Cakrawala News – 24 September 2026 | Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, tengah membangun kembali Gli Azzurri dengan mengandalkan para pemain muda. Upaya poles timnas Italia, Roberto Mancini ingin temukan talenta muda untuk 4 tahun ke depan itu mendapat respons positif dari gelandang Davide Frattesi, yang menilai sang pelatih serius menyiapkan generasi baru Italia.
Frattesi termasuk dalam 34 pemain yang dipanggil Mancini untuk menghadapi laga Grup A UEFA Nations League. Gelandang yang tampil apik bersama tim barunya, Lazio, itu mengaku siap membantu para pemain muda beradaptasi di skuad Italia.
Menurut Frattesi, Mancini kini berusaha membangun kembali kejayaan Italia dengan para pemain muda. Saat ini ada 11 pemain berusia di bawah 23 tahun di dalam skuad Italia.
Periode Kedua Mancini
Italia bersiap memulai periode kedua bersama Roberto Mancini. Sebelumnya, Mancini sempat melatih Italia pada rentang 2018-2023. Pada periode pertamanya, ia mampu membawa Gli Azzurri juara Piala Eropa 2020.
Kini, tugas berat diemban Mancini pada periode keduanya bersama La Nazionale. Ia diharapkan mampu membangkitkan Italia yang tiga kali beruntun gagal lolos ke Piala Dunia.
Mancini akan mengawali kiprah periode keduanya bersama Italia dengan melakoni laga Grup A UEFA Nations League. Italia tergabung bersama Belgia, Turki, dan Prancis di Grup A.
Italia akan menjamu Belgia pada 26 September. Setelah itu, pasukan Mancini melakoni dua laga tandang ke Turki pada 29 September dan ke Prancis pada 3 Oktober. Italia kembali menghadapi Turki di kandang pada 6 Oktober.
Frattesi dan Skuad Muda
Mancini memanggil 34 pemain untuk menghadapi rangkaian laga tersebut. Davide Frattesi masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Mancini tak ragu memanggil Frattesi yang tampil apik bersama Lazio.
Frattesi mampu mengemas tiga gol dari lima laga awal Serie A musim ini. Performa tersebut membuatnya kembali dipercaya memperkuat lini tengah Italia.
Frattesi pun senang Mancini bisa kembali melatih Timnas Italia. Ia menilai pelatih berusia itu sedang berusaha membangun kembali kejayaan Italia dengan para pemain muda.
Kehadiran sejumlah pemain muda di skuad Italia menjadi sinyal bahwa regenerasi tengah berjalan. Frattesi menyatakan siap membantu para pemain muda beradaptasi di skuad Italia.
Tantangan di Nations League
Laga-laga di Grup A UEFA Nations League akan menjadi ujian awal bagi periode kedua Mancini. Italia menghadapi lawan-lawan berat seperti Belgia, Turki, dan Prancis.
Rangkaian pertandingan itu juga menjadi ajang bagi Mancini untuk menilai sejauh mana para pemain muda mampu bersaing di level internasional. Upaya poles timnas Italia, Roberto Mancini ingin temukan talenta muda untuk 4 tahun ke depan menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Dengan 11 pemain di bawah 23 tahun, Italia memiliki modal untuk membangun skuad yang lebih kompetitif dalam beberapa tahun ke depan. Namun, hasil di lapangan tetap menjadi ukuran utama.
Publik Italia tentu berharap Mancini mampu mengulang kesuksesan seperti pada Piala Eropa 2020. Selain itu, target besar membawa Italia kembali ke Piala Dunia menjadi beban sekaligus motivasi bagi sang pelatih.
Langkah awal akan terlihat saat Italia menjamu Belgia. Dari situ, arah pembangunan tim yang dipoles Mancini dengan pemain muda akan mulai terlihat jelas.
Yang perlu diperhatikan berikutnya adalah bagaimana Mancini meracik komposisi antara pemain senior dan muda. Keseimbangan itu akan menentukan seberapa cepat Italia kembali bersaing di level tertinggi.








