Cakrawala News – 25 September 2026 | Peristiwa nahas menimpa dua terduga pelaku pencurian sepeda motor di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Aksi curi motor orang yang sedang sakit, Zidan tewas kecelakaan, acungkan celurit saat diminta berhenti berakhir tragis setelah mobil yang dikemudikan suami korban menabrak mereka di Jalan Raya Kecamatan Ranuyoso, Selasa (22/9/2026) pagi.
Satu terduga pelaku berinisial Zidan tewas di lokasi kejadian, sementara rekannya, Dimas, mengalami patah kaki dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Keduanya disebut merupakan warga Kecamatan Randuagung.
Kronologi Bermula dari Korban yang Sedang Sakit
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama menjelaskan, peristiwa bermula ketika Rohimah, warga Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, mengendarai sepeda motor untuk berangkat kerja ke Probolinggo. Di tengah perjalanan, ia merasa tidak enak badan sehingga menepikan kendaraannya di sebuah warung di pinggir Jalan Raya Ranuyoso.
Rohimah kemudian menghubungi suaminya, Muhammad Holi, agar datang menjemputnya. Saat sedang menunggu di tepi jalan itulah, dua terduga pelaku yang berboncengan tiba dan diduga mengacungkan senjata tajam jenis celurit sebelum membawa kabur sepeda motor Honda BeAT milik korban.
Holi yang tiba tak lama berselang langsung mendapat informasi bahwa motor istrinya baru saja dibawa kabur. Tanpa menunggu lama, ia mengejar kedua terduga pelaku menggunakan mobil yang dikemudikannya.
Pengejaran 600 Meter dan Ancaman Celurit
Menurut keterangan Holi, pengejaran berlangsung sekitar 600 meter dari lokasi awal. Ia melihat dua terduga pelaku masing-masing mengendarai sepeda motor, salah satunya membawa motor milik Rohimah. Saat pengejaran berlangsung, pelaku sempat mengacungkan celurit ke arahnya.
Ancaman tersebut tidak membuat Holi menghentikan pengejaran. Ia kemudian menabrakkan mobilnya ke sepeda motor yang dikendarai pelaku dari arah belakang. Akibatnya, motor yang dikendarai terduga pelaku terpental dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan.
Zidan yang mengalami benturan keras dengan mobil sebelum tubuhnya menghantam tiang dilaporkan tewas di tempat. Sementara Dimas mengalami patah kaki dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Dalam insiden itu, mobil yang dikemudikan Holi juga kehilangan kendali dan menabrak sebuah rumah warga di sisi barat jalan. Warga sekitar sempat mendengar suara benturan keras sebelum melihat kerumunan orang di lokasi kejadian.
“Tahunya setelah ada bunyi benturan seperti ledakan saat menabrak tiang telepon. Setelah itu ramai banyak orang, sopir yang menabrak bilang itu begal,” ujar Nurul, warga setempat.
Keterangan Kepolisian dan Perbedaan Data Identitas
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menyatakan pihaknya masih mendalami kasus ini. Menurutnya, kedua pelaku masing-masing membawa sepeda motor curian dan sepeda motor yang digunakan untuk mencuri.
“Ini kedua pelaku masing-masing membawa sepeda motor curian dan sepeda motor untuk mencuri ini ditabrak suami korban pakai mobil. Akibatnya, satu orang luka dan satu meninggal dunia,” ucap Suprapto di lokasi kejadian.
Perlu dicatat, sejumlah laporan menyebut data identitas dan usia para pelaku secara berbeda. Beberapa sumber menyebut Zidan berusia 19 tahun, sementara sumber lain menyebut 20 tahun. Hal serupa terjadi pada Dimas yang disebut berusia 26 hingga 29 tahun. Perbedaan ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Polisi diimbau masyarakat untuk selalu waspada serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang berpotensi melanggar hukum.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai status hukum Holi dalam insiden tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa. Perkembangan kasus ini akan terus diperbarui seiring proses hukum yang berjalan.










