Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang, Bonus Rp100 Juta Menanti

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang, Bonus Rp100 Juta Menanti
Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang, Bonus Rp100 Juta Menanti

Cakrawala News – 22 September 2026 | Kalimantan Timur juara umum MTQ Nasional XXXI di Semarang setelah mengumpulkan 288 poin, unggul jauh dari tuan rumah Jawa Tengah yang meraih 208 poin. Gelar ini menjadi hattrick bagi Kaltim karena berhasil mempertahankan posisi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, setelah sebelumnya menang pada MTQ Nasional XXX 2024 di Kalimantan Timur.

Penetapan juara umum dibacakan Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI, Syibli Syarjaya, dalam acara penutupan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026). Keputusan tersebut dinyatakan final dan mengikat. Posisi ketiga ditempati DKI Jakarta dengan 129 poin, disusul Aceh dan Jawa Timur yang masing-masing mengumpulkan 99 poin.

Peringkat Sepuluh Besar

Sumatera Utara dan Jawa Barat berbagi posisi dengan 71 poin. Berikutnya Sumatera Selatan 55 poin, Banten 52 poin, Riau 35 poin, Nusa Tenggara Barat 33 poin, dan Sulawesi Selatan menempati posisi ke-10 dengan 31 poin. Peringkat ini merupakan akumulasi nilai dari seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menutup rangkaian MTQ Nasional XXXI yang berlangsung selama sembilan hari. Penutupan dihadiri sejumlah kepala daerah, para kafilah dari 37 provinsi, serta ribuan masyarakat. Nasaruddin juga menyerahkan trofi kepada perwakilan Kalimantan Timur.

Peluang Piala Permanen

Kemenangan di Semarang membuat Kaltim selangkah lagi mengamankan piala bergilir MTQ Nasional secara permanen. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan Kaltim harus kembali menjadi juara pada MTQ Nasional XXXII yang akan digelar di Jakarta pada 2027.

“Satu tahun lagi, apabila mampu dipertahankan maka piala bergilir ini berada permanen di Kaltim,” kata Nasaruddin saat penutupan MTQ Nasional XXXI.

Nasaruddin mengapresiasi pencapaian Kaltim sekaligus mengingatkan para juara agar tidak berhenti belajar setelah meraih prestasi. Dengan demikian, penyelenggaraan MTQ Nasional 2027 di Jakarta akan menjadi penentu bagi Kaltim untuk mendapatkan piala bergilir secara permanen apabila kembali meraih posisi juara umum.

Bonus Ratusan Juta untuk Kafilah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan bonus hingga Rp100 juta bagi kafilah berprestasi. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi tersebut sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah atas perjuangan para kafilah yang membawa Kaltim kembali meraih juara umum.

“Sebagai bentuk wujud penghargaan dan apresiasi, Pemprov Kaltim memberikan bonus sebesar Rp100 juta untuk juara pertama, Rp50 juta untuk juara kedua, serta Rp25 juta untuk juara ketiga,” ujar Sri Wahyuni saat menyambut kepulangan kafilah Kaltim di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Ahad (20/9/2026).

Menurut Sri, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para peserta sekaligus memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan dan prestasi di bidang tilawatil Qur’an.

Dari total 56 peserta Kaltim yang mengikuti MTQ Nasional XXXI, sebanyak 37 peserta berhasil menembus babak final. Capaian tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan Kaltim dalam mempertahankan prestasi pada ajang tahun ini.

Sri menegaskan keberhasilan para kafilah merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan peserta, pelatih, pembina, official, serta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Antusiasme dan Rekor MURI

Ketua Panitia MTQ Nasional XXXI, Taj Yasin Maimoen, mengatakan sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi mengikuti rangkaian perlombaan. Kompetisi berlangsung di 12 arena dengan mempertandingkan delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian musabaqah berjalan lancar dan tertib,” kata Taj Yasin dalam laporan penutupan.

Menurut Taj Yasin, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pelaksanaan Pawai Ta’aruf hingga berbagai rangkaian kegiatan MTQ. Salah satunya Mars MTQ yang tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan partisipasi 288.262 peserta secara hybrid.

Gelar juara umum ini menegaskan dominasi Kalimantan Timur dalam ajang MTQ Nasional dalam beberapa tahun terakhir. Namun tantangan terbesar masih menanti pada 2027 di Jakarta, ketika Kaltim berpeluang membawa pulang piala bergilir secara permanen jika mampu mempertahankan gelar untuk keempat kalinya.

Exit mobile version