Cakrawala News – 19 September 2026 | Lyon akan menghadapi Rennes pada laga kelima Ligue 1 2026-27 di Parc Olympique Lyonnais, Sabtu malam, tanpa bek kiri Nicolas Tagliafico yang mengalami cedera otot dalam kemenangan 2-1 atas Anderlecht pada laga pembuka Liga Europa. Duel Anderlecht vs Lyon di Lotto Park, Rabu lalu, menjadi titik awal masalah bagi pelatih Paulo Fonseca, karena Tagliafico hanya bermain pada babak pertama sebelum digantikan saat jeda.
Fonseca mengonfirmasi kondisi pemain Argentina berusia 34 tahun itu dalam konferensi pers jelang pertandingan. Ia menyatakan seluruh pemain lain tersedia, tetapi Tagliafico harus menjalani pemulihan selama beberapa hari.
“Nico mengalami cedera, semua pemain lain tersedia. Ia mengalami sedikit masalah otot saat pertandingan melawan Anderlecht. Ini tidak serius, tetapi ia butuh beberapa hari untuk pulih,” kata Fonseca.
Tagliafico tidak mengikuti sesi latihan kolektif terakhir Lyon pada Jumat. Ia menjadi satu-satunya pemain lapangan yang absen dalam sesi tersebut, dari 23 pemain yang hadir. Kondisi ini memperpanjang persoalan di posisi bek kiri Lyon yang sejak awal musim belum menemukan pemain paling stabil.
Persaingan di Sektor Kiri Lyon
Fonseca memiliki tiga opsi untuk mengisi posisi bek kiri, yakni Tagliafico, Abner, dan Mohamed Ouedraogo. Abner disebut berada di depan dalam hierarki, meski performanya sempat goyah pada laga melawan Paris FC yang berakhir 0-0 dan saat menghadapi Fenerbahce.
Ouedraogo, pemain Burkina Faso berusia 23 tahun yang didatangkan dari SCR Altach dengan nilai 2,2 juta euro di luar bonus, juga mendapat kesempatan. Namun, ia digantikan pada babak pertama saat melawan Anderlecht setelah penampilan yang sulit. Staf Lyon disebut masih memberi waktu bagi Ouedraogo untuk beradaptasi dengan level kompetisi Eropa.
Posisi Tagliafico sendiri sempat menjadi sorotan pada akhir bursa transfer. Ia nyaris pindah ke Atletico Madrid, tetapi kepindahan itu batal karena kendala batas gaji klub Spanyol tersebut. Setelah tampil di final Piala Dunia pada 19 Juli, ia baru kembali berlatih pada 6 Agustus, saat Lyon sudah menjalani laga-laga kualifikasi Eropa.
Rennes Datang dengan Skuad Hampir Lengkap
Di kubu Rennes, pelatih Franck Haise menerima kabar baik menjelang lawatan ke Lyon. Menurut laporan Ouest-France, skuad Rennes hampir lengkap, dengan hanya Alidu Seidu yang absen karena sedang menyelesaikan proses peminjaman ke OGC Nice.
Bek sayap Przemyslaw Frankowski yang sempat diragukan akibat cedera pangkal paha saat melawan Marseille ternyata mengalami cedera yang lebih ringan dari perkiraan. Pemain Polandia itu sudah kembali berlatih pada Kamis dan berlatih bersama pemain pengganti dalam sesi di Slovenia.
Rennes menutup pemusatan latihan di Maribor pada Jumat sebelum bertolak ke Lyon. Sebanyak 17 pemain menjalani sesi pemulihan ringan, sementara 12 pemain berlatih lebih intensif. Kondisi ini menjadi modal penting bagi Rennes yang tengah menempati posisi ketiga klasemen dengan 10 poin, setara Monaco dan Lille, setelah menang 1-0 atas Marseille pada laga liga terakhir.
Modal dan Catatan Kedua Tim
Lyon memasuki laga ini dengan status belum terkalahkan di liga, tetapi baru mengumpulkan delapan poin dan berada di peringkat kelima. Hasil imbang 0-0 melawan Paris FC membuat mereka gagal menyalip Monaco di puncak klasemen. Kemenangan atas Anderlecht di Liga Europa menjadi modal berharga setelah tersingkir dari kualifikasi Liga Champions oleh Fenerbahce dengan agregat 3-2.
Rennes tampil solid dengan tiga kemenangan beruntun di liga dan hanya kalah dari Paris Saint-Germain pada musim ini. Di Liga Europa, mereka bermain imbang 1-1 melawan Sturm Graz di Austria meski mencatatkan 23 tembakan dan 1,99 expected goals. Rennes telah mencetak delapan gol dalam empat laga liga, tetapi pertahanan mereka masih perlu diperbaiki setelah kebobolan 19 kali dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Lyon.
Bek Lyon, Abner, menyebut Rennes sebagai tim besar yang kuat secara fisik dan sudah matang secara kolektif. Ia menekankan Lyon harus menjaga intensitas dari awal hingga akhir pertandingan, terutama setelah kesulitan pada akhir laga melawan Anderlecht.
Lyon memiliki catatan bagus saat menjamu Rennes. Mereka menang di kandang atas Rennes pada masing-masing dua musim sebelumnya, termasuk kemenangan 4-2 pada Mei lalu yang membantu Lyon finis keempat, unggul satu poin atas Rennes, dan lolos ke babak kualifikasi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam lima tahun.
Di kubu Lyon, Julien Duranville kembali masuk skuad setelah absen empat pertandingan karena kelelahan otot, meski tidak dimainkan saat melawan Anderlecht. Abner kemungkinan besar absen karena cedera yang tidak disebutkan secara rinci, sehingga Tagliafico berpeluang tampil sejak awal. Keito Nakamura, pencetak gol penentu pada start pertamanya di laga tengah pekan, juga masuk pertimbangan.
Untuk Rennes, Anthony Rouault menggantikan Abdelhamid Ait Boudlal dalam dua laga terakhir. Djaoui Cisse masih kekurangan kebugaran setelah pulih dari cedera pangkal paha dan diperkirakan absen. Esteban Lepaul, dengan tiga gol dalam empat penampilan liga, menjadi ancaman utama lini serang Rennes.
Laga Lyon melawan Rennes menjadi kesempatan bagi kedua tim memperkuat ambisi ke kompetisi Eropa. Setelah pertandingan ini, Lyon akan menghadapi Lens dan Paris Saint-Germain, sementara Rennes bersiap melawan Paris FC, Juventus, dan pemimpin klasemen Lille. Hasil di Parc Olympique Lyonnais akan memberi gambaran seberapa siap kedua tim menghadapi jadwal padat berikutnya.
