Cakrawala News – 29 September 2026 | Usai tolak perlambatan AI, Zuckerberg salip Michael Dell sebagai orang terkaya keempat berkat Muse. Pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, menolak seruan agar perusahaan kecerdasan buatan bersama-sama memperlambat pengembangan teknologi tersebut. Sikap itu ia ambil di tengah peluncuran agen AI bernama Muse yang disebut ikut mendorong saham Meta dan mengangkat posisi Zuckerberg dalam daftar orang terkaya dunia, menyalip Michael Dell.
Zuckerberg memilih agar setiap perusahaan menentukan sendiri langkah pengamanan AI. Pandangan itu berseberangan dengan CEO Anthropic Dario Amodei dan CEO OpenAI Sam Altman yang mendorong perusahaan AI mengatur laju pengembangan teknologi terdepan. Gagasan serupa juga didukung salah satu pendiri Google DeepMind, Demis Hassabis, dan CEO xAI, Elon Musk.
“Saya tidak berpikir kita membutuhkan semacam koordinasi di seluruh industri. Setiap laboratorium perlu meluangkan waktu dan, ketika melihat ada masalah, mengambil waktu yang diperlukan secara internal untuk memastikan mereka bergerak dengan aman,” kata Zuckerberg, seperti dilansir NBC News, Sabtu (26/9/2026).
Zuckerberg menilai kepentingan bisnis justru dapat mendorong perusahaan membangun AI yang aman. Menurut dia, ada banyak insentif komersial untuk melakukan hal itu dengan benar. Mekanisme pasar, ujarnya, dapat menjadi pengaman karena pengguna akan meninggalkan produk yang tidak aman atau tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka.
“Jika Anda membangun sebuah produk, orang tidak akan mau menggunakannya jika produk itu tidak melakukan apa yang mereka inginkan,” ujarnya.
Muse dan Dorongan bagi Posisi Zuckerberg
Muse merupakan agen AI Meta yang dirilis pada 8 September. Agen itu dapat memesan tiket pesawat, membalas surat elektronik, menyusun bahan riset, hingga membatalkan langganan yang tidak digunakan. Dalam beberapa pekan setelah diluncurkan, Muse menjadi aplikasi gratis terpopuler di Apple App Store dan Google Play.
Peluncuran Muse disebut ikut mendorong saham Meta dan turut mengangkat posisi Zuckerberg dalam daftar orang terkaya dunia. Perkembangan itu membuat Zuckerberg menyalip Michael Dell sebagai orang terkaya keempat. Usai tolak perlambatan AI, Zuckerberg salip Michael Dell sebagai orang terkaya keempat berkat Muse menjadi sorotan karena menggabungkan dua isu sekaligus: persaingan produk AI konsumen dan pergerakan kekayaan para pendiri perusahaan teknologi.
Amazon dan Nvidia juga meluncurkan agen AI mereka, setelah OpenClaw lebih dahulu memopulerkan agen AI untuk konsumen. Langkah sejumlah perusahaan besar itu menunjukkan bahwa agen AI menjadi salah satu arena persaingan terbaru di industri teknologi.
Zuckerberg mengatakan Muse bahkan dapat memberikan masukan terhadap penampilan seni bela dirinya dengan mengakses kamera di area latihan. “Anda pada dasarnya akan memiliki asisten yang sangat mumpuni, yang memahami hal-hal yang Anda pedulikan,” katanya.
Dia menilai perusahaan AI seharusnya lebih berfokus pada kemampuan sistem memahami keinginan pengguna serta mengelola informasi secara hati-hati. “Memastikan hal-hal itu akan menjadi kemampuan terpenting berikutnya agar AI selaras dengan apa yang sebenarnya diinginkan manusia di dunia,” ujarnya.
Perdebatan soal Laju Pengembangan AI
Perbedaan pandangan antara Zuckerberg dan sejumlah CEO perusahaan AI lain menyoroti perdebatan yang masih berlangsung soal bagaimana teknologi ini sebaiknya dikembangkan. Di satu sisi, ada dorongan agar industri menyepakati langkah pengamanan bersama. Di sisi lain, Zuckerberg menekankan bahwa setiap laboratorium perlu mengambil waktu secara internal ketika menemukan masalah.
Pandangan itu ia sampaikan di tengah gelombang peluncuran agen AI untuk konsumen. Muse, menurut keterangan Zuckerberg, dirancang untuk memahami hal-hal yang dianggap penting oleh penggunanya. Kemampuan itu menjadi pembeda yang ia tonjolkan dibanding fitur AI yang hanya menjawab pertanyaan sederhana.
Bagi pasar, peluncuran Muse dan respons pengguna menjadi indikator penting. Aplikasi gratis yang langsung menempati posisi teratas di Apple App Store dan Google Play menunjukkan minat besar konsumen terhadap agen AI yang dapat membantu pekerjaan sehari-hari. Hal itu juga menjelaskan mengapa saham Meta mendapat dorongan setelah peluncuran tersebut.
Dengan posisi Zuckerberg yang kini berada di urutan keempat orang terkaya dunia, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana Meta mengembangkan Muse dan apakah pendekatan yang dipilih Zuckerberg terhadap pengamanan AI akan memengaruhi arah industri secara lebih luas. Usai tolak perlambatan AI, Zuckerberg salip Michael Dell sebagai orang terkaya keempat berkat Muse, dan keputusan itu kini menjadi bagian dari narasi besar persaingan AI global.
Yang perlu dicermati selanjutnya adalah kelanjutan adopsi Muse di pasar, respons perusahaan AI lain yang mendorong koordinasi industri, serta bagaimana Meta menyeimbangkan inovasi produk dengan tuntutan pengamanan teknologi yang semakin kuat dari publik dan regulator.
