Cakrawala News – 16 Oktober 2026 | Shifana Rizka senang Timnas Putri Indonesia U-17 lolos ke Piala Asia U-17 2027. Pemain berusia 16 tahun itu mengungkapkan rasa syukurnya melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (13/10), setelah Garuda Pertiwi Muda memastikan tiket ke putaran final di Tiongkok.
Kepastian itu diraih setelah Timnas Putri Indonesia U-17 menyapu bersih tiga pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2027. Seluruh laga berlangsung di Bishan Stadium, Singapura. Indonesia mengoleksi sembilan poin, mencetak 10 gol, dan hanya kebobolan satu kali.
Perjalanan dimulai dengan kemenangan 2-0 atas Bahrain. Garuda Pertiwi Muda kemudian menundukkan Arab Saudi dengan skor 3-1. Pada laga terakhir, Indonesia menghancurkan tuan rumah Singapura 5-0, Minggu (11/10). Hasil itu memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup B.
Shifana Rizka menyebut keberhasilan ini sebagai buah dari kerja keras seluruh tim. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan setim dan para suporter yang terus memberi dukungan selama babak kualifikasi.
“Dua kali gagal bukan berarti alasan untuk menyerah, melainkan kesempatan untuk bangkit lebih kuat dari sebelumnya. Thank you all for your hard work, thanks to you, we’ve made history, dan terima kasih juga atas dukungan dan doanya, terus dukung kami sampai kami bisa bawa Garuda Pertiwi mendunia,” tulis Shifana Rizka di Instagram.
Selama babak kualifikasi, Shifana selalu menjadi andalan Timnas Putri Indonesia U-17. Pemain 16 tahun itu tampil sebagai starter dalam dua laga terakhir saat menang melawan Arab Saudi U-17 dan Singapura U-17.
Sejarah Baru Sepak Bola Putri Indonesia
Keberhasilan ini menjadi kali pertama Timnas Putri Indonesia U-17 lolos ke Piala Asia U-17 melalui jalur kualifikasi. Sebelumnya, pada 2024, Indonesia tampil sebagai tuan rumah Piala Asia Putri U-17.
Kemenangan 5-0 atas Singapura lahir berkat brace Fadilla pada menit ke-10 dan ke-14, gol Febri Arum pada menit ke-5, Kesya Arabela Manisya Nian pada menit ke-42, serta Ayla Dva Khala Ahisma pada menit ke-83. Klasemen akhir Grup B menempatkan Indonesia di puncak dengan sembilan poin, disusul Singapura dengan enam poin, Arab Saudi tiga poin, dan Bahrain di dasar klasemen.
Ketua Komite Sepak Bola Wanita PSSI, Vivin Cahyani, menyatakan target juara grup menjadi kunci agar tim lolos ke putaran final. Ia menyebut Singapura sebagai lawan terberat di Grup B dibandingkan Bahrain dan Arab Saudi.
“Pertandingan terakhir melawan Singapura akan sangat menentukan, sehingga kami harus tetap fokus, rendah hati, dan berjuang bersama untuk meraih hasil terbaik,” ungkap Vivin Cahyani.
Pemain Timnas U-17 Putri Indonesia, Anya Gabriella, mengaku senang bisa meraih dua kemenangan berturut-turut. Meski demikian, ia menegaskan tim tetap menyadari masih ada satu laga penting yang menanti.
“Kami akan mengevaluasi kekurangan dari laga ini, menjaga fokus, dan memberikan seluruh kemampuan melawan Singapura,” kata Anya Gabriella dalam keterangan resmi PSSI.
Apresiasi Erick Thohir dan Dukungan PSSI
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif keberhasilan Timnas Putri U-17 Indonesia. Ia merasa bangga dengan Jazlyn Kayla Firyal dan kawan-kawan yang tampil impresif sepanjang kompetisi.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bersyukur melihat perjuangan Timnas Putri U-17. Mereka tampil konsisten, tidak terkalahkan, dan menunjukkan mental juara sejak pertandingan pertama hingga laga terakhir,” ujar Erick Thohir.
Erick menilai pencapaian tersebut merupakan buah kerja keras para pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan seluruh masyarakat Indonesia. Ia juga mengingatkan agar tim tidak berpuas diri.
“Pujian terbesar layak diberikan kepada para pemain yang sudah bekerja keras dan berani membawa nama Indonesia. Namun, kita harus tetap rendah hati. Lolos ke putaran final adalah sebuah pencapaian penting, tetapi perjalanan berikutnya akan lebih menantang. PSSI akan terus memberikan dukungan agar Timnas Putri U-17 dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi putaran final di Tiongkok,” lanjutnya.
Menurut Erick, prestasi ini menambah kebanggaan terhadap perkembangan sepak bola nasional. Keberhasilan tersebut hadir setelah euforia kemenangan timnas senior putra yang menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Senada dengan Erick Thohir, Vivin Cahyani turut mengapresiasi pencapaian Garuda Pertiwi. Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan perkembangan positif pembinaan sepak bola putri di Indonesia.
“Lolos ke putaran final AFC U-17 Women 2027 merupakan hasil dari kerja keras yang luar biasa. Para pemain mampu menunjukkan disiplin, keberanian, dan semangat juang dalam setiap pertandingan. Kemenangan 5-0 atas Singapura juga memperlihatkan bahwa tim ini memiliki kualitas dan karakter yang kuat,” kata Vivin.
Vivin yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI menegaskan, pihaknya akan terus mendukung proses pembinaan dan persiapan Timnas Putri U-17 Indonesia jelang putaran final.
“Kami akan terus memberikan dukungan kepada para pemain, pelatih, dan seluruh ofisial. Yang terpenting sekarang adalah menjaga konsistensi, meningkatkan kualitas permainan, serta memastikan tim mendapatkan persiapan terbaik. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi semakin banyak anak perempuan Indonesia untuk mencintai dan menekuni sepak bola,” ujarnya.
Persiapan Menuju Putaran Final
Piala Asia Wanita U-17 2027 dijadwalkan berlangsung di Tiongkok pada 31 Maret hingga 17 April tahun depan. Indonesia akan menghadapi persaingan lebih ketat melawan tim-tim terbaik Asia.
Bagi Shifana Rizka dan rekan-rekannya, lolosnya Timnas Putri Indonesia U-17 ke Piala Asia U-17 menjadi modal berharga sekaligus tantangan baru. Konsistensi dan peningkatan kualitas permainan akan menjadi kunci agar Garuda Pertiwi Muda mampu bersaing di putaran final.
Dukungan dari PSSI, para suporter, dan seluruh masyarakat Indonesia diharapkan terus mengalir. Perjalanan menuju Tiongkok masih panjang, dan persiapan matang menjadi hal yang tak bisa ditawar jika ingin menorehkan sejarah lebih jauh di level Asia.












