Cakrawala News – 18 Oktober 2026 | Juventus bersiap menghadapi laga penting melawan Lazio di Allianz Stadium pada pekan Serie A mendatang, dengan kabar positif datang dari kubu Francisco Conceição. Perselisihan antara pemain asal Portugal itu dan pelatih Luciano Spalletti yang terjadi saat melawan Celta Vigo di ajang Europa League disebut telah selesai, sehingga pemain tersebut dipastikan tetap tersedia untuk tampil.
Menurut laporan Corriere dello Sport, pesepak bola berusia 22 tahun itu telah menjelaskan sikapnya kepada pelatih maupun kepada direktur eksekutif klub, Giovanni Carnevali. Penjelasan tersebut membuat pihak Juventus memutuskan tidak menjatuhkan sanksi disipliner maupun memaksanya duduk di bangku cadangan. Dengan begitu, Conceição bisa langsung bersaing untuk masuk skuad saat menghadapi Lazio.
Kronologi Ketegangan di Celta Vigo
Insiden bermula pada pertandingan Kamis di Spanyol. Conceição ditarik keluar pada menit ke-64 dan reaksinya memancing perhatian. Ia dilaporkan memukul bangku cadangan, terlibat adu argumen dengan Martusciello, asisten Spalletti, lalu sempat masuk ke ruang ganti sebelum kembali ke lapangan.
Di zona wawancara setelah pertandingan, Conceição meremehkan kejadian tersebut dengan menyatakan bahwa ia tidak berdebat dengan siapa pun. Namun, Spalletti tidak membiarkan hal itu berlalu begitu saja di depan mikrofon. Pelatih tersebut menegaskan bahwa pemainnya sebaiknya lebih baik mengeluh pada dirinya sendiri, dan menekankan pentingnya menunjukkan karakter selama berada di lapangan, bukan setelah ditarik keluar.
Spalletti juga menyoroti peran pemain pengganti yang dinilai mampu mengubah jalannya pertandingan. Menurutnya, masih ada pemain kuat lain di bangku cadangan yang ketika masuk justru membalikkan keadaan. Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa keputusan taktiknya diambil demi kepentingan tim.
Dukungan dari Sang Ayah
Polemik ini turut mendapat tanggapan dari Sérgio Conceição, ayah sang pemain. Dalam komentarnya kepada Gazzetta dello Sport, ia menegaskan prinsip bahwa pelatih selalu benar. Jika Spalletti menilai pergantian itu yang terbaik, maka pasti ada alasannya. Meski demikian, ia juga meminta publik memahami frustrasi seorang pemain yang ingin memberikan lebih banyak kontribusi.
Sérgio menambahkan bahwa ia lebih memilih pemain yang memiliki kepribadian dan kesal ketika ditarik keluar, dibandingkan pemain yang tidak peduli. Ia menilai kejadian semacam itu normal dalam sepak bola, meski mungkin tidak indah dipandang, dan tidak perlu dibesar-besarkan.
Pentingnya Laga Kontra Lazio
Bagi Juventus, penyelesaian masalah internal ini menjadi modal penting menjelang pertemuan dengan Lazio. Laga tersebut dinilai krusial untuk mengembalikan tim ke jalur kemenangan di kompetisi domestik. Saat ini, tim berjuluk Bianconeri itu tertinggal delapan poin dari Inter yang memimpin klasemen Serie A.
Selain itu, pelatih Gattuso menghadapi tantangan tersendiri ketika timnya bertandang ke markas Juventus. Ia berupaya mematahkan tren buruk selama sembilan tahun tanpa kemenangan di kandang lawan tersebut. Gattuso disebut mengandalkan Noslin dan mengandalkan kekuatan seluruh skuad untuk mencoba membongkar pertahanan tuan rumah di semua sektor permainan.
Di sisi lain, Juventus dilaporkan tengah memantau pergerakan pasar transfer. La Gazzetta dello Sport menyebut nama Antonio Raimondo, penyerang muda milik Bologna yang sedang dipinjamkan ke Frosinone, masuk dalam radar klub. Raimondo menarik perhatian setelah mencetak tiga gol ke gawang Sassuolo, membawanya ke puncak daftar top skor Serie A dengan tujuh gol.
Klub dikabarkan mempertimbangkan untuk bergerak pada bursa transfer Januari, terutama jika terpaksa mendahului minat klub lain, termasuk dari Premier League. Frosinone sendiri berharap dapat mempertahankan pemain tersebut hingga akhir musim. Salah satu skenario yang mungkin adalah pembelian pada Januari dengan status pinjaman tetap di Frosinone sampai kompetisi berakhir.
Dengan persoalan internal yang mulai mereda dan persiapan menuju laga penting, Juventus kini dihadapkan pada dua hal sekaligus: menjaga fokus di lapangan dan merancang langkah di bursa transfer. Hasil melawan Lazio akan menjadi indikator seberapa solid tim menghadapi tekanan di awal musim ini.












