Panel Kabin Boeing 737 Sepehran Airlines Lepas Saat Terbang, Pilot Lakukan Pendaratan Darurat di Mashhad

Panel Kabin Boeing 737 Sepehran Airlines Lepas Saat Terbang, Pilot Lakukan Pendaratan Darurat di Mashhad
Panel Kabin Boeing 737 Sepehran Airlines Lepas Saat Terbang, Pilot Lakukan Pendaratan Darurat di Mashhad

Cakrawala News – 16 September 2026 | Sebuah pesawat Boeing 737 milik maskapai Sepehran Airlines yang mengangkut 127 orang terpaksa melakukan pendaratan darurat di Mashhad, Iran, setelah mengalami gangguan teknis tak lama setelah lepas landas, Selasa (15/9/2026). Insiden ini terekam dalam video yang memperlihatkan panel langit-langit kabin terlepas dan berjatuhan ke arah penumpang, memicu kepanikan di dalam pesawat.

Penerbangan domestik tersebut dijadwalkan menuju Kermanshah dari Mashhad. Menurut keterangan otoritas Provinsi Razavi Khorasan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.39 waktu setempat. Maskapai kemudian mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dievakuasi dengan selamat dan tidak ada laporan korban luka.

Kronologi Insiden

Berdasarkan laporan awal, masalah muncul tak lama setelah pesawat meninggalkan landasan. Sebagian telapak ban pada salah satu roda pendaratan dilaporkan terlepas, yang kemudian diduga menyebabkan kerusakan pada mesin dan getaran hebat di dalam kabin. Namun, penyebab pasti gangguan teknis tersebut belum diumumkan secara resmi oleh otoritas penerbangan.

Dalam rekaman video yang beredar, pesawat terlihat bergetar keras hingga panel langit-langit kabin bagian dalam terlepas dan jatuh. Sejumlah penumpang terdengar berteriak dan melantunkan doa, sementara sebagian lainnya dilaporkan terkena serpihan benda yang jatuh dari kompartemen penyimpanan. Meski demikian, tidak ada penumpang yang mengalami cedera.

Menyadari kondisi tersebut, kapten pilot memutuskan untuk berbalik arah dan membawa pesawat kembali ke Bandara Mashhad. Kru penerbangan menyatakan keadaan darurat dan melakukan pendaratan darurat di bandara asal. Setelah pesawat berhenti dengan aman, seluruh penumpang dan awak kabin diturunkan dari pesawat.

Penumpang Dialihkan ke Penerbangan Lain

Juru bicara Sepehran Airlines, Hassan Jafari, menyatakan bahwa seluruh penumpang selamat dan dievakuasi dengan aman. Mereka kemudian dialihkan ke pesawat lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Kermanshah.

Insiden ini membuat otoritas bandara menutup sementara salah satu dari dua landasan pacu di Bandara Internasional Mashhad untuk keperluan pemeriksaan dan inspeksi. Landasan tersebut dibuka kembali beberapa jam kemudian. Belum jelas apakah penutupan itu berdampak pada penerbangan lain.

Laporan yang saling berbeda masih muncul terkait penyebab awal insiden. Sejumlah laporan menyebut ban pesawat pecah saat lepas landas, sementara laporan lain menduga kerusakan mesin dan getaran hebat menjadi pemicunya. Hingga kini, penyebab resmi belum dipastikan dan penyelidikan diperkirakan akan dilakukan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Iran.

Insiden Kedua dalam Waktu Dekat

Peristiwa ini menjadi insiden kedua yang melibatkan pesawat Boeing 737 milik Sepehran Airlines di Mashhad dalam waktu kurang dari sebulan. Pada 25 Agustus 2026, sebuah Boeing 737-500 yang mengoperasikan penerbangan IS-4310 dari Teheran ke Mashhad dengan 127 orang di dalamnya keluar dari landasan pacu setelah mendarat.

Dalam insiden tersebut, roda pendaratan hidung pesawat dilaporkan runtuh sehingga pesawat keluar dari landasan 13L dan berhenti di landasan 13R. Seluruh penumpang dan awak dilaporkan selamat, dan Organisasi Penerbangan Sipil Iran membuka penyelidikan atas kejadian itu.

Rangkaian insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur pemeliharaan dan keselamatan operasional maskapai. Meski kedua peristiwa tidak menimbulkan korban jiwa, perhatian publik terhadap standar keselamatan penerbangan di Iran diperkirakan akan meningkat, terutama menjelang hasil penyelidikan resmi yang dinantikan untuk menjelaskan urutan kejadian dan potensi masalah mekanis yang mendasarinya.

Exit mobile version