Cakrawala News – 15 September 2026 | Klub Yunani PAOK Thessaloniki resmi mengumumkan kedatangan striker tim nasional Republik Demokratik Kongo, Simon Banza, dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Penyerang berusia 30 tahun itu didatangkan dari klub Uni Emirat Arab, Al Jazira, untuk memperkuat lini serang PAOK pada kompetisi 2026/27. Kesepakatan ini juga menyertakan opsi pembelian permanen senilai 6 juta euro apabila manajemen klub puas dengan performa pemain selama masa pinjaman berlangsung.
Kedatangan Banza menjadi langkah penting bagi PAOK yang tengah menyusun kekuatan untuk bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. Pemain kelahiran Kongo tersebut akan mengenakan nomor punggung 24 dan diharapkan segera beradaptasi dengan gaya permainan sepak bola Yunani yang dikenal kompetitif.
Kembali ke Eropa demi Mengembalikan Performa
Kepindahan ini menandai kembalinya Banza ke sepak bola Eropa setelah sempat mencicipi kompetisi di Uni Emirat Arab bersama Al Jazira pada 2025. Sebelumnya, ia telah menimba pengalaman di sejumlah liga top Eropa, termasuk Ligue 1 Prancis, Liga Portugal, dan Super Lig Turki. Pengalaman tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu penyerang Kongo paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan karier Banza dimulai dari RC Lens sebelum kemudian memperkuat Béziers dan klub asal Luksemburg, UT Pétange. Namun, namanya mulai bersinar saat berkarier di Portugal. Bersama Famalicão, ia menunjukkan ketajamannya sebelum pindah ke Braga. Pada musim 2023/2024, Banza mencatatkan pencapaian terbaiknya dengan mencetak 23 gol liga, menjadikannya sebagai musim paling produktif sepanjang kariernya.
Setelah bersinar di Portugal, Banza melanjutkan karier ke Trabzonspor dan kemudian Al Jazira. Kini, ia membuka babak baru bersama PAOK dengan harapan dapat mengulang ketajamannya seperti saat memperkuat Braga.
Opsi Pembelian Permanen Jadi Sorotan
Struktur kesepakatan yang dipilih PAOK memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Klub memiliki satu musim penuh untuk menilai apakah Banza layak menjadi bagian jangka panjang dari lini depan mereka. Sementara itu, sang pemain mendapat panggung untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu tampil konsisten di level tertinggi Eropa.
Jika tampil impresif selama masa pinjaman, PAOK dapat mempermanenkan status Banza dengan menebus opsi pembelian yang telah disepakati. Keputusan akhir mengenai transfer permanen akan bergantung pada performa pemain sepanjang musim berjalan.
Langkah ini sejalan dengan kebutuhan PAOK akan sosok penyerang yang mengenal tuntutan kompetisi elite Eropa. Pengalaman Banza di berbagai liga besar menjadi nilai tambah tersendiri bagi klub asal Thessaloniki tersebut.
Jadwal Berikutnya
PAOK dijadwalkan menghadapi Panetolikos pada putaran kelima kejuaraan Yunani dalam waktu dekat. Menurut data dari 1xbet, peluang kemenangan PAOK berada di angka 1,52, hasil imbang 3,60, dan kemenangan Panetolikos 5,80. Pertandingan ini bisa menjadi ajang pertama bagi Banza untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan pendukung PAOK.
Selain itu, tim bola tangan PAOK juga mencatatkan hasil positif di ajang EHF European Cup Men 2026/27. A.C. PAOK mengalahkan HB Dudelange dalam dua pertemuan di Luksemburg dengan skor 33:28 dan 29:21, sehingga unggul agregat 62:49. Kemenangan tersebut menunjukkan kekuatan skuad PAOK yang merata, dengan 10 pemain mencetak gol di leg pertama dan 11 pemain di leg kedua, serta penampilan solid duet kiper Igor Arsic dan Ahmed Khalil yang mencatat total 29 penyelamatan.
Kedatangan Banza menambah opsi serangan bagi pelatih PAOK menjelang jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa. Jika mampu menemukan kembali ketajamannya, penyerang berusia 30 tahun itu berpotensi menjadi pembeda bagi ambisi klub pada musim ini. Publik Thessaloniki kini menantikan apakah kemitraan ini akan berlanjut melampaui masa pinjaman atau sekadar menjadi episode singkat dalam karier Banza.












