Cakrawala News – 26 September 2026 | Ruben van Bommel mencuri perhatian dalam debut seniornya bersama tim nasional Belanda saat menghadapi Jerman di UEFA Nations League. Winger PSV Eindhoven berusia 22 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-83 dan langsung memberikan assist untuk gol penyeimbang Cody Gakpo dalam laga yang berakhir 1-1 di Johan Cruyff Arena.
Momen tersebut menjadi sorotan karena Van Bommel mengirim umpan dengan sisi luar kaki kanannya, sebuah teknik yang disebut trivela, ke arah Gakpo yang kemudian menyelesaikan peluang menjadi gol. Gol itu menyelamatkan Belanda dari kekalahan setelah Die Mannschaft sempat memimpin lebih dulu.
Pujian dari Legenda dan Pengamat
Mantan pelatih Liverpool dan Borussia Dortmund, Jürgen Klopp, yang juga menjalani debut sebagai pelatih Jerman, mengapresiasi aksi Van Bommel. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Klopp menyebut umpan itu sensasional dan melontarkan lelucon bahwa teknik tersebut tidak diwarisi dari ayahnya, Mark van Bommel.
“Sensasional sekali umpan Van Bommel. Itu pasti tidak dia dapat dari ayahnya,” kata Klopp sembari tertawa, seraya menambahkan bahwa teknik menendang dengan sisi luar kaki itu kemungkinan diperoleh dari ibunya.
Pujian juga datang dari Johan Derksen di acara Vandaag Inside. Ia menyatakan belum pernah melihat umpan silang dengan sisi luar kaki kanan sebagus yang dilakukan Ruben van Bommel. Sementara itu, kolumnis Algemeen Dagblad, Sjoerd Mossou, menilai assist tersebut sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada di tim nasional Belanda.
Reaksi Sang Pemain
Dalam wawancara pascalaga dengan ESPN NL, Ruben van Bommel mengaku debut bersama tim nasional adalah momen paling membanggakan dalam hidupnya. Ia menyebut pencapaian itu sebagai puncak karier bagi seorang pesepakbola Belanda.
Van Bommel menjelaskan bagaimana ia memotong umpan Jerman yang salah arah, berlari ke ruang terbuka, dan memutuskan menggunakan sisi luar sepatunya untuk menciptakan gol. Ia juga menekankan bahwa aspek fisik menjadi rintangan paling signifikan di level internasional senior.
Meski hanya memiliki sesi latihan terbatas, ia memuji kerja taktis intensif skuad di bawah staf pelatih baru. Menurutnya, pressing tanpa henti pada babak kedua membuat Belanda mampu mengganggu build-up Jerman dan menyelamatkan satu poin berharga di fase grup.
Latar Belakang dan Statistik
Ruben van Bommel adalah putra dari Mark van Bommel, mantan gelandang yang pernah membela PSV, Barcelona, Bayern München, dan AC Milan, serta lama memperkuat tim nasional Belanda. Ruben kini memperkuat PSV Eindhoven sebagai penyerang sayap.
Pada musim lalu, ia sempat mengalami cedera yang membuatnya kehilangan banyak kesempatan. Namun pada musim baru Eredivisie, ia telah menyumbangkan enam gol dan assist dalam tujuh pertandingan. Catatan itu menunjukkan perkembangan pesat sebelum akhirnya mendapat panggilan tim nasional.
Menurut pengamat sepak bola Mike Verweij, performa Van Bommel memicu minat besar dari klub-klub top Eropa. Ia bahkan memperkirakan nilai transfer pemain tersebut bisa mencapai sekitar 80 juta euro, angka yang jauh melampaui rekor penjualan PSV saat ini. Klub-klub Serie A dan Premier League dikabarkan semakin serius memantau perkembangannya.
Konteks Pertandingan
Laga Belanda melawan Jerman merupakan bagian dari Nations League Grup A. Pertandingan tersebut juga menjadi debut bagi Xavi Hernández sebagai pelatih Belanda dan Jürgen Klopp sebagai pelatih Jerman. Kedua tim disebut telah menyajikan pertandingan yang menghibur dengan sejumlah peluang berbahaya.
Di sisi lain, Mark van Bommel juga memulai karier kepelatihannya bersama Belgia pada periode yang sama. Ia menjalani debut sebagai pelatih Rode Duivels saat menghadapi Italia di Stadio Olimpico, Roma. Dalam laga itu, ia memilih Charles De Ketelaere dari Atalanta sebagai false nine, menyebutnya sebagai pemain yang lengkap.
Keputusan tersebut diambil karena Romelu Lukaku baru kembali dari masalah kebugaran. Menurut Mark van Bommel, De Ketelaere memiliki kecerdasan, kemampuan menjaga bola, berbalik, menyerang ruang, serta pengumpan dan posisi yang baik.
Dengan penampilan debutnya, Ruben van Bommel kini masuk dalam radar sebagai salah satu talenta muda yang layak diperhitungkan. Konsistensi bersama PSV dan kontribusinya di tim nasional akan menentukan langkah kariernya berikutnya, termasuk kemungkinan kepindahan ke klub besar Eropa pada bursa transfer mendatang.










