Laga Indonesia-Malaysia Diprediksi 60 Ribu Penonton, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat

Laga Indonesia-Malaysia Diprediksi 60 Ribu Penonton, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
Laga Indonesia-Malaysia Diprediksi 60 Ribu Penonton, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat

Cakrawala News – 27 September 2026 | Laga Indonesia-Malaysia diprediksi 60 ribu penonton, polisi siapkan pengamanan jelang pertandingan kedua Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin malam, 28 September 2026. Polda Metro Jaya memastikan bakal memperketat pengamanan, baik terhadap pemain maupun suporter kedua negara, seiring tingginya animo masyarakat yang ingin menyaksikan laga tersebut secara langsung.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengatakan pengamanan akan dilakukan sejak kedatangan hingga kepulangan penonton dan tim. Menurut dia, tiket pertandingan Indonesia melawan Malaysia sudah hampir terjual seluruhnya.

“Pertandingan hari Senin, Indonesia melawan Malaysia, informasi saat ini tiket sudah hampir terjual semua ya. Hampir lebih kurang nanti bisa mencapai dengan 60.000 penonton yang akan hadir,” kata Budi usai laga Indonesia vs Singapura di SUGBK, Jakarta, Jumat, 25 September 2026.

Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan laga pertama Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam, 25 September 2026, yang dihadiri sekitar 38.702 penonton. Data itu disampaikan Budi seusai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk skuad Garuda.

600 Suporter Malaysia Terdata, Jumlah Bisa Bertambah

Perhatian khusus diberikan kepolisian terhadap kehadiran suporter Malaysia. Budi menyebut sekitar 600 suporter Harimau Malaya telah terdata akan menyaksikan langsung pertandingan di SUGBK. Jumlah itu, kata dia, masih mungkin bertambah secara situasional.

“Informasi terkini ada sekitar 600 yang sudah terdata. Tapi itu bisa juga nanti situasional bisa meningkat,” jelas Budi.

Menurut Budi, pola dan jumlah personel pengamanan akan disesuaikan dengan hasil pemetaan intelijen serta situasi menjelang pertandingan. Jika diperlukan, jumlah petugas maupun penempatan pengamanan di sejumlah titik akan ditambah. Ia menegaskan pengamanan ketat tidak hanya menyasar suporter, tetapi juga para pemain dari kedua tim.

“Ya. Pasti dilakukan pengamanan yang ketat terhadap para pemain termasuk suporter,” ucapnya.

Selain pengamanan fisik, kepolisian menyiapkan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan mobilitas penonton dan pemain berjalan lancar. Budi menyatakan pihaknya akan memberi imbauan lalu lintas agar kedatangan maupun kepulangan penonton dan pemain dapat diatur dengan baik.

Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Polda Metro Jaya sebelumnya menerapkan rekayasa lalu lintas situasional di kawasan SUGBK pada laga Indonesia melawan Singapura. Petugas mengalihkan arus kendaraan di beberapa titik tertentu guna mengantisipasi kepadatan selama pertandingan berlangsung.

Budi menjelaskan rekayasa lalu lintas tidak dilakukan serta-merta. Petugas akan melihat kondisi arus kendaraan di lapangan terlebih dahulu. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas dan memperhatikan informasi lalu lintas terkini.

Apabila Jalan Gerbang Pemuda mulai tersendat, laju kendaraan dari arah Semanggi menuju kawasan SUGBK akan diluruskan melintas ke Slipi. Arus dari arah Senayan City juga bakal diarahkan menuju Pintu 1 Senayan saat koridor Jalan Asia Afrika mengalami kepadatan. Sementara antrean di Gatot Subroto dialihkan melalui Semanggi ataupun Slipi-Petamburan.

Selain mengatur rute alternatif, aparat keamanan menyediakan sepuluh kantong parkir resmi untuk mengantisipasi kedatangan suporter. Fasilitas penitipan kendaraan itu tersebar di Parkir TVRI, Kemenpora, GBK Arena, Cekungan Pintu 1, Senayan Park, Lapangan ABC GBK, Parkir Aquatik, Jalan APEC, Parkir Timur, hingga Plaza Tenggara.

Total daya tampung sepuluh kantong parkir resmi tersebut sebanyak 2.124 sepeda motor, 2.020 mobil, dan 150 bus. Skema ini disiapkan agar sirkulasi kendaraan di seputaran Senayan tetap berjalan normal selama tidak terjadi penumpukan volume kendaraan.

Antusiasme Tinggi, PSSI Sambut Kedatangan Presiden FIFA

Tingginya animo penonton pada laga Indonesia-Malaysia sejalan dengan bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen mayor pertama FIFA yang digelar di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.

Ketua PSSI, Erick Thohir, mengatakan Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan datang ke Indonesia pada awal Oktober 2026. Infantino akan berada di Jakarta pada 4-5 Oktober 2026.

“Rencananya, Presiden Gianni akan bertemu Bapak Presiden Prabowo Subianto pada 4 Oktober 2026,” ujar Erick Thohir.

Sehari berselang, Infantino dijadwalkan menghadiri partai final Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di SUGBK pada 5 Oktober 2026. Menurut Erick, pertemuan itu juga mengundang beberapa ketua federasi ASEAN dan Asia lainnya sekaligus menandai penutupan turnamen.

Kehadiran Infantino melanjutkan keterlibatan FIFA dalam penyelenggaraan turnamen tersebut di Indonesia. Sebelumnya, upacara pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK pada 25 September 2026 turut dihadiri Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom.

Grafstrom mengapresiasi kerja PSSI dalam mempersiapkan penyelenggaraan turnamen. Ia juga menyoroti antusiasme suporter Indonesia yang hadir di SUGBK.

“Waktunya memang singkat, tetapi saya sangat menantikan pertandingan hari ini, yang mudah-mudahan akan disaksikan lebih dari 50.000 orang. Hal itu benar-benar menunjukkan antusiasme Indonesia terhadap sepak bola,” ucap Grafstrom.

Setelah pertandingan Indonesia melawan Singapura berakhir, kepolisian mengimbau seluruh penonton menjaga ketertiban selama meninggalkan kawasan SUGBK. Budi meminta suporter memperhatikan barang bawaan serta mengikuti arahan petugas terkait jalur dan pintu keluar stadion.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyelenggara, petugas pengamanan, hingga steward yang membantu kelancaran pertandingan.

Dengan prediksi 60 ribu penonton, laga Indonesia-Malaysia menjadi ujian tersendiri bagi pengamanan dan pengaturan mobilitas di kawasan Senayan. Kepolisian memastikan pola pengamanan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan hingga pertandingan berakhir. Masyarakat yang hadir diimbau mematuhi arahan petugas dan memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan menuju maupun meninggalkan stadion berjalan lancar.

Exit mobile version