Langkah Tak Biasa Shin Tae-yong, Rizky Ridho Kini Punya Tugas Baru di Persija Jakarta

Langkah Tak Biasa Shin Tae-yong, Rizky Ridho Kini Punya Tugas Baru di Persija Jakarta
Langkah Tak Biasa Shin Tae-yong, Rizky Ridho Kini Punya Tugas Baru di Persija Jakarta

Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Langkah tak biasa Shin Tae Yong, Rizky Ridho kini punya tugas baru di Persija Jakarta. Kapten Macan Kemayoran itu tidak lagi hanya menjadi tumpuan di jantung pertahanan, tetapi juga dipercaya mengisi sektor tengah mengikuti kebutuhan taktik pelatih asal Korea Selatan tersebut pada BRI Super League 2026/2027. Perubahan peran ini berjalan seiring penyesuaian formasi yang diterapkan Persija sepanjang musim.

Pada awal kompetisi, Ridho beroperasi dalam skema tiga bek bersama Radovan Pankov dan Denis Kolinger. Kini, setelah tim beralih menggunakan empat pemain di lini belakang, tugas pemain berusia 24 tahun itu ikut mengalami perubahan. Ia tetap bisa kembali ke barisan pertahanan untuk menjaga keseimbangan, namun juga mampu naik ke lini tengah ketika Persija membutuhkan tambahan pemain dalam menguasai bola dan membangun serangan dari bawah.

Pergerakan antarlini tersebut memberi Persija lebih banyak pilihan dalam mengatur permainan. Dengan kemampuan beradaptasi yang dimiliki Ridho, struktur tim dapat berubah mengikuti situasi di lapangan tanpa harus selalu melakukan pergantian pemain.

Alasan Shin Tae-yong Memercayakan Peran Ganda

Shin Tae-yong menilai kemampuan multiposisi Ridho sebagai salah satu keunggulan yang bisa diandalkan. Karakter itu dimanfaatkan untuk menyesuaikan pendekatan permainan Macan Kemayoran terhadap situasi pertandingan.

“Terkait Ridho, yang saya nilai adalah karena dia adalah pemain serba bisa di lini pertahanan. Di mana pun dia bisa mengeluarkan kemampuan yang dimilikinya dan memberikan yang terbaik di bagian yang bisa dia lakukan,” ujar Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan bahwa Ridho terkadang bisa menjadi stopper dan terkadang menjadi pemain bertahan. Menurut Shin, ia sangat menghargai kemampuan individu yang tinggi sehingga menggunakan dan mengandalkan cara tersebut agar selalu bisa disesuaikan dengan kebutuhan seluruh tim.

Tugas baru ini membuat Ridho perlu memahami lebih dari satu tanggung jawab selama pertandingan. Mulai dari membaca pergerakan lawan dan menjaga posisi, hingga memastikan sirkulasi bola tetap lancar saat ia ditempatkan di area tengah.

Ridho Siap Jalankan Instruksi dan Belajar dari Gelandang Eropa

Ridho menegaskan siap menjalankan instruksi yang diberikan Shin Tae-yong. Ia juga berinisiatif mempelajari karakter permainan gelandang Eropa sebagai bagian dari proses adaptasinya.

“Saya tentunya mau ditempatkan di mana pun. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan permainan yang bagus dan sesuai dengan plan beliau. Tentunya ketika saya ditunjuk bermain sebagai gelandang, saya pelajari juga cara main gelandang di Eropa, bagaimana cara bermainnya agar sesuai dengan beliau. Jadi, mau bagaimana pun, kalau saya tidak mau, kan, saya tidak main. Jadi, ya harus mau,” ucap Ridho.

Fleksibilitas ini menjadi salah satu alasan langkah tak biasa Shin Tae Yong, Rizky Ridho kini punya tugas baru di Persija Jakarta mendapat perhatian. Ridho tak sekadar menjadi bek tengah, tetapi juga menjadi opsi tambahan di lini tengah ketika tim memerlukan penguasaan bola lebih banyak.

Mentalitas di Ruang Ganti dan Kemenangan atas Persik

Peran baru Ridho berjalan beriringan dengan kontribusinya di lapangan. Pada laga pekan ketujuh melawan Persik Kediri di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026) malam, Persija tertinggal lebih dulu setelah Imanol Garcia mencetak gol pada menit ke-10 memanfaatkan kegagalan tuan rumah mengantisipasi sepak pojok.

Situasi berubah total setelah turun minum. Persija meningkatkan tekanan dan mencetak dua gol dalam kurun waktu lima menit. Denis Kolinger menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-64 melalui sundulan yang meneruskan tendangan bebas Rayhan Hannan. Lima menit berselang, Ridho mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan kaki kanan setelah menerima umpan lambung Kolinger, sekaligus memastikan Persija berbalik unggul 2-1.

Ridho menyebut instruksi Shin Tae-yong di ruang ganti menjadi dorongan bagi tim untuk tampil lebih maksimal pada babak kedua. Menurut dia, pesan pelatih tidak hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas agar Persija tidak kehilangan muka di kandang sendiri.

“Kami tahu kami bermain di kandang. Kami juga tidak ingin kalah di hadapan suporter sendiri. Di ruang ganti, Coach (Shin Tae-yong) memberikan instruksi agar kami tidak sampai kalah di kandang. Jadi, kami harus bekerja lebih keras lagi,” kata Ridho.

Meski mengamankan kemenangan, Ridho menyampaikan permohonan maaf kepada Jakmania karena kondisi lapangan JIS dinilainya menghambat kedua tim menampilkan permainan terbaik. Ia juga memberikan respek kepada Persik Kediri yang dinilainya memiliki kualitas permainan kombinasi yang bagus.

Yang Perlu Diperhatikan ke Depan

Keputusan memperluas fungsi Ridho menunjukkan bagaimana Shin Tae-yong berupaya memaksimalkan kemampuan individu untuk mendukung kebutuhan kolektif tim. Bagi Persija, fleksibilitas sang kapten memberi opsi mengubah struktur permainan tanpa selalu melakukan pergantian pemain, sebuah hal yang berguna ketika pertandingan menuntut penyesuaian cepat.

Ke depan, menarik untuk melihat seberapa sering Ridho dimainkan di lini tengah dan bagaimana ia menyeimbangkan tanggung jawab sebagai bek serta pengatur sirkulasi bola. Hasil 2-1 atas Persik Kediri menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga tren positif, sekaligus ujian bagi adaptasi peran baru sang kapten di kompetisi yang masih panjang.

Exit mobile version