Pulang dari Australia, Persib Bandung Diadang Jadwal Padat dan Ujian Konsistensi

Pulang dari Australia, Persib Bandung Diadang Jadwal Padat dan Ujian Konsistensi
Pulang dari Australia, Persib Bandung Diadang Jadwal Padat dan Ujian Konsistensi

Cakrawala News – 08 November 2026 | Pulang dari Australia, Persib Bandung dihadapkan tantangan yang tak kalah berat setelah menorehkan sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang menang di Negeri Kanguru. Kemenangan dramatis 2-1 atas Melbourne Victory di AAMI Park, Rabu (4/11/2026), memang memastikan langkah Maung Bandung ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27. Namun, misi besar berikutnya menanti: menjaga momentum di tengah jadwal yang padat dan kondisi skuad yang belum sepenuhnya fit.

Kemenangan di Melbourne lahir lewat jalan terjal. Persib sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71. Luka Menalo kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-85, sebelum Balsa Sekulic memastikan kemenangan pada menit ke-90. Hasil itu membuat Persib menyapu bersih empat pertandingan fase grup dengan nilai sempurna, 12 poin, sekaligus mengulangi keberhasilan atas Melbourne Victory setelah menang 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat.

Catatan tersebut sekaligus mematahkan tren buruk wakil Indonesia di Australia. Sebelum Persib, empat klub Tanah Air, yakni Persik Kediri, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, dan Bali United, selalu pulang dengan kekalahan saat bertandang ke Australia. Kini sejarah berubah, dan ekspektasi terhadap Maung Bandung otomatis ikut naik.

Ambisi Sapu Bersih Sejak Sebelum Bertolak

Target sempurna itu sejatinya sudah dicanangkan sebelum tim berangkat. Kapten Persib, Marc Klok, menegaskan ambisi timnya menyapu bersih empat laga pertama Grup E. “Menang lagi, menang lagi. Supaya kita lolos. Empat game, 12 poin. Itu target kita,” kata Klok, Senin (2/11/2026).

Ambisi itu berdiri di atas performa apik di awal fase grup. Persib mengawali kiprah dengan kemenangan 1-0 atas FC Seoul, lalu menundukkan The Cong-Viettel dengan skor serupa, sebelum mengalahkan Melbourne Victory 2-0 di Bandung. Manajer Persib, Umuh Muchtar, pun berharap timnya membawa pulang poin penuh, dengan target minimal mengulangi hasil positif seperti pertemuan pertama. “Harapan di Australia ya kita harus menang lagi, kemarin kan kita menang (2-0), minimal 1-0 di sana, mendapatkan poin penuh lah, ya,” ujar Umuh. Meski begitu, ia tetap mengingatkan agar Persib tidak sampai kalah dan menilai hasil imbang masih bisa diterima.

Ujian Berat yang Sudah Diperkirakan Igor Tolic

Pelatih Igor Tolic sejak awal menyadari lawatan ke Australia bukan perkara mudah. Menurut pelatih asal Kroasia itu, perjalanan jauh dan kualitas lawan menjadikan laga tersebut sebagai ujian berat. “Ini akan menjadi tantangan yang sangat berat untuk datang ke Australia dan bermain melawan tim bagus seperti mereka besok,” ujar Igor.

Persoalan kebugaran menjadi pekerjaan rumah tambahan. Persib baru saja menghajar Isenmulang Kalteng FC 4-0 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/27 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/11/2026), kemenangan terbesar mereka musim ini. Igor memastikan Luciano dan Gabriel Mutombo absen, sementara sejumlah pemain lain masih menjalani pemantauan hingga keputusan akhir. “Kami kehilangan Luciano dan Mutombo. Ada beberapa pemain yang masih perlu kami beri waktu 24 jam lagi untuk melihat apakah mereka bisa tersedia,” ungkapnya.

Rekor di Australia dan Agenda Berikutnya

Sejarah di AAMI Park menegaskan kapasitas Persib di kompetisi Asia. Kemenangan atas Melbourne Victory membuat mereka tak hanya lolos ke fase gugur, tetapi juga mengubah peta kekuatan wakil Indonesia di Australia. Bagi Klok dan rekan-rekan, hasil ini menjadi bukti bahwa target 12 poin bukan sekadar retorika.

Namun, pulang dari Australia, Persib Bandung dihadapkan tantangan yang tak kalah berat. Rotasi pemain, pemulihan kebugaran, dan tuntutan menjaga konsistensi di BRI Super League akan menguji kedalaman skuad asuhan Igor Tolic. Konsistensi sepanjang 90 menit yang menjadi catatan evaluasi pelatih akan kembali diuji di laga-laga berikutnya.

Keberhasilan menyapu bersih fase grup memberi Persib modal berharga, tetapi juga beban ekspektasi. Kini perhatian tertuju pada bagaimana Maung Bandung mengelola energi skuad dan mempertahankan performa, baik di kompetisi domestik maupun di babak 16 besar ACL Two yang sudah menanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *