Cakrawala News – 02 November 2026 | Penyerang Mariano Díaz menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Deportivo Alavés saat timnya dihancurkan Barcelona 6-1 pada pekan ke-11 La Liga Spanyol musim 2026-2027, Minggu (1/11). Gol hiburan mariano díaz pada menit ke-84 itu tidak mampu menyelamatkan Alavés dari kekalahan telak di kandang Blaugrana, yang tampil dominan sejak awal pertandingan.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Alavés ketika menghadapi Barcelona. Meski demikian, gol mariano díaz setidaknya menjadi sinyal bahwa eks penyerang Real Madrid tersebut masih memiliki naluri mencetak gol di kompetisi tertinggi Spanyol.
Pesta Gol Barcelona
Barcelona membuka keunggulan lewat brace Raphinha pada menit ke-8 dan ke-41. Gol Fermín López di menit ke-23 menambah keunggulan tuan rumah sebelum Lamine Yamal menyumbang dua gol pada menit ke-45+1 dan ke-64. Anthony Gordon melengkapi dominasi Blaugrana lewat golnya di menit ke-81.
Di tengah gempuran tersebut, Alavés hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol mariano díaz pada menit ke-84. Gol tersebut menjadi satu-satunya momen positif bagi tim tamu dalam laga yang berlangsung berat bagi lini pertahanan mereka.
Kemenangan ini menjadi istimewa bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang genap mengemas kemenangan ke-100 bersama klub asal Katalan tersebut. Dalam sesi konferensi pers usai laga, Flick mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya.
“Saya pikir kami mengontrol permainan dengan baik. Kami juga mempertahankan konsentrasi kami di lini pertahanan. Saya puas. Semuanya berjalan dengan baik,” ujar Flick.
Saat ditanya mengenai momen paling berkesan sepanjang melatih Barcelona, Flick langsung menyoroti laga El Clasico perdananya. Menurutnya, tonggak 100 kemenangan merupakan pencapaian luar biasa, tetapi kemenangan di kandang Real Madrid dengan skor 4-0 menjadi kenangan yang paling membekas.
Persaingan di Papan Atas
Hasil ini turut memengaruhi peta persaingan di klasemen sementara La Liga. Barcelona, Atlético Madrid, Real Madrid, dan Real Betis masih terlibat dalam persaingan ketat di papan atas. Pada pekan yang sama, Atlético Madrid meraih tiga poin saat bertandang ke Estadio Ciudad de Valencia berkat gol Alejandro Grimaldo di babak pertama dan Giuliano Simeone pada menit ke-62.
Getafe juga mencatat kemenangan atas Sevilla dengan skor 3-1, sementara laga antara Deportivo La Coruña dan Osasuna menutup rangkaian pertandingan pekan ke-11 pada Senin (2/11). Dinamika ini menunjukkan bahwa kompetisi musim ini masih sangat terbuka bagi tim-tim papan atas.
Bagi Alavés, kekalahan dari Barcelona menjadi bahan evaluasi penting. Meski sempat mencetak gol melalui mariano díaz, lini pertahanan mereka terbukti kesulitan membendung serangan bertubi-tubi tim tuan rumah. Kualitas individu para pemain Barcelona menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
Gol mariano díaz setidaknya menjadi catatan tersendiri bagi sang pemain. Di tengah tekanan pertandingan, ia tetap mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk membukukan namanya di papan skor. Kontribusi semacam ini akan sangat dibutuhkan Alavés pada laga-laga berikutnya jika ingin menjauh dari tekanan di papan bawah.
Ke depan, Barcelona akan berupaya mempertahankan momentum kemenangan besar ini untuk menjaga posisi di puncak klasemen. Sementara Alavés dituntut segera bangkit dan memperbaiki organisasi pertahanan agar tidak kembali kebobolan banyak gol. Perjalanan panjang La Liga masih menyisakan banyak pertandingan, dan konsistensi akan menjadi kunci bagi kedua tim.
