Cakrawala News – 24 Oktober 2026 | Duel celtics vs knicks di TD Garden, Boston, Jumat waktu setempat, berakhir dengan kemenangan tuan rumah 107-103 atas juara bertahan NBA, New York Knicks. Jayson Tatum menjadi bintang utama dengan 36 poin setelah tampil buruk di laga pembuka musim, membawa Boston meraih kemenangan pertamanya sekaligus menyamakan rekor menjadi 1-1.
Tatum tampil luar biasa dengan 14 tembakan masuk dari 26 percobaan, termasuk tiga tembakan beruntun pada tiga possession terakhir Celtics di 90 detik penutup laga. Bintang Boston itu juga mencatat sembilan rebound, tujuh assist, tiga steal, dan dua turnover dalam 36 menit, nyaris mencatat triple-double.
Penampilan tersebut menjadi pembalasan atas performa mengecewakannya di laga pembuka. Saat itu, Tatum hanya mencetak 13 poin dengan akurasi buruk 6 dari 23 tembakan ketika Celtics kalah 113-121 dari Detroit Pistons. Kekalahan itu juga diwarnai runtuhnya keunggulan Boston di kuarter keempat akibat laju 23-3 dari Pistons.
Queta dan George Jadi Penopang
Di balik performa Tatum, center Neemias Queta tampil mengejutkan dari bangku cadangan. Bermain di belakang mantan pemain Knicks, Mitchell Robinson, Queta menyumbang 15 poin, empat offensive rebound, tiga blok, serta enam dari sembilan tembakan bebas. Ia juga mencetak tiga angka, yang hanya menjadi tembakan tripoin kedua sepanjang kariernya di NBA selama tujuh tahun, sebagai bagian dari laju 16-5 Celtics di akhir kuarter ketiga hingga awal kuarter keempat.
Rekrutan besar Boston lainnya, Paul George, tampil lebih sederhana dibandingkan ledakan 38 poinnya di laga debut. Melawan Knicks, George mencatat 15 poin, tujuh rebound, dan dua steal, tetapi ia mencetak dua tripoin krusial. Satu tembakan tepat sebelum buzzer turun minum, dan satu lagi saat laga tersisa kurang dari tiga menit yang membantu Celtics menahan upaya kebangkitan New York.
Sementara itu, Robinson yang mengaku tampil buruk di debutnya bersama Boston hanya mencatat empat poin, tiga rebound, dan satu blok melawan mantan timnya. Masalah foul membatasi menit bermainnya menjadi 22 menit.
Knicks Masih Tanpa Kemenangan
Bagi Knicks, kekalahan ini memperpanjang awal buruk musim mereka. Juara NBA pertama sejak 1973 itu kini menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya kalah 100-106 dari Philadelphia 76ers di laga pembuka yang sekaligus merusak perayaan pengibaran banner juara di Madison Square Garden.
New York masih diperkuat inti skuad yang mengantar mereka juara, termasuk Jalen Brunson, Karl-Anthony Towns, dan Mikal Bridges. Namun, kepergian Mitchell Robinson ke Boston menjadi salah satu perubahan yang kini harus dihadapi tim asuhan tersebut. Di laga melawan Philadelphia, Knicks disebut tampil kurang akurat dan Karl-Anthony Towns kembali bermasalah dengan foul meski menjadi pemain paling efektif secara ofensif.
Kemenangan ini sekaligus membalikkan ekspektasi jelang pertandingan. Kedua tim datang dengan status 0-1 setelah sama-sama kalah sebagai favorit di laga pembuka. Boston sempat diunggulkan tipis 2,5 poin di kandang, dan duel celtics vs knicks ini memang diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas kedua tim sebagai penantang di Wilayah Timur.
Jadwal Lebih Ringan Menanti
Bagi Celtics, jadwal pekan ini setidaknya lebih ringan dari sisi lawan. Boston akan menjamu Chicago Bulls pada Senin dan Brooklyn Nets pada Selasa dalam back-to-back pertama musim ini. Setelah itu, mereka kembali menjamu Chicago pada Jumat untuk membuka fase grup NBA Cup.
Bulls dan Nets termasuk tim yang diperkirakan akan kesulitan musim ini di tengah persaingan Wilayah Timur yang semakin ketat. Namun, setelah tiga laga kandang tersebut, Celtics akan menghadapi November yang berat karena memainkan 12 dari 16 pertandingan di luar kandang.
Kemenangan atas Knicks menjadi modal penting bagi Boston untuk membangun konsistensi, terutama setelah pergantian besar di skuad dengan pertukaran Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers dan kedatangan Paul George. Duel celtics vs knicks kali ini menunjukkan bahwa Tatum dan George bisa menjadi fondasi serangan Boston ketika keduanya tampil efektif.
Bagi Knicks, dua kekalahan awal menjadi peringatan bahwa mempertahankan gelar di Wilayah Timur yang semakin kompetitif tidak akan mudah. New York perlu segera menemukan ritme permainan, terutama akurasi tembakan dan pengelolaan foul dari pemain-pemain intinya, sebelum jadwal semakin padat.
