Cakrawala News – 20 Oktober 2026 | Keputusan wasit pertandingan Barcelona vs Real Betis memicu kontroversi setelah kemenangan telak 5-2 Barcelona di La Cartuja pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Pelatih Real Betis Manuel Pellegrini tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya dan memengaruhi jalannya pertandingan.
Kekalahan tersebut juga mengakhiri catatan Betis yang belum pernah kalah di kandang musim ini. Padahal, tim tuan rumah sempat menjaga pertandingan tetap ketat sebelum insiden kartu merah membuat situasi semakin sulit.
Gol Spektakuler Lo Celso Dianulir VAR
Salah satu keputusan yang paling membuat Pellegrini kecewa adalah dianulirnya gol Giovani Lo Celso menjelang jeda babak pertama. Tendangan voli spektakuler Lo Celso dari luar kotak penalti sempat membuat skor menjadi 2-2, seolah mengembalikan Betis ke dalam pertandingan setelah Barcelona unggul melalui Lamine Yamal dan Rodri, sementara Valentín Gómez sempat mencetak gol penyama kedudukan.
Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR yang cukup panjang. Pemain Real Betis Cucho Hernández dianggap melakukan handball dalam proses terjadinya gol. Keputusan wasit pertandingan Barcelona vs Real Betis memicu kontroversi karena Pellegrini menilai Cucho tak melakukan pelanggaran.
Menurut Pellegrini, Hernández mengontrol bola menggunakan dada dan tangannya terkena bola setelah mendapat dorongan dari pemain Barcelona. Ia menegaskan bahwa gol tersebut tidak seharusnya dianulir karena handball yang terjadi tidak disengaja.
Kartu Merah Facundo Bernal dan Bentrok dengan Lamine Yamal
Kontroversi lain muncul dari kartu merah yang diterima gelandang Real Betis Facundo Bernal pada menit ke-54. Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea mencatat pelanggaran berat yang dilakukan Bernal. Insiden ini bermula ketika kiper Alvaro Valles menarik Fermin Lopez yang terjatuh. Lamine Yamal kemudian masuk untuk membela rekan setimnya, namun mendapat serangan fisik dari Bernal, yang mencengkeram leher Yamal dan menyundulkan kepalanya ke wajah pemain lawan.
Tindakan ceroboh Bernal membuat Real Betis harus bermain dengan sepuluh orang hingga akhir laga. Berdasarkan aturan disiplin pertandingan, Bernal terancam hukuman larangan bertanding antara empat hingga 12 laga. Media Spanyol melaporkan bahwa sanksi minimal empat pertandingan hampir pasti akan dijatuhkan kepada pemain bernomor punggung enam tersebut.
Bernal kemudian menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada tim serta para pendukung. Ia mengaku tidak terbiasa bereaksi seperti itu dan seharusnya bisa mengendalikan diri, serta menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
Pellegrini Soroti Provokasi Sebelum Insiden
Pellegrini mempertanyakan kartu merah yang diterima Bernal. Ia menilai ada dorongan dan provokasi dari Lamine Yamal sebelum insiden terjadi. Menurutnya, rangkaian keputusan wasit tersebut tidak dapat dipahami dan dijelaskan.
“Perasaan tak berdaya. Skor akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Ada serangkaian keputusan yang tidak dapat dipahami dan dijelaskan. Kami bermain dengan 10 pemain dan gol kami dianulir… Itu tidak masuk akal,” kata Pellegrini kepada DAZN.
Pernyataan keras Pellegrini berpotensi memicu penyelidikan dari komite disiplin atas dugaan pelanggaran etika selama wawancara pascamatch. Hasil dari penyelidikan ini akan menentukan apakah Pellegrini juga akan menerima hukuman larangan mendampingi tim dalam laga mendatang.
Dampak bagi Kedua Tim
Keputusan wasit pertandingan Barcelona vs Real Betis memicu kontroversi yang tidak hanya berdampak pada hasil akhir, tetapi juga pada situasi kedua tim ke depan. Barcelona meraih poin penuh di markas Real Betis dalam lanjutan LaLiga, sementara Betis harus kehilangan Bernal untuk beberapa pertandingan akibat kartu merah.
Bagi Betis, kekalahan ini menjadi pukulan ganda. Selain kehilangan tiga poin, mereka harus kehilangan gelandang andalannya dan berpotensi kehilangan pelatihnya di laga mendatang jika komite disiplin menjatuhkan sanksi. Posisi Betis pun semakin terdesak setelah laga panas tersebut.
Di sisi lain, kemenangan Barcelona tetap diwarnai sorotan karena sejumlah keputusan wasit yang dinilai kontroversial. Gol Rodri dan penampilan Lamine Yamal menjadi catatan positif bagi pasukan Hansi Flick, tetapi jalannya pertandingan tidak lepas dari perdebatan.
Hingga kini, pihak Real Betis masih menantikan perkembangan terkait potensi sanksi bagi Pellegrini dan hukuman disiplin untuk Bernal. Sementara itu, keputusan wasit pertandingan Barcelona vs Real Betis memicu kontroversi yang akan terus menjadi perbincangan selama proses evaluasi oleh otoritas liga berlangsung. Publik menanti apakah ada klarifikasi resmi dari pihak wasit maupun federasi terkait rangkaian insiden di La Cartuja.
