Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Trent Alexander-Arnold dilaporkan belum memiliki rencana untuk kembali ke Liverpool dalam waktu dekat, meski situasinya di Real Madrid kian sulit. Bek kanan berusia 28 tahun itu kini berjuang memperebutkan tempat di skuad asuhan Jose Mourinho, dan rumor mengenai kemungkinan kepulangannya ke Anfield justru dibantah oleh sejumlah laporan terbaru.
Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool pada Juni 2025 setelah 20 tahun berada di klub masa kecilnya. Ia menerima pinangan Real Madrid dengan nilai transfer sekitar 10 juta poundsterling sebelum kontraknya bersama The Reds berakhir. Kepergiannya disebut diwarnai perselisihan, dan sejak itu ia belum mampu membuktikan kemampuannya bersama raksasa Spanyol tersebut.
Terpinggirkan di Real Madrid
Kesulitan Alexander-Arnold di Madrid tercermin dari minimnya menit bermain. Ia hanya memulai empat pertandingan musim ini dan kini disebut turun menjadi pilihan ketiga di posisi bek kanan, di belakang Fede Valverde dan Denzel Dumfries. Bahkan dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Barcelona di El Clasico, ia hanya bermain pada masa tambahan waktu.
Menurut laporan, situasi tersebut memicu spekulasi mengenai masa depannya, termasuk kemungkinan pindah klub pada bursa musim dingin. Liverpool sempat disebut sebagai salah satu tujuan, terutama karena The Reds dikabarkan menghadapi persoalan di sektor bek kanan setelah Jeremie Frimpong dinilai kurang meyakinkan dan posisinya mulai dipercayakan kepada Ronald Araujo, yang sejatinya berposisi sebagai bek tengah.
Namun, laporan Football Insider menegaskan Liverpool tidak memiliki rencana untuk merekrut kembali Alexander-Arnold dalam waktu dekat. The Reds disebut tidak membutuhkan mantan pemain akademinya itu pada tahun depan, dan namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang sedang dipertimbangkan.
Carragher Sebut Kepulangan sebagai Solusi
Legenda Liverpool Jamie Carragher angkat bicara mengenai situasi tersebut. Dalam podcast The Overlap, ia mempertanyakan keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Anfield dan menyebut kepulangan sebagai jalan keluar yang masuk akal.
Saya akan memulangkannya. Saya rasa ia melakukan kesalahan fatal dengan pergi. Mereka bermain dengan seorang gelandang di posisi bek kanan, bahkan di El Clasico, Denzel Dumfries dimainkan sebagai pengganti. Jadi ketika kamu menjadi pilihan ketiga di sebuah klub, sudah jelas mereka ingin kamu mencari jalan keluar.
Carragher menambahkan bahwa setiap kemungkinan kepulangan harus memenuhi kebutuhan olahraga Liverpool. Ia juga menyoroti celah besar yang ditinggalkan Alexander-Arnold di Anfield.
Di sisi lain, pakar sepak bola Spanyol Guillem Balague menyatakan Alexander-Arnold tidak berencana pergi dari Real Madrid pada Januari. Menurut Balague, sang bek telah diberi tahu bahwa ia masih bisa memiliki masa depan di Madrid jika mau bekerja keras. Alexander-Arnold sendiri disebut masih menjadi bagian dari rencana Mourinho dan terikat kontrak hingga 2031.
Chelsea Mulai Memantau
Ketika masa depan Alexander-Arnold di Madrid menjadi tanda tanya, Chelsea dikabarkan mulai mengincarnya. Insider klub, Si Phillips, mengungkapkan bahwa sumber utamanya telah mengonfirmasi Chelsea memang memantau situasi bek kanan tersebut.
Menurut laporan, Chelsea tengah mempertimbangkan melepas Malo Gusto, yang dalam beberapa pekan terakhir dicadangkan oleh Xabi Alonso. Kondisi itu membuat klub mencari sejumlah opsi bek kanan, dan Alexander-Arnold masuk dalam radar mereka. Phillips menyebut informasi dari sumber keduanya memperkuat rumor tersebut, sehingga transfer ini layak diikuti perkembangannya.
Meski demikian, belum ada kejelasan apakah Alexander-Arnold terbuka untuk pindah ke Stamford Bridge. Ia juga sebelumnya dikaitkan dengan beberapa klub, termasuk mantan klubnya, Liverpool, tetapi laporan menyebut ia tidak berencana meninggalkan Real Madrid dalam waktu dekat.
Dengan kontrak yang masih panjang dan tekad untuk terus berjuang mendapatkan waktu bermain, masa depan Trent Alexander-Arnold akan menjadi salah satu saga transfer yang menarik untuk dicermati. Yang perlu diperhatikan berikutnya adalah apakah ia mampu mengubah situasinya di Madrid, atau justru membuka pintu bagi klub lain seperti Chelsea untuk memboyongnya.
