Karim Adeyemi Tutup Kemenangan 4-2 Barcelona atas Levante, Blaugrana Kokoh di Puncak La Liga

Karim Adeyemi Tutup Kemenangan 4-2 Barcelona atas Levante, Blaugrana Kokoh di Puncak La Liga
Karim Adeyemi Tutup Kemenangan 4-2 Barcelona atas Levante, Blaugrana Kokoh di Puncak La Liga

Cakrawala News – 15 September 2026 | Gol Karim Adeyemi pada menit 93 menjadi penutup kemenangan dramatis Barcelona 4-2 atas Levante pada jornada kelima La Liga 2026/2027 di Valencia, Minggu (13/9/2026). Pemain asal Jerman itu menuntaskan serangan balik dengan melewati lini pertahanan Levante sebelum menaklukkan kiper, memastikan El Blaugrana pulang membawa tiga poin dan tetap kokoh di puncak klasemen dengan 15 poin dari lima laga.

Kemenangan tersebut menjaga catatan sempurna Barcelona di awal musim. Tim asuhan Hansi Flick menyapu bersih lima pertandingan pertama La Liga dan kini mengoleksi 21 gol, atau rata-rata 4,2 gol per laga. Hasil di Valencia juga memperpanjang tren positif mereka menjadi enam kemenangan beruntun di semua kompetisi setelah sebelumnya menundukkan Feyenoord 5-1 di Liga Champions.

Jalannya Pertandingan

Bermain sebagai tim tamu tidak menghalangi Barcelona untuk tampil agresif sejak menit awal. Xavi Espart membuka keunggulan pada menit kelima lewat tendangan melengkung dari tepi kotak penalti setelah rangkaian umpan cepat menembus pertahanan Levante. Gol tersebut menjadi gol senior pertama bagi pemain berusia 19 tahun itu.

Lamine Yamal menggandakan keunggulan pada menit 19. Pemain muda Spanyol itu menyelesaikan umpan Raphinha, yang sebelumnya mengontrol bola terobosan Fermin Lopez dengan baik sebelum mengirim umpan ke depan gawang. Barcelona tampak mengendalikan permainan, tetapi Levante perlahan bangkit dan mulai mengancam setelah jeda.

Yamal kembali memperlebar jarak pada menit 46 melalui titik penalti setelah dilanggar Aissa Mandi. Gol itu melengkapi brace ketiganya di La Liga musim ini. Namun tuan rumah menolak menyerah. Ivan Romero memanfaatkan kesalahan Espart pada menit 79, sebelum Roger Brugue memperkecil ketertinggalan sembilan menit kemudian lewat aksi individu.

Saat Levante menekan untuk mencari gol penyeimbang, Karim Adeyemi akhirnya menenangkan Barcelona pada masa tambahan waktu. Pemain yang didatangkan untuk memperkuat lini serang itu menusuk ke dalam kotak penalti dan menyelesaikan peluang dengan tenang pada menit 93, memastikan skor akhir 4-2.

Tanpa Nomor 9 Murni, Produktivitas Tetap Terjaga

Menariknya, produktivitas Barcelona musim ini hadir ketika Flick tidak memiliki penyerang tengah murni dalam skuadnya. Robert Lewandowski meninggalkan klub pada musim panas 2026 untuk bergabung dengan Chicago Fire di Major League Soccer setelah empat tahun dan 120 gol bersama Blaugrana. Kepergian pemain asal Polandia itu ternyata tidak membuat lini depan kehilangan ketajaman.

Beban mencetak gol justru tersebar ke beberapa pemain. Raphinha dan Lamine Yamal sama-sama mengoleksi enam gol di La Liga, disusul Fermin Lopez dengan empat gol. Tiga pemain itu sudah menyumbang 16 dari 21 gol Barcelona di liga. Sementara itu, Karim Adeyemi telah menyumbangkan tiga gol dan satu assist, melengkapi kontribusi lini serang bersama Anthony Gordon yang mencatat empat assist.

Secara keseluruhan, lima pemain tersebut menghasilkan total 26 kontribusi gol dalam enam pertandingan. Sebaran angka itu memperlihatkan Barcelona tidak memiliki satu jalur tunggal untuk menciptakan ancaman di area pertahanan lawan, sehingga tim lawan harus mengantisipasi lebih banyak pemain.

Peringatan Gordon untuk Para Rival

Winger asal Inggris, Anthony Gordon, menilai kekuatan utama Barcelona bukan hanya terletak pada satu atau dua pemain. Menurutnya, Blaugrana punya karakter pemain yang berbeda-beda sehingga bisa menemukan cara untuk membongkar pertahanan lawan dalam berbagai situasi.

“Saya sangat senang, kami tahu apa yang mampu kami lakukan. Saya pikir akan sangat sulit untuk mencegah kami mencetak gol,” kata Gordon kepada media klub, seperti dikutip Goal.

Gordon menambahkan bahwa kualitas utama tim ini adalah kemampuan menemukan solusi dalam setiap situasi pertandingan. Ia menyebut kedalaman skuad menjadi senjata penting musim ini, terutama setelah Barcelona kehilangan sejumlah pemain seperti Ferran Torres, Marcus Rashford, dan Robert Lewandowski.

Perbandingan dengan Rekor Real Madrid

Produktivitas Barcelona mulai dikaitkan dengan rekor gol La Liga yang masih dipegang Real Madrid. Klub asal ibu kota itu mencetak 121 gol dalam 38 pertandingan pada musim 2011/2012, sebuah catatan yang hingga kini belum terpecahkan.

Jalan Barcelona sejauh ini memang impresif. Setelah menundukkan Elche 5-0, Athletic Club 2-0, Rayo Vallecano 5-2, dan Valencia 5-0, mereka kembali menang 4-2 atas Levante pada pertandingan kelima. Jika ditambah kemenangan 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions, Barcelona sudah mengoleksi 26 gol hanya dalam enam pertandingan.

Di pertandingan lain, Atletico Madrid kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Real Sociedad 3-0. Seluruh gol Atletico lahir dalam tujuh menit terakhir, melalui penalti Alejandro Grimaldo pada menit 84, gol Jonathan David, dan Giuliano Simeone pada menit kelima injury time. Hasil itu mengakhiri dua kekalahan beruntun Atletico. Sementara itu, Malaga bermain imbang 1-1 dengan Celta Vigo, dan Deportivo La Coruna juga berbagi poin dengan Getafe dengan skor yang sama.

Bagi Barcelona, kemenangan di Valencia menegaskan bahwa ketergantungan pada satu pencetak gol utama tidak lagi menjadi persoalan. Dengan 15 poin dari lima laga, mereka menjaga jarak tiga poin dari Real Madrid di puncak klasemen. Konsistensi lini serang yang tersebar merata, termasuk kontribusi Karim Adeyemi dari bangku cadangan, akan menjadi faktor penting ketika jadwal padat dan laga-laga berat mulai datang.

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah apakah Barcelona mampu mempertahankan efektivitas tanpa nomor 9 murni sepanjang musim, serta bagaimana Flick mengelola rotasi di lini depan. Jika tren ini berlanjut, pembicaraan soal rekor gol Real Madrid yang bertahan lebih dari satu dekade bisa menjadi topik yang semakin relevan dalam beberapa bulan ke depan.

Exit mobile version