Cakrawala News – 25 Oktober 2026 | Ty Jerome kembali menjadi bintang utama Memphis Grizzlies. Dalam laga yang berlangsung Jumat (24/10/2026), pemain berusia 29 tahun itu mencetak 28 poin tertinggi di pertandingan dan membawa Grizzlies menang 111-108 atas Golden State Warriors, seperti dikutip dari laporan RotoWire dan NBC Sports.
Ty Jerome tampil selama 32 menit dengan catatan 11 dari 22 tembakan lapangan, 3 dari 5 tripoin, dan 3 dari 5 tembakan bebas. Ia juga menambahkan dua rebound, lima asis, dan satu steal. Menariknya, sebagian besar poinnya datang di paruh kedua, dengan 20 poin tercipta setelah jeda, sebagaimana diunggah akun resmi NBA di media sosial X.
Kemenangan ini membuat Memphis membuka musim dengan rekor 2-0. Hasil tersebut sekaligus menjadi awal yang baik bagi Grizzlies dalam rangkaian empat laga tandang mereka.
Dari 45 Poin ke 28 Poin
Penampilan melawan Warriors menjadi kelanjutan performa impresif Jerome di laga pembuka musim. Pada Rabu (21/10/2026), ia mencetak 45 poin dalam kemenangan 123-103 atas Utah Jazz di FedExForum, seperti dilaporkan Tri-State Defender.
Dalam laga itu, Jerome memasukkan 17 dari 25 tembakan, termasuk 5 dari 10 dari garis tripoin. Total 45 poin tersebut menjadi rekor tertinggi seorang pemain Memphis dalam laga pembuka musim, melewati 44 poin yang pernah dibukukan Ja Morant pada 2020.
Menjelang akhir pertandingan melawan Jazz, penonton di arena bahkan meneriakkan chant MVP untuk Jerome. “Itu momen yang keren,” kata Jerome setelah pertandingan, seraya menyebut dirinya senang dengan dukungan penonton.
Melawan Golden State, Jerome sempat tampak mendingin di babak pertama dengan delapan poin dari 3 dari 7 tembakan. Namun ia meledak dengan 14 poin di kuarter ketiga, sebelum Grizzlies meraih rentetan 17-0 di kuarter keempat untuk mengunci kemenangan.
Peran Besar Tanpa Ja Morant
Peningkatan performa Jerome tak lepas dari peran barunya di musim keduanya bersama Memphis. Dengan Ja Morant yang disebut sudah tidak lagi berada dalam skenario tim, Jerome kini mengemban tanggung jawab sebagai point guard utama.
Musim lalu, dalam 15 pertandingan bersama Grizzlies, Jerome mencatat rata-rata 19,7 poin, 5,7 asis, dan 2,8 tripoin per laga meski hanya bermain sekitar 22,7 menit. Angka itu menunjukkan efisiensi tinggi yang kini ia bawa ke peran yang lebih besar.
Sepanjang pramusim, Jerome juga konsisten menjadi starter di posisi point guard. Ia tampil impresif dalam beberapa laga pemanasan, termasuk 16 poin dan empat tripoin dalam 14 menit melawan Chicago Bulls, serta 17 poin melawan Charlotte Hornets.
Catatan statistiknya di awal musim ini menunjukkan bahwa Jerome tidak hanya mencetak poin, tetapi juga menjadi pengatur serangan. Lima asis dan satu steal melawan Warriors menegaskan kontribusinya di kedua sisi lapangan.
Motivasi Ekstra Melawan Mantan Tim
Laga melawan Golden State memiliki nuansa tersendiri bagi Jerome, yang merupakan mantan pemain Warriors. Pengamat di media sosial, Kenzo Fukuda, menilai Jerome tampak tampil dengan energi berlebih saat menghadapi tim lamanya.
“Tidak bisa tidak merasa bahwa mantan Warrior Ty Jerome merasakan sesuatu berdasarkan betapa bersemangatnya dia saat terus membakar Golden State malam ini,” tulis Fukuda di akun X-nya.
Kendati demikian, motivasi tersebut tidak mengubah fakta bahwa penampilan Jerome memang sedang berada di level terbaiknya. Efisiensi tembakannya di awal musim ini berada di angka 59,8 persen, sebuah angka yang menurut analisis RotoWire kemungkinan tidak akan bertahan lama, tetapi tetap mencerminkan kualitasnya saat ini.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Bagi Grizzlies, konsistensi Jerome akan menjadi kunci selama masa transisi tanpa Morant. Selama ia terus mendapat lebih dari 20 tembakan per laga, kontribusinya diprediksi tetap besar, baik untuk tim maupun bagi para penggemar fantasi basket.
Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi ketika jadwal mulai padat dan lawan mulai menyusun pertahanan khusus untuk meredamnya. Sejauh ini, Jerome telah membuktikan bahwa ia mampu menjawab kepercayaan yang diberikan tim.
Dengan rekor 2-0 dan dua performa puncak beruntun, Ty Jerome menjadi salah satu nama paling menarik untuk diikuti di awal musim NBA kali ini. Pertanyaannya kini, seberapa lama ia mampu mempertahankan level permainan seperti ini.
