Cakrawala News – 20 Oktober 2026 | Mantan bintang Real Madrid, sergio ramos, dikabarkan tengah bersiap kembali ke La Liga. Menurut laporan media Spanyol, Getafe mempertimbangkan langkah konkret untuk merekrut bek berusia 40 tahun yang hingga kini berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Monterrey pada akhir 2025.
Kabar itu mencuat setelah Presiden Getafe, Ángel Torres, angkat bicara soal kemungkinan mendatangkan pemain yang identik dengan Sevilla dan Real Madrid tersebut. Dalam wawancara dengan program RNE Deportes, Torres mengaku sudah menjalin komunikasi dengan agen Ramos, yang tak lain adalah saudaranya sendiri.
„Hogy szerződtetnék őt?! Ez is egy lehetőség. Beszéltem már a testvérével, aki az ügynöke. Sergio Ramos rajta van a listánkon. Bár jelenleg hat középhátvédünk van, erősíteni pedig szélső poszton tervezünk, de semmit nem zárnék ki…”
Pernyataan tersebut, yang disampaikan Torres dalam bahasa Hungaria melalui laporan media, menegaskan bahwa nama Ramos masuk dalam daftar opsi klub. Meski begitu, Torres juga menekankan bahwa perekrutan bek tengah bukan prioritas utama Getafe saat ini.
Sudah Dibahas Lebih dari Tiga Bulan
Sejumlah laporan menyebut wacana mendatangkan sergio ramos bukan hal baru. Torres mengakui bahwa pembicaraan soal kemungkinan tersebut telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Namun, ia menegaskan tidak ada urgensi bagi Getafe untuk segera menambah bek tengah.
Alasannya cukup jelas. Skuad asuhan José Bordalás saat ini sudah memiliki tujuh bek tengah, menjadikan posisi itu sebagai yang paling padat dalam tim. Ketujuh pemain tersebut adalah Djené, Gudelj, Zaid Romero, Abqar, Boselli, Sazonov, dan Valou.
Karena itu, rencana Getafe adalah melepas salah satu bek tengah pada jendela transfer Januari, dengan Abqar disebut sebagai kandidat utama untuk dipinjamkan atau dijual. Jika satu slot kosong, barulah klub membuka pintu bagi Ramos.
„Jika pada Januari kami mendatangkan seorang bek tengah…” ujar Torres memberi isyarat. Jendela transfer musim dingin sendiri disebut akan dibuka pada Sabtu, 2 Januari 2027, dan Getafe memiliki waktu sebulan untuk merampungkan langkah tersebut.
Ketika ditanya apakah ia bersedia merekrut Ramos yang kini berusia 40 tahun, Torres menjawab dengan tegas. „Ya. Jika peluang itu muncul, saya akan merekrutnya,” katanya.
Rekam Jejak dan Konteks Kepindahan
Kabar ini menjadi menarik karena Getafe baru saja mendaratkan Dani Carvajal, mantan rekan setim Ramos di Real Madrid, yang juga berstatus bebas transfer. Kehadiran Carvajal di klub asal Madrid selatan itu disebut membuat prospek reuni keduanya semakin terbuka.
Sebagai catatan, sergio ramos meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2021 setelah 16 tahun membela klub ibu kota. Setelah sempat berkarier di Paris, ia kembali ke La Liga selama satu musim bersama Sevilla pada 2023/24. Terakhir, bek yang juga pernah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia dan Euro itu bermain untuk klub Meksiko, Monterrey.
Menurut laporan media Spanyol, Getafe disebut tengah aktif bergerak di pasar agen bebas. Selain merampungkan Carvajal, klub dilaporkan masih menjajaki kemungkinan merekrut Parejo dan Jadon Sancho. Namun, kedatangan Ramos dinilai sebagai langkah yang paling menyita perhatian publik sepak bola.
Di sisi lain, laporan menyebut pelatih Bordalás menjadi salah satu pendukung utama ide mendatangkan pemain kelahiran Camas tersebut. Ketertarikan pelatih terhadap sosok Ramos menjadi salah satu faktor yang membuat wacana ini terus bergulir.
Yang Perlu Dicermati
Hingga kini, belum ada kesepakatan resmi antara Getafe dan kubu sergio ramos. Semua masih bergantung pada pergerakan di jendela transfer Januari, khususnya apakah Getafe benar-benar melepas salah satu bek tengahnya untuk memberi ruang bagi pemain berusia 40 tahun itu.
Jika terwujud, kepindahan ini akan menjadi salah satu cerita paling menarik di paruh musim La Liga. Ramos akan kembali berkiprah di kompetisi yang membesarkan namanya, kali ini dengan seragam klub yang jauh dari pusat perhatian, namun memiliki ambisi besar.
Bagi Getafe, mendatangkan Ramos bukan sekadar soal menambah pemain. Kehadirannya berpotensi memberi pengalaman, kepemimpinan, dan daya tarik tersendiri bagi klub. Namun, dengan kondisi skuad yang sudah padat di lini belakang, keputusan akhir tetap menunggu manajemen klub dan dinamika bursa transfer Januari.
