung menarik karena saling mengenal gaya permainan.
“Seingat saya, kami pernah berlatih bersama beberapa kali. Dia pemain yang hebat. Dia juga suka bermain dengan variasi, jadi pertandingan nanti pasti akan sangat menarik. Secara fisik, kondisi saya cukup prima,” ujar Ann Li.
Bagi Janice, pencapaian di Wuhan Open 2026 mencatatkan penampilan keduanya di babak 16 besar turnamen level WTA 1000, setelah torehan serupa di Dubai Tennis Championships pada Februari 2026. Sementara itu, Ann Li mencatatkan penampilannya yang keempat pada putaran 16 besar turnamen kategori WTA 1000 sepanjang kariernya.
Peluang Sejarah bagi Kedua Petenis
Laga babak 16 besar ini sekaligus membuka kesempatan bersejarah bagi kedua pemain. Pemenang antara Janice Tjen dan Ann Li dipastikan akan menorehkan rekor pribadi baru dengan melaju ke babak perempat final turnamen WTA 1000 untuk kali pertama dalam karier tenis mereka.
Bagi Janice, melaju lebih jauh di Wuhan akan memperkuat posisinya sebagai petenis putri terbaik Indonesia saat ini. Sepanjang turnamen, ia menunjukkan kemampuan menghadapi lawan-lawan dengan peringkat lebih tinggi, termasuk saat mengatasi Daria Snigur yang berada di atasnya dalam peringkat dunia.
Di sisi lain, Ann Li datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Sabalenka. Kombinasi antara momentum Li dan konsistensi Janice menjadikan pertemuan kedua petenis sebagai salah satu laga yang layak dinantikan pada babak 16 besar.
Wuhan Open 2026 masih menyisakan sejumlah pertandingan penting bagi kedua petenis. Apa pun hasilnya, laga antara Janice Tjen dan Ann Li akan menentukan siapa yang pertama kali menembus perempat final WTA 1000, sekaligus menjadi penanda perkembangan karier salah satu dari mereka di panggung tenis putri dunia.










