Cakrawala News – 20 September 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan LRT Jakarta rute Manggarai–Dukuh Atas akan dimulai paling lambat Januari 2027. Kepastian ini disampaikan Pramono setelah peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai pada Rabu (16/9/2026), menandai babak baru transportasi publik ibu kota. Dengan demikian, Pramono pastikan LRT Jakarta ke Dukuh Atas dibangun Januari 2027 sebagai kelanjutan dari proyek yang telah beroperasi tersebut.
“Untuk pembangunan dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, saya sudah meminta karena dananya sudah ada, paling lama Januari (2027) untuk dimulai,” kata Pramono di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pramono menargetkan konstruksi fisik jalur sepanjang 2,1 kilometer itu rampung pada Agustus 2028. “Supaya tahun 2028 bulan Agustus sudah bisa selesai sampai dengan Dukuh Atas,” ujarnya.
Menurut Pramono, percepatan pembangunan dilakukan karena anggaran untuk proyek tersebut telah tersedia. Perpanjangan rute hingga Dukuh Atas diharapkan memperkuat integrasi berbagai moda transportasi publik di kawasan pusat Jakarta sekaligus membantu mengurai kemacetan.
Manggarai Jadi Poros Integrasi Lima Moda
Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai membuat Stasiun Manggarai semakin berperan sebagai titik transit utama. Di kawasan ini, Pemprov DKI Jakarta mengintegrasikan lima moda transportasi sekaligus: LRT Jakarta, KRL Commuter Line, TransJakarta, Trans Jabodetabek, hingga Kereta Bandara.
Dengan konektivitas tanpa celah tersebut, pergerakan penumpang harian LRT yang semula hanya berkisar di angka ribuan ditargetkan melonjak hingga menyentuh 60.000 sampai 80.000 penumpang per hari.
“Kurang lebih akan ada yang diangkut setiap hari antara 70-80 ribu penumpang. Dan saya berharap ini akan menjadi dan mengurangi beban kemacetan yang ada,” kata Pramono.
Bagi Pramono, Manggarai bukanlah pemberhentian akhir, melainkan poros utama dari mega proyek integrasi yang ia siapkan. Selama bertahun-tahun, Stasiun Manggarai dikenal sebagai titik transit paling sibuk sekaligus padat di ibu kota, sehingga masuknya LRT Jakarta ke kawasan ini diproyeksikan dapat mengakomodir pengguna komuter secara masif.
Rencana Pramono pastikan LRT Jakarta ke Dukuh Atas dibangun Januari 2027 juga menjadi kelanjutan dari target jangka panjang pengembangan jaringan transportasi berbasis rel di Jakarta.
Waskita Karya Jamin Keamanan LRT Jakarta
Di sisi lain, kontraktor pelaksana proyek LRT Jakarta, PT Waskita Karya, memastikan moda transportasi tersebut aman dan nyaman digunakan masyarakat. Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, LRT Jakarta khususnya rute Velodrome–Manggarai yang dikerjakan perseroan telah melewati berbagai tes menyeluruh serta terstruktur.
“Kami merasa bangga dapat ikut berkontribusi untuk menghadirkan moda transportasi umum yang modern dan mampu memudahkan aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya. Bagi Waskita, LRT Jakarta bukan sekadar proyek, melainkan bagian dari rekam jejak kami dalam membangun negeri ini,” ujar Paulus dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Paulus mengakui tidak mudah mengerjakan proyek di tengah padatnya lalu lintas Jakarta dengan ruang terbatas. Meski begitu, perseroan berhasil merampungkannya melalui sejumlah inovasi, seperti penggunaan balance cantilever di atas jalur layang Tol Wiyoto Wiyono dan longspan steelbox girder yang membentang di atas jalur dwi ganda Manggarai.
“Semua metode dan struktur tersebut tetap mengedepankan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ucapnya.
Paulus menyampaikan, tim di lapangan turut memasang safety net pada sekeliling segmen girder balance, kemudian melakukan monitoring survey dan chamber secara berkala setiap hari. Berkat langkah tersebut, Waskita sukses mencapai 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (lost time injury) selama proses konstruksi.
“Bagi kami keselamatan para pengguna jalan dan pekerja adalah yang utama. Kami pun terus berkoordinasi dengan Jakpro (Jakarta Propertindo) sebagai owner proyek dalam menghadapi beragam situasi,” ujar Paulus.
Dampak dan Tahapan Berikutnya
Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B dinilai akan menambah pilihan transportasi publik di ibu kota. Paulus menyebut angkutan umum berbasis listrik ini sebagai solusi untuk menciptakan udara perkotaan yang lebih sehat dan bersih, sekaligus mendukung target nol emisi atau net zero emission (NZE).
Dari sisi operasional, integrasi lima moda di Manggarai menjadi kunci peningkatan jumlah penumpang. Jika target 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari tercapai, beban angkutan umum di kawasan tersebut diharapkan lebih terdistribusi.
Sejumlah hal masih perlu diperhatikan ke depan. Pembangunan jalur Manggarai–Dukuh Atas harus dimulai sesuai jadwal, yakni paling lambat Januari 2027, agar target operasional penuh pada Agustus 2028 dapat terpenuhi. Kesiapan anggaran yang telah dinyatakan Pramono menjadi modal awal pelaksanaan proyek.
Selain itu, koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Jakpro selaku pemilik proyek, dan Waskita Karya sebagai kontraktor akan menentukan kelancaran tahapan pembangunan. Pengalaman Waskita dalam menyelesaikan rute Velodrome–Manggarai dengan 7,5 juta jam kerja selamat menjadi rujukan penting.
Dengan kepastian jadwal tersebut, Pramono pastikan LRT Jakarta ke Dukuh Atas dibangun Januari 2027 menjadi penanda bahwa pengembangan transportasi publik Jakarta tidak berhenti di Manggarai. Perpanjangan rute menuju Dukuh Atas akan melengkapi jaringan yang menghubungkan kawasan utara, timur, dan pusat kota, sekaligus menjadi ujian bagi konsistensi pelaksanaan mega proyek integrasi transportasi ibu kota.












