Cakrawala News – 23 September 2026 | Persija Jakarta kena tikung! Bali United resmi rekrut Marko Dugandzic [titlebase] setelah striker asal Kroasia itu lebih memilih bergabung dengan Serdadu Tridatu. Kabar ini sekaligus mengakhiri rumor yang sempat mengaitkan penyerang berusia 32 tahun tersebut dengan Macan Kemayoran pada bursa transfer Super League 2026-2027.
Bali United mengumumkan kedatangan Dugandzic melalui situs resmi klub pada Senin (21/9/2026). Mantan top skor Liga Rumania itu direkrut dengan status bebas transfer setelah mengakhiri masa baktinya bersama klub Bulgaria, Levski Sofia.
Meski telah memperkenalkan sang pemain, manajemen Bali United belum mengungkap durasi kontrak yang diberikan kepada Dugandzic. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperkuat lini depan Serdadu Tridatu yang membutuhkan tambahan tenaga.
Alasan Bali United Merekrut Dugandzic
CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan keputusan mendatangkan Dugandzic diambil setelah klub berdiskusi dengan tim pelatih. Menurutnya, pengalaman panjang sang striker di kompetisi Eropa dan Asia bisa membantu perjalanan Bali United musim ini.
Yabes menjelaskan, Bali United saat ini harus mendukung proses penyembuhan cedera Joao Ferrari yang membutuhkan waktu cukup lama. Karena itu, tim membutuhkan satu pemain asing tambahan untuk memperkuat kedalaman skuad.
“Kita tahu saat ini Bali United harus mendukung proses penyembuhan cedera dari Joao Ferrari yang butuh waktu cukup lama. Semoga Joao bisa lekas membaik dan kembali ke lapangan,” ujar Yabes Tanuri.
“Untuk itu, setelah berkoordinasi dengan pelatih, tim membutuhkan satu pemain asing tambahan untuk memperkuat kedalaman skuat,” lanjut dia.
Keputusan tersebut terbilang menarik karena Bali United memilih menambah amunisi di lini serang, padahal yang sedang mereka butuhkan adalah pengganti Joao Ferrari di sektor pertahanan. Namun, manajemen menilai kedalaman skuad secara keseluruhan tetap perlu dijaga.
Rekam Jejak Marko Dugandzic
Kedatangan Dugandzic menjadi sorotan karena dia memiliki rekam jejak panjang di sepak bola profesional. Sang striker pernah meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Rumania musim 2022-2023 saat memperkuat klub di kompetisi tersebut.
Perjalanan karier Dugandzic dimulai bersama NK Osijek Youth pada 2009-2010. Dia kemudian menembus tim utama NK Osijek pada musim 2012-2013 sebelum menjalani masa peminjaman ke klub Italia, Ternana Calcio.
Setelah itu, Dugandzic melanjutkan karier bersama sejumlah klub seperti Matera 1933, FC Botosani, CFR Cluj, dan Rapid 1923. Dia juga sempat mencicipi kompetisi Asia bersama Al-Tai FC pada musim 2023-2024 sebelum bergabung dengan FC Seoul.
Kehadiran Marko menambah persaingan di lini depan Bali United. Ia akan menjadi opsi baru bagi pelatih Johnny Jansen, yang sebelumnya memiliki Jort van der Sande dan Jens Raven.
Bali United Gagal Pertahankan Tren Sempurna
Perekrutan Dugandzic terjadi di tengah catatan kurang memuaskan Bali United pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Serdadu Tridatu harus menerima kekalahan perdana setelah takluk 0-1 dari Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9).
Sebelum menghadapi Borneo FC, Bali United berhasil mengamankan kemenangan atas PSS Sleman dan Isenmulang Kalteng FC. Namun, hasil positif itu terhenti setelah mereka gagal mencetak gol dan harus pulang dengan tangan kosong dari Samarinda.
Kekalahan tersebut juga membuat posisi Bali United di klasemen sementara berubah. Tim asuhan Johnny Jansen kini berada di peringkat keempat dengan koleksi enam poin.
Johnny Jansen mengaku kecewa dengan penampilan anak asuhnya. Pelatih asal Belanda tersebut menilai Bali United belum mampu menunjukkan permainan terbaik, terutama dalam membangun serangan.
Menurutnya, para pemain sebenarnya memiliki kemampuan untuk tampil lebih baik. Namun, permainan Bali United dinilai terlalu lambat sehingga kesulitan mengembangkan pertandingan.
“Di babak pertama, menurut saya kekuatan kedua tim seimbang. Namun di babak kedua, kami melakukan kesalahan dan mereka mencetak gol. Setelah itu, kami berusaha menekan lawan,” ujar Johnny Jansen.
Laga melawan Borneo FC sendiri diwarnai tiga kartu merah. Hasil itu membuat Bali United gagal mempertahankan tren sempurna pada dua pertandingan awal musim.
Dampak bagi Persija Jakarta
Bagi Persija Jakarta, kabar ini menjadi pukulan tersendiri. Klub ibu kota itu sempat dikaitkan dengan Dugandzic sebelum sang pemain akhirnya memilih berkostum Bali United. Persija Jakarta kena tikung! Bali United resmi rekrut Marko Dugandzic [titlebase] menjadi gambaran bagaimana bursa transfer bisa berjalan di luar perkiraan banyak pihak.
Persija sendiri sedang dalam momentum positif. Macan Kemayoran meraih kemenangan 1-0 atas Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9). Hasil itu membuat mereka meraih tiga kemenangan beruntun di Super League.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memuji penampilan anak asuhnya setelah laga tersebut. Namun, pertandingan itu juga diwarnai insiden di pinggir lapangan yang melibatkan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, Resal tampak kesal kepada Shin Tae-yong dan berucap lantang ke arah sisi ofisial tim Persija Jakarta. Insiden tersebut menuai perbincangan panas di media sosial, meski belum diketahui pasti apa yang menyulut peristiwa itu.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Dengan bergabungnya Dugandzic, Bali United berharap lini depan mereka lebih tajam saat kembali berlaga di BRI Super League. Kehadiran striker berpengalaman itu juga menjadi sinyal bahwa manajemen ingin tetap bersaing di papan atas meski tengah diterpa masalah cedera pemain.
Sementara itu, Persija Jakarta perlu segera mengalihkan fokus ke opsi lain di bursa transfer. Kekalahan dalam perburuan Dugandzic membuat Macan Kemayoran harus mencari alternatif untuk memperkuat skuad, terlebih mereka tengah menikmati tren positif tiga kemenangan beruntun.
Bagi Bali United, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa keputusan mendatangkan Dugandzic tepat. Sang pemain dituntut cepat beradaptasi dengan gaya permainan Johnny Jansen yang mengandalkan tempo dan efektivitas serangan. Publik sepak bola Indonesia pun menantikan bagaimana sinergi antara Dugandzic dan deretan penyerang Serdadu Tridatu yang sudah ada.












