Cakrawala News – 27 September 2026 | Duel psgc vs semen padang pada lanjutan Liga 2 2026/2027 berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim tamu. Semen Padang FC sukses mencuri poin penuh di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Sabtu (26/9/2026) sore, sementara PSGC Ciamis harus menelan kekalahan kedua mereka di kompetisi musim ini.
Dua gol Kabau Sirah masing-masing dicetak Ilija Spasojevic pada babak pertama dan M. Rahmat pada menit ke-86. Hasil ini membuat PSGC gagal mengamankan poin di hadapan 11.263 penonton yang memadati Stadion Galuh.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. PSGC langsung mencoba menekan melalui Ezechiel N’Douassel pada menit kedua. Penyerang yang akrab disapa Eze itu menusuk ke pertahanan Semen Padang, namun sepakannya masih mampu diblok pemain belakang lawan.
Semen Padang kemudian mendapat peluang melalui kemelut di depan gawang PSGC pada menit keempat, tetapi bola masih dapat diamankan lini pertahanan tuan rumah. PSGC kembali mengancam melalui Johan Bonila. Pada menit ke-23, tendangan Bonila sempat membentur mistar gawang Semen Padang.
Pertandingan semakin panas. Beberapa bentrokan antarpemain terjadi, hingga wasit harus mengeluarkan sejumlah kartu kuning. Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Ilija Spasojevic. Gol tersebut sempat dinyatakan offside oleh hakim garis sebelum akhirnya disahkan setelah pemeriksaan VAR.
Terkait waktu gol pembuka Semen Padang, terdapat perbedaan penyebutan menit di antara sumber-sumber yang ada. Sebagian menyebut gol Spasojevic tercipta pada menit ke-15, sementara sumber lain mencatatnya pada menit ke-14. Skor berubah menjadi 0-1 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSGC langsung tampil agresif. Eze mendapat peluang setelah menerima umpan Ghani dari sisi kiri, tetapi bola masih berhasil diamankan penjaga gawang Semen Padang, Ikram. PSGC terus mencari gol penyama kedudukan. Ghani Fathir sempat melepaskan tendangan spekulasi pada menit ke-54, namun bola masih melebar.
Evaluasi dari Kubu PSGC Ciamis
Pelatih PSGC Ciamis Heri Kiswanto mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi timnya. Heri mengatakan tim pelatih akan melakukan evaluasi, terutama terkait pola permainan PSGC yang dinilai masih kurang variatif.
“Yang jelas kita harus evaluasi dan fokus lagi ke pertandingan berikutnya. Kita akan away ke Kudus. Tadi tentang long ball memang ada benarnya, kurang variatif,” kata Heri seusai pertandingan di ruang konferensi pers Stadion Galuh, Ciamis.
Menurut Heri, PSGC juga sempat kehilangan ritme permainan setelah gol pertama Semen Padang. Situasi pemeriksaan VAR tersebut, ujarnya, sedikit memengaruhi konsentrasi sejumlah pemainnya.
“Mungkin tadi anak-anak agak terganggu dengan gol yang pertama itu, seperti offside tidak offside. Mungkin enggak semua anak-anak, tapi ada beberapa pemain. Itu sedikit mengganggu irama permainan kita,” ujarnya.
Ia menegaskan terus memberikan motivasi kepada pemain agar tidak larut dalam insiden yang terjadi di lapangan. “Saya ke pemain terus memberikan motivasi. Sudah, kita bermain terus. Walaupun ada insiden atau kejadian, pertandingan harus diselesaikan 90 menit,” ujarnya.
Selain lini serang, Heri menyebut masih ada pekerjaan rumah di sektor pertahanan. Semen Padang dinilai mampu memanfaatkan celah yang muncul pada lini belakang PSGC, terutama hingga akhirnya mencetak gol kedua melalui M. Rahmat pada menit ke-86.
“Ini pasti ada evaluasi dan perbaikan. Tim ini memang masih perlu kerja keras lagi, banyak PR-nya. Nanti tim pelatih akan membenahi ini dan semoga kesalahan ataupun kekeliruan seperti tadi di lapangan tidak terulang lagi,” ucap Heri.
Kunci Kemenangan Semen Padang
Dari kubu Semen Padang, Pelatih Kepala Nil Maizar mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya meraih poin penuh berkat evaluasi matang serta kekompakan seluruh elemen tim. Secara khusus, ia menyoroti taktik mematikan jalur serangan lini depan lawan.
“Kami sudah melakukan evaluasi. Kekuatan PSGC Ciamis sekitar 40 persennya itu bertumpu pada Ezechiel N’Douassel dan Bonila. Jadi kami memang menginstruksikan pengawalan khusus agar Ezechiel tidak leluasa bergerak,” katanya.
“Butuh perjuangan ekstra karena dia pemain yang hebat dan kuat. Tetapi alhamdulillah anak-anak mampu jalankan instruksi dengan sangat baik,” tambah Nil Maizar dalam konferensi pers usai laga.
Selain taktik yang berjalan mulus, ia pun mengapresiasi tinggi mentalitas dan tekad para pemainnya. Menurut Nil, kunci utama kemenangan ini terletak pada rasa kekeluargaan dan semangat pantang menyerah.
“Segala daya dan upaya mereka kerahkan bagaimana bisa meraih poin di sini. Saya sangat bangga dengan perjuangan anak-anak yang luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pemain Semen Padang FC, M. Rahmat, mengaku bersyukur bisa mencetak gol yang mengunci kemenangan timnya. Namun, ia menegaskan kemenangan tim berada di atas pencapaian individunya.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Laskar Singacala di kompetisi musim ini. Hasil psgc vs semen padang tersebut menegaskan tantangan yang masih harus dihadapi tuan rumah untuk bangkit, terutama karena jadwal berikutnya akan berlangsung di kandang lawan.
PSGC dijadwalkan melakoni laga away ke Kudus pada pertandingan berikutnya. Heri menegaskan fokus tim saat ini adalah membenahi pola permainan, baik di lini serang yang dinilai kurang variatif maupun di sektor pertahanan yang sempat kebobolan di menit akhir.
Bagi Semen Padang, kemenangan di kandang PSGC menjadi modal penting untuk menjaga momentum di Liga 2. Strategi pengawalan khusus terhadap Ezechiel N’Douassel dan Johan Bonila terbukti efektif, meski Nil Maizar menilai hal itu tetap membutuhkan kerja keras seluruh pemain di lapangan.
Yang perlu diperhatikan berikutnya adalah bagaimana PSGC merespons evaluasi internalnya, terutama dalam menghadapi tekanan di laga tandang. Sebaliknya, Semen Padang akan berusaha mempertahankan konsistensi setelah berhasil membawa pulang poin penuh dari Stadion Galuh.










