Jawa  

Gempa Terkini Guncang Pantai Selatan Kabupaten Bandung, 42 Kali Getaran Sejak Rabu

Gempa Terkini Guncang Pantai Selatan Kabupaten Bandung, 42 Kali Getaran Sejak Rabu
Gempa Terkini Guncang Pantai Selatan Kabupaten Bandung, 42 Kali Getaran Sejak Rabu

Cakrawala News – 24 September 2026 | Gempa terkini guncang pantai selatan Kabupaten Bandung Jawa Barat, Rabu 23 September 2026 [titlebase] menjadi perhatian publik setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat rangkaian aktivitas seismik yang tidak biasa di wilayah tersebut. Berdasarkan data resmi BMKG, sebanyak 42 kejadian gempa bumi mengguncang Kabupaten Bandung dan sekitarnya sejak Rabu (16/9) hingga Kamis (17/9) pukul 05.30 WIB, dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 3,1.

Rangkaian gempa ini didominasi oleh getaran berskala kecil, namun frekuensinya yang cukup rapat membuat warga di sejumlah kecamatan merasakan guncangan berulang. BMKG menegaskan bahwa fenomena ini merupakan bagian dari aktivitas sesar aktif di daratan, bukan dipicu oleh aktivitas vulkanik maupun gelombang laut.

Penjelasan BMKG soal Sesar Aktif di Selatan Bandung

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Salah satu gempa tercatat terjadi pada Kamis (17/9) pukul 04.59 WIB dengan magnitudo 2,6.

Episenter gempa tersebut berada di koordinat 7,22 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur, tepatnya di darat sekitar 23 kilometer sebelah selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 3 kilometer. “Memperlihatkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif,” jelas Ana dalam keterangannya.

Getaran gempa ini dirasakan di wilayah Pangalengan dan Kertasari dengan skala intensitas III MMI. Pada skala tersebut, guncangan terasa nyata di dalam rumah, mirip dengan getaran yang muncul saat ada truk besar melintas di depan rumah. Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari rangkaian gempa tersebut.

Imbauan agar Warga Tetap Tenang dan Waspada

Meski belum menimbulkan kerusakan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas seismik berupa rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Warga di kawasan Pangalengan, Kertasari, dan sekitarnya diharapkan tetap memantau informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah. Rangkaian gempa dengan magnitudo kecil memang jarang menimbulkan kerusakan signifikan, tetapi tetap perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi pelepasan energi secara bertahap di zona sesar aktif.

Gempa terkini guncang pantai selatan Kabupaten Bandung Jawa Barat, Rabu 23 September 2026 [titlebase] ini juga menjadi pengingat bahwa wilayah selatan Jawa Barat memang berada di kawasan rawan gempa. Sesar aktif di daratan selatan Bandung telah lama menjadi perhatian para ahli karena posisinya yang berdekatan dengan permukiman warga di dataran tinggi.

Dampak dan Antisipasi ke Depan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur akibat rangkaian gempa tersebut. Pemerintah daerah bersama BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas seismik di wilayah Kabupaten Bandung.

Masyarakat diimbau untuk memeriksa struktur bangunan rumah, terutama bagian atap dan dinding yang rentan retak, serta menyiapkan jalur evakuasi sederhana di lingkungan masing-masing. Langkah mitigasi sederhana seperti mengenali titik aman di dalam rumah dan menyimpan dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau dapat membantu mengurangi risiko saat gempa terjadi.

BMKG juga mengingatkan agar warga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai gempa, karena hal tersebut dapat memicu kepanikan yang tidak perlu. Informasi resmi dapat diakses melalui kanal komunikasi BMKG dan pemerintah daerah setempat.

Rangkaian gempa di selatan Kabupaten Bandung ini menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap potensi gempa di zona sesar aktif harus terus dipelihara. Meski kekuatannya relatif kecil, pemantauan berkelanjutan tetap diperlukan untuk memahami pola aktivitas seismik di kawasan tersebut dan memastikan keselamatan warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *