Rizky Ridho Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Umsura Ungkap Perjuangan Selesaikan Skripsi

Rizky Ridho Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Umsura Ungkap Perjuangan Selesaikan Skripsi
Rizky Ridho Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Umsura Ungkap Perjuangan Selesaikan Skripsi

Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | Rizky Ridho bawa Indonesia juara, Umsura ungkap perjuangannya menyelesaikan skripsi menjadi sorotan publik setelah bek Timnas Indonesia itu memastikan Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar tersebut terasa istimewa karena menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak 1991. Di balik selebrasi kemenangan, Ridho ternyata masih berstatus mahasiswa tingkat akhir Program Studi S1 Manajemen Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) dan tengah berjuang merampungkan skripsinya.

Laga final melawan Thailand digelar di Jakarta pada Senin (5/10/2026) malam. Indonesia mengunci kemenangan melalui drama adu penalti. Ridho baru dimainkan pada babak kedua, tepatnya sekitar menit ke-60, menggantikan Luke Vickery. Kehadirannya memberi kontribusi nyata bagi kebangkitan Indonesia. Ia melepaskan umpan silang akurat yang berujung gol penyeimbang 2-2 dari kaki Elkan Baggott. Momen itu menjadi salah satu titik penting yang mengantar Indonesia ke podium juara.

Peran Ridho sepanjang turnamen juga tercatat produktif. Ia mencetak satu gol saat Indonesia menghadapi Bangladesh dan menyumbangkan assist pada laga final melawan Thailand. Kontribusi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan, baik di level klub maupun tim nasional.

Komitmen Akademik di Tengah Jadwal Padat

Kesibukan sebagai pesepak bola profesional tidak membuat Ridho meninggalkan kewajiban akademiknya. Ia tetap menjalani proses perkuliahan, termasuk bimbingan tugas akhir bersama dosen wali. Kepala Kemahasiswaan Umsura, Khoirul Anam, menyatakan bahwa Ridho terakhir mengikuti bimbingan melalui Zoom untuk membahas tugas akhir yang sedang dikerjakan bersama dosen wali.

Menurut Khoirul, Umsura memiliki skema pendampingan akademik khusus bagi mahasiswa yang berprofesi sebagai atlet. Dukungan tersebut diberikan agar mahasiswa tetap dapat menjalankan kewajiban akademik sekaligus mengembangkan karier di bidang olahraga. Kampus disebut terus berkoordinasi langsung dengan dosen pengajar untuk membantu kelancaran studi mahasiswa atlet.

Rektor Umsura, Prof Mundakir, menilai perjalanan Ridho semakin membanggakan karena mampu menjalankan kewajiban akademik sekaligus membela timnas. Ia menyebut Ridho saat ini berada di semester akhir dan sedang menyelesaikan skripsinya. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa prestasi dan pendidikan dapat berjalan beriringan ketika ada komitmen, kedisiplinan, dan dukungan dari lingkungan.

“Yang membanggakan bagi kami adalah Ridho saat ini berada di semester akhir. Ini menjadi bukti bahwa prestasi dan pendidikan dapat berjalan beriringan,” kata Prof Mundakir.

Mundakir menambahkan, prestasi Rizky Ridho menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi keluarga besar Umsura. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Umsura lainnya, terutama mereka yang juga menekuni bidang olahraga. Kampus ingin mahasiswa tidak hanya berprestasi di bidang yang ditekuni, tetapi juga memiliki bekal akademik yang kuat untuk masa depan.

Target Lulus dan Inspirasi bagi Mahasiswa Atlet

Usai membawa Indonesia juara, Ridho langsung bergegas merampungkan skripsinya. Ia menyatakan rasa syukurnya atas gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dan berharap semakin banyak piala yang dipersembahkan untuk negara. Dalam kesempatan itu, Ridho juga menyampaikan keinginannya untuk cepat lulus.

Konsistensi sang pemain dalam menjaga kewajiban akademik mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus. Kedisiplinan membagi waktu antara pemusatan latihan dan pengerjaan tugas akhir dinilai patut menjadi contoh nyata bagi mahasiswa lain. Mundakir berharap Ridho dapat segera menuntaskan skripsinya dan menyelesaikan studinya di Umsura.

Perjalanan Rizky Ridho bawa Indonesia juara, Umsura ungkap perjuangannya menyelesaikan skripsi menunjukkan bahwa jalur pendidikan dan olahraga profesional bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Dengan skema pendampingan yang tepat, mahasiswa atlet dapat tetap mengejar prestasi di lapangan tanpa mengorbankan masa depan akademiknya.

Selain Ridho, sumber menyebut setidaknya ada tiga pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 yang tercatat masih berstatus mahasiswa. Salah satunya adalah Dony Tri Pamungkas, pemain berusia 21 tahun yang tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga (PKO), FKIP Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP). Dony sebelumnya juga memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2025 di Thailand.

Prestasi Dony bersama timnas mendapat apresiasi dari pihak kampus. Wakil Rektor III UTP Surakarta, Prof Dr Nuruddin Priya Budi S, MOr, menyatakan bahwa prestasi Dony dan Arly menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UTP. Kampus, menurutnya, selalu mendukung mahasiswa untuk berprestasi di bidang apa pun, termasuk olahraga.

Ke depan, publik masih menantikan momen kelulusan Ridho di Umsura. Sebab, penyelesaian skripsi menjadi tahap akhir yang akan melengkapi perjalanannya sebagai pesepak bola profesional sekaligus mahasiswa. Jika rampung tepat waktu, capaian itu bisa memperkuat narasi bahwa atlet nasional mampu menjaga dua tanggung jawab besar secara bersamaan.

Bagi Umsura, kisah Ridho menjadi bukti nyata bahwa dukungan akademik yang terstruktur bagi mahasiswa atlet dapat menghasilkan prestasi di dua bidang sekaligus. Bagi Timnas Indonesia, kontribusi Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu fondasi penting di balik gelar juara yang telah lama dinantikan sejak 1991.

Exit mobile version