Cakrawala News – 23 September 2026 | Kebakaran pasar mobil Kemayoran, sparepart mobil mewah ikut terbakar dalam insiden yang melanda kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (21/9/2026) malam. Api yang muncul sekitar pukul 19.30 WIB itu menghanguskan sejumlah kios yang menjual sparepart, aksesori, hingga audio mobil. Sejumlah barang bernilai tinggi, termasuk onderdil untuk mobil mewah, turut menjadi korban kobaran api.
Informasi mengenai titik api pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 19.35 WIB. Berdasarkan laporan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, objek yang terbakar adalah bengkel mobil di Jalan Pasar Mobil Kemayoran Gate V, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran.
Petugas dari sektor Kemayoran tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dan langsung memulai upaya pemadaman satu menit kemudian, yakni pukul 19.41 WIB. Api berhasil dilokalisir pada pukul 20.15 WIB sebelum proses pendinginan dimulai pukul 20.31 WIB. Operasi pemadaman dan penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 21.00 WIB.
Jumlah Kios dan Unit Damkar yang Dikerahkan
Jumlah kios yang terdampak berbeda-beda dalam laporan sejumlah pihak. Pantauan di lokasi pada Selasa (22/9/2026) pagi menunjukkan empat kios hangus terbakar dan telah dipasangi garis polisi. Sementara itu, laporan lain menyebut tiga kios di area pasar hangus dilalap api. Perbedaan angka ini masih menjadi catatan tersendiri di lapangan.
Untuk penanganan, laporan mengenai jumlah unit pemadam yang dikerahkan juga bervariasi. Satu laporan menyebut 17 unit mobil pemadam kebakaran dengan 65 personel dikerahkan. Laporan lain menyebut 22 unit mobil pemadam beserta 88 personel diterjunkan ke lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi yang merinci perbedaan data tersebut.
Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial sempat memperlihatkan kobaran api menyala di area lokasi kejadian, sementara para petugas damkar berupaya keras memadamkannya. Insiden ini pun ramai diperbincangkan warganet.
Kesaksian Pekerja soal Detik-detik Api Membesar
Seorang pekerja di sekitar lokasi, Nas (18), mengaku awalnya melihat kepulan asap dari salah satu kios. Ia menyebut api kemudian membesar dengan cepat saat dirinya hendak mendekat ke sumber asap.
“Nah, sudah selesai kerja, saya lihat asap tebal. Saya samperin, nggak lama selang langsung itu api langsung menyambar gede,” kata Nas.
Nas mengatakan api muncul sekitar pukul 19.30 WIB pada Senin (21/9). Menurutnya, api berasal dari kios bengkel mobil dan menyebar ke kios sparepart, aksesori, hingga kios audio mobil.
Ia juga mengaku mendengar suara ledakan dari salah satu kios yang terbakar. Nas menduga ledakan itu berasal dari ban mobil yang mudah terbakar.
“Iya, ada ledak-ledakan. Pas dibuka rolling door-nya dipaksa, ada ban, nah ban langsung meledak. Soalnya, itu di bengkel barangnya barang gampang terbakar semua, banyak, kayak oli,” katanya.
Menurut Nas, dirinya kemudian memberi tahu satpam soal kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran datang tak lama setelah laporan diterima.
Sparepart Mobil Mewah Bernilai Miliaran Rupiah
Ali (53), warga Sunter yang sudah sekitar tujuh tahun menjadi pelanggan di Pasar Mobil Kemayoran, datang ke lokasi pada Selasa (22/9) pagi untuk melihat kondisi toko-toko yang terbakar. Ia menyebut sejumlah sparepart di dalam kios memiliki harga mahal.
“Sparepart, ini ke sana tuh sparepart. Toyota kalau enggak salah mah ya. Mahal-mahal, ini mah udah ember-emberan (miliar) ini, Bang,” kata Ali.
Menurut Ali, sebagian barang di dalam kios masih terlihat berserakan setelah kebakaran. Ia juga melihat sejumlah oli berada di lokasi. Ali menyebut kawasan tersebut memang banyak digunakan untuk menyimpan onderdil dan kebutuhan perbaikan mobil, termasuk barang-barang seperti oli dan tiner yang mudah terbakar.
Warga lainnya, Andi (43), menyebut toko yang terdampak kebakaran menjual aksesori dan sparepart. Menurut dia, sparepart yang dijual di kawasan tersebut memiliki nilai tinggi, termasuk untuk mobil-mobil mewah.
“Kalau sparepart M (miliar) ini mah. Ratusan juta. Mahal-mahal semua. Sparepart yang mobil mewah,” ujar Andi.
Andi mengatakan terdapat tiga pemilik usaha pada deretan kios yang terdampak. Hal ini menunjukkan bahwa kerugian tidak hanya dialami satu pihak, melainkan beberapa pelaku usaha sekaligus.
Penyebab Kebakaran Masih Simpang Siur
Terkait penyebab, sejumlah laporan menyebut kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api kemudian membesar dan melalap bangunan kios di area pasar. Namun, laporan lain menyatakan belum ada informasi resmi mengenai penyebab maupun kronologi terjadinya kebakaran.
Perbedaan informasi ini membuat penyebab pasti insiden belum dapat dipastikan. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi yang menegaskan sumber api, sehingga dugaan korsleting listrik masih bersifat sementara.
Kawasan Pasar Mobil Kemayoran sendiri dikenal sebagai pusat perdagangan onderdil, aksesori, dan jasa perbaikan mobil. Banyak pelanggan datang dari berbagai wilayah, termasuk luar Jakarta, karena kelengkapan barang yang dijual. Karena itu, kejadian ini berpotensi berdampak pada aktivitas jual beli dan perbaikan kendaraan dalam beberapa waktu ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan masih berlangsung di lokasi. Belum ada laporan resmi mengenai total kerugian materiil maupun ada tidaknya korban jiwa. Sejumlah kios yang terbakar telah dipasangi police line untuk kepentingan penyelidikan.
Masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan tersebut, menantikan penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kebakaran. Kejelasan ini penting tidak hanya untuk menentukan langkah hukum, tetapi juga untuk mencegah insiden serupa terulang di kawasan perdagangan yang menyimpan banyak barang mudah terbakar.
