Cakrawala News – 22 Oktober 2026 | Bek Timnas Indonesia Justin Hubner kembali menjadi sorotan setelah tampil penuh selama 90 menit bersama Fortuna Sittard dan memberikan pujian terbuka kepada pelatih John Herdman. Penampilan solidnya di Eredivisie sekaligus fleksibilitas peran yang ia tunjukkan membuka opsi baru bagi skuad Garuda, terutama menjelang agenda FIFA Matchday. Hubner tampil sebagai bek tengah saat Fortuna Sittard bermain imbang 2-2 melawan NEC Nijmegen di Goffertstadion, Senin (19/10/2026) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, pemain berusia muda itu mencatatkan 14 aksi pertahanan, termasuk delapan sapuan, tiga intersepsi, dua blok tembakan, dan satu tekel. Ia juga menorehkan 46 sentuhan bola serta empat kali pemulihan bola. Berbagai catatan statistik itu membuatnya mendapat rating yang cukup tinggi, dengan versi Sofascore mencatat 6,9 dan versi lain menyebut 7,1.
Dua gol Fortuna Sittard pada laga itu diborong Anthony Descotte, yang memastikan tim tuan rumah membawa pulang satu poin. Hasil imbang tersebut menjadi modal positif bagi Hubner yang kembali memperkuat lini belakang klubnya di kompetisi Liga Belanda.
Pujian untuk Herdman dan Sinyal Peran Baru
Selepas skuad Garuda memastikan satu tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner menyampaikan pujian terbuka kepada John Herdman. Momen tersebut menjadi penanda kedekatan pemain dengan pelatih asal Inggris itu, sekaligus menegaskan kepercayaan yang tumbuh di dalam tim.
Yang menarik, Hubner menunjukkan potensi ketika dimainkan bukan pada posisi aslinya. Meski biasanya beroperasi sebagai bek tengah, ia memperlihatkan kualitas saat ditempatkan sebagai bek kiri. Fleksibilitas ini dinilai layak dicoba Herdman, mengingat persaingan di sektor bek kiri Timnas Indonesia cukup ketat.
Sejumlah nama telah menghuni posisi tersebut, mulai dari Calvin Verdonk, Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Shayne Pattynama, hingga Dony Tri Pamungkas. Kehadiran Hubner sebagai opsi tambahan di sisi kiri pertahanan bisa memberi Herdman keleluasaan meracik strategi, terutama ketika tim menghadapi jadwal padat.
Rapor Pemain Abroad: Hubner Solid, Audero Menonjol
Penampilan Justin Hubner sejalan dengan rapor sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa pada periode 17 hingga 20 Oktober 2026. Ia menjadi salah satu dari empat pemain yang tampil penuh 90 menit, bersama Nathan Tjoe-A-On, Kevin Diks, dan Emil Audero.
Kevin Diks tampil penuh dan dipercaya sebagai kapten saat Borussia Monchengladbach menjamu Hoffenheim pada pekan kesembilan Bundesliga 2026/2027. Meski mencatatkan 88 sentuhan dan 12 aksi bertahan, Diks gagal menghindarkan Gladbach dari kekalahan 1-2 di Borussia-Park. Hasil itu memperpanjang tren negatif Gladbach yang masih terpuruk di dasar klasemen setelah menelan enam kekalahan beruntun.
Nasib berbeda dialami Dean James di Eredivisie. Tampil sebagai starter sebelum digantikan pada menit ke-65, bek kiri Timnas Indonesia itu tidak mampu membendung kekalahan Go Ahead Eagles 1-4 dari PEC Zwolle di MAC³PARK Stadion. Meski akurasi umpannya mencapai 97 persen, ia mendapat rating 5,7.
Sementara itu, Maarten Paes hanya duduk di bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menang 5-2 atas Groningen. Joey Pelupessy juga tidak dimainkan ketika Lommel SK kalah 1-4 dari St. Truiden di Piala Belgia, sedangkan Ole Romeny tidak masuk dalam skuad Fortuna Sittard.
Peta Persaingan dan Sorotan Media Thailand
Nama Justin Hubner turut mencuat dalam dinamika pasca-FIFA ASEAN Cup 2026. Pernyataan optimistisnya yang menyebut Timnas Indonesia sebagai raja sebenarnya di Asia Tenggara memicu reaksi media Thailand. Portal olahraga BallThai menerbitkan ulasan khusus berisi data dan statistik untuk membantah klaim tersebut.
BallThai menegaskan dominasi sejarah Thailand yang memegang rekor tujuh kali juara Piala AFF, yakni pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022. Sebagai pembanding, Vietnam dan Singapura baru mengoleksi empat gelar, sedangkan Malaysia memiliki satu trofi. Harian Daily News juga menyuarakan pandangan serupa, menegaskan status Thailand sebagai tim nomor satu ASEAN tetap tak tergoyahkan meski gagal meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Di sisi lain, Timnas Indonesia terus menghadirkan cerita baru di bawah John Herdman. Sorotan juga tertuju pada Taisei Marukawa, winger asal Jepang yang berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain Jepang pertama di skuad Garuda. Marukawa telah menorehkan jejak impresif sejak debut bersama Persebaya Surabaya dengan 17 gol dan 10 assist, lalu melanjutkan karier di PSIS Semarang dan Dewa United.
Setelah lima tahun berkarier di Indonesia, proses administrasi naturalisasi Marukawa disebut memasuki tahap akhir. Jika seluruh regulasi FIFA terpenuhi, ia berpotensi memperkuat Timnas Indonesia. Herdman disebut memberi sinyal positif dengan menempatkan Marukawa dalam kategori pemain yang dekat dengan kebutuhan tim, mengingat kreativitas, visi bermain, dan pemahamannya terhadap sepak bola Indonesia.
Bagi Justin Hubner sendiri, konsistensi performa di level klub menjadi kunci untuk terus dipercaya di skuad Garuda. Fleksibilitas posisi yang ia tunjukkan memberi Herdman alternatif taktis yang menarik, terutama saat kompetisi bergengsi menanti. Publik Tanah Air tentu menanti bagaimana peran baru bek tersebut diuji dalam laga-laga berikutnya, seiring persiapan tim menuju agenda FIFA Matchday.










