Mobil Listrik Freelander 8S Pecah Rekor Dunia di Tibet, Capai Ketinggian 6.002 Meter

Mobil Listrik Freelander 8S Pecah Rekor Dunia di Tibet, Capai Ketinggian 6.002 Meter
Mobil Listrik Freelander 8S Pecah Rekor Dunia di Tibet, Capai Ketinggian 6.002 Meter

Cakrawala News – 15 September 2026 | Mobil listrik Freelander 8S pecah rekor dunia, taklukkan pegunungan Tibet setinggi 6 ribu meter setelah SUV elektrifikasi hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover itu resmi mencatatkan namanya di Guinness World Records. Kendaraan tersebut berhasil mencapai ketinggian 6.002 meter di atas permukaan laut (mdpl) di kawasan pegunungan Tibet, China, sebuah pencapaian yang jarang diraih kendaraan penumpang produksi massal.

Pencapaian ini pertama kali dilaporkan CarNewsChina pada Minggu (13/9), sebagaimana dikutip Antara, Senin (14/9). Freelander 8S melibas jalur pegunungan dengan kondisi medan berat, kontur jalan sulit, serta kadar oksigen yang sangat tipis. Kondisi tersebut selama ini menjadi tantangan besar bagi kendaraan bermesin pembakaran internal konvensional.

Teknologi EREV Jadi Kunci

Keberhasilan Freelander 8S tidak lepas dari konfigurasi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang diusungnya. Berbeda dengan sistem hibrida konvensional yang mengandalkan mesin untuk menggerakkan roda secara langsung, pada konfigurasi ini mesin pembakaran berfungsi sebagai sumber energi bagi sistem penggerak listrik.

Motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan, sehingga performa tidak sepenuhnya bergantung pada proses pembakaran mesin bensin. Freelander 8S mengandalkan dua motor listrik dengan total tenaga mencapai 610 kW. Sistem ini dipadukan dengan girboks dua percepatan pada motor belakang serta penggerak empat roda atau All-Wheel Drive (AWD).

Sementara itu, mesin turbo 1,5 liter hanya berfungsi sebagai range extender atau generator untuk mengisi daya baterai. Artinya, mesin bensin tidak menggerakkan roda secara langsung. Konfigurasi tersebut membuat distribusi tenaga tetap responsif dan traksi lebih terjaga ketika SUV harus menghadapi tanjakan curam, jalur berbatu, maupun permukaan tidak rata.

Tantangan Ketinggian Ekstrem

Kondisi ketinggian di Tibet turut memberikan tantangan tersendiri bagi kendaraan bermesin pembakaran. Udara yang lebih tipis dapat mengurangi jumlah oksigen yang tersedia untuk proses pembakaran, sehingga berpotensi menurunkan performa mesin. Pada ketinggian lebih dari 6.000 mdpl, penurunan performa tersebut umumnya semakin terasa.

Dalam konteks inilah teknologi elektrifikasi menjadi salah satu pendekatan yang dapat membantu menjaga performa penggerak. Kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran sebagai generator memberikan fleksibilitas dalam pengaturan tenaga dan traksi ketika kendaraan menghadapi medan dengan perubahan kemiringan yang ekstrem.

Pencapaian Mobil listrik Freelander 8S pecah rekor dunia, taklukkan pegunungan Tibet setinggi 6 ribu meter ini disebut sebagai bukti bahwa teknologi elektrifikasi tidak hanya menawarkan efisiensi, tetapi juga mampu menghadapi kondisi ekstrem yang selama ini menjadi tantangan berat bagi kendaraan bermesin konvensional.

Kebangkitan Nama Freelander

Freelander sendiri merupakan nama yang tidak asing di dunia otomotif. Jenama ini resmi kembali lewat kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover. Sebelumnya, SUV premium hasil kolaborasi kedua perusahaan tersebut dilaporkan telah meluncur pada Selasa, 5 Mei 2026.

Peluncuran Freelander 8 EREV juga sempat diberitakan berlangsung pada 3 September, dengan klaim jarak tempuh mode listrik mencapai 310 km. Kehadiran kembali nama Freelander menandai langkah kedua perusahaan dalam menggarap segmen kendaraan elektrifikasi premium.

Rekor dunia yang diraih Freelander 8S menjadi salah satu tonggak penting bagi jenama tersebut. Pencapaian di Tibet menunjukkan bahwa kombinasi sistem penggerak listrik dan mesin pembakaran dapat dimanfaatkan untuk menghadapi medan dengan tantangan ketinggian serta kontur jalan yang sulit.

Bagi konsumen, capaian ini setidaknya memberikan gambaran mengenai kemampuan kendaraan elektrifikasi ketika dihadapkan pada kondisi geografis ekstrem. Namun, performa di jalur pegunungan tidak selalu berbanding lurus dengan pengalaman berkendara sehari-hari, sehingga uji coba di jalan raya tetap menjadi penentu utama.

Ke depan, publik menantikan bagaimana teknologi EREV yang diusung Freelander 8S diadopsi lebih luas, termasuk pada model-model lain dalam jajaran produk Chery Jaguar Land Rover. Rekor di Tibet menjadi titik awal yang menarik untuk mengikuti perkembangan kendaraan elektrifikasi di medan menantang.

Exit mobile version