Cakrawala News – 02 November 2026 | Duel Swansea vs Blackburn Rovers berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi tuan rumah Swansea City di Swansea.com Stadium. Hasil ini menjadi pembalasan sempurna bagi The Swans setelah sebelumnya dihancurkan 5-0 oleh Queens Park Rangers (QPR) di Loftus Road sepekan lalu. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun Swansea di kompetisi liga.
Dalam pertandingan Swansea vs Blackburn ini, Stephen Eustáquio, Joseph Opoku, dan Filip Lissah sudah membawa Swansea unggul 3-0 sebelum turun minum. Ross Stewart, yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya, melengkapi pesta gol tuan rumah dengan gol perdananya untuk klub. Kemenangan ini juga menyamai margin kemenangan terbesar Swansea di bawah asuhan pelatih Vitor Matos.
Jalannya Pertandingan
Blackburn datang ke Wales dengan keyakinan bahwa mereka akan menghadapi lawan yang terluka dan berusaha bangkit. Pelatih Blackburn, Tony Mowbray, menyatakan sebelum pertandingan bahwa ia memperkirakan akan menghadapi tim yang seperti hewan terluka. Namun, Swansea justru membuktikan hal itu dengan cara yang menyakitkan bagi tim tamu.
Baru 11 menit pertandingan berjalan, Swansea sudah membuka keunggulan. Joseph Opoku melakukan penetrasi dari sisi luar melewati Harry Pickering, lalu melepaskan umpan mendatar yang disambut Stephen Eustáquio. Gelandang asal Kanada itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
Gol kedua Swansea lahir dari kaki Opoku sendiri. Tom Atcheson memotong umpan terobosan Stephen Welsh, tetapi bola justru mengarah ke pemain asal Ghana tersebut. Opoku mengambil satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan rendah yang melewati kiper Balazs Toth dan masuk ke sudut bawah gawang.
Sebelum turun minum, Filip Lissah menambah gol ketiga Swansea. Dengan keunggulan 3-0 di paruh pertama, The Swans mengendalikan jalannya pertandingan dan tidak memberi Blackburn banyak ruang untuk bangkit.
Gol Perdana Ross Stewart
Babak kedua menjadi momen istimewa bagi Ross Stewart. Penyerang yang bergabung dengan Swansea secara gratis pada Agustus lalu itu akhirnya mencatatkan gol pertamanya untuk klub, bertepatan dengan penampilan pertamanya sebagai starter. Sebelumnya, Stewart hanya bermain dua kali, keduanya sebagai pemain pengganti.
Stewart sebenarnya sudah fit untuk pertandingan melawan West Ham, namun ia tidak dimasukkan ke dalam skuad karena aturan homegrown EFL. Kini, dengan gol perdananya, Stewart memberikan sinyal bahwa ia siap berkontribusi lebih besar bagi lini depan Swansea.
Keputusan Matos Berbuah Manis
Vitor Matos mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan memalukan di markas QPR. Sebagai respons, ia melakukan tiga perubahan pada susunan pemain untuk menghadapi Blackburn. Jay Fulton, Jisung Eom, dan Ross Stewart masuk menggantikan Adam Idah, Elijah Just, dan Marko Stamenic, yang absen karena sakit.
Perubahan tersebut terbukti efektif. Swansea tampil lebih segar dan agresif sejak awal pertandingan. Kemenangan 4-0 ini tidak hanya mengakhiri tren negatif, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri skuad setelah kekalahan terberat di era kepemimpinan Matos.
Dampak dan Prospek ke Depan
Kemenangan pada laga Swansea vs Blackburn ini menjadi modal penting bagi Swansea untuk menghadapi jadwal berikutnya. Dengan tambahan tiga poin, The Swans berharap dapat kembali bersaing di papan tengah dan menjauh dari zona bahaya. Sementara itu, Blackburn harus segera berbenah setelah kekalahan telak yang menunjukkan rapuhnya lini pertahanan mereka.
Bagi Ross Stewart, gol perdana ini bisa menjadi titik balik kariernya di Swansea setelah sempat tersisih karena aturan liga. Jika ia mampu menjaga performa, posisinya di lini serang The Swans berpotensi semakin kokoh. Di sisi lain, Tony Mowbray dan Blackburn perlu mencari solusi agar tidak kembali tampil rapuh dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
